Memang pesona sepeda tua tidak ada duanya sehingga banyak orang yang mencoba memilikinya, begitu juga dengan wadah2 para penggemarnya pun bermunculan seakan bisa membuat para penggemar sepeda tua menemukan duniannya. Diantara paguyuban baru yang memproklamirkan diri berasal dari kota yang terkenal dengan Alas Robannya tak lain adalah kota Batang dan kota yang terkenal dengan sate buntelnya yaitu kota Solo.
PAPITOB (Paguyuban Pit Toea Batang)
“Mbiyen simbahku nduwe…” ( Dulu Kakekku punya…. ) demikian sebagian besar komentar spontan yang terucap dari mulut para pengunjung stan PAPITOB – Paguyuban Pit Toea Batang pada EXPO di Alun-alun Batang tanggal 25 Juli 2008 lalu selama 3hari. Ternyata banyak orang yang terperangah begitu melihat sepeda yang hampir terhapus dari angan dan kenangan masa lalu mereka. Kemudian dari raut muka nya terlihat senyum kesedihan yang di ikhlaskan. Bukan sok kuno, tapi mencoba merampas sesuatu yang hilang yang pernah kita miliki, lalu menjaga dengan baik. Ikut merasakan dan tidak melupakan sejarah, ikut merasakan begitu rekosonya hidup pada jaman dulu yang serba manual, namun masih menghasilkan efek yang lebih positif dibandingkan dengan hidup jaman modern yang serba instan tapi terkadang memanjakan dan bisa melumpuhkan kaki kita karena jarang bergerak. Atas kesamaan visi, misi dan hobi itulah pada tanggal 30 Maret 2008 kami telah sepakat membuat paguyuban dengan nama PAPITOB yang sekretariatnya ada di Jl. Brigjend Katamso No.15 Batang. cp. Ipong 081548027772 Sebuah kota kabupaten yang terkenal dengan Alas Roban hutan jati, 10 kilometer sebelah timur kota Batik-Pekalongan. Atas dukungan dari PASTOP juga,kami berdiri.
href=”http://sepeda.files.wordpress.com/2008/08/attachmentd_fidinboxmid1_404372_aeswvs4aa.jpg”>
href=”http://sepeda.files.wordpress.com/2008/08/attachmentd_fidinboxmid1_404372_aeswvs4aagf.jpg”>
SOLO ( Sepeda Onthel Lawasan Solo)
Perkumpulan SOLO terbentuk pada hari Jumat, Tanggal 08 Agustus 2008 di Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. paguyuban ini terbentuk sebagai wadah bagi para penggemar sepeda onthel lawas dan sangat terbuka bagi para onthelist khususnya yang berada di
SOlo dan sekitarnya. Dan kami dengan senang hati akan menerima teman-teman yang
akan bergabung dengan kami.
Kami dari SOLO mengharapkan keterbukaan tangan teman-teman onthelis seluruh
Indonesia untuk turut meramaikan per-onthel lawas-an Indonesia untuk menerima
kehadiran kami. Dan kami memohon doa restu para onthelist semua untuk masa ke depan.
Semoga hadirnya kami mampu menambah warna, sekaligus mempererat tali
persaudaraan antar onthelist seluruh Indonesia.kami sering berkumpul di halte depan
kantor Poltabes Manahan Surakarta. Silakan bagi teman yang ingin bergabung atau
ikut nongkrong untuk menyambangi kami di tempat tersebut setiap malam Minggu
sekitar pukul 20.00an.
Sementara untuk kontak personal bisa menghubungi kami
1. Dian ABS : 08157641987 / 0271 5886659
2. Mc. Deny : 085647140071
3. Mas Paijo : 085642493828
Terima kasih,
-dian @ SOLO-

















selamat atas terbentuknya SOLO ( Sepeda Onthel Lawasan Solo)
Perkumpulan SOLO pada hari Jumat, Tanggal 08 Agustus 2008 di Solo atau Surakarta, Jawa Tengah. secangkir teh panas dan sepiring pisang goreng cukup yang penting kebersamaan. salam kenal dari kami KST-RAYA (Komunitas Sepeda Tua Palangka Raya) Kalimantan Tengah……………
main2 ke yogya mas….
Selamat en Sukses
tuek
PAPITOP
SEPEDA ONTHEL LAWASAN SOLO
the big family
Classic Onthel Club
Tangerang – Banten
Selamat atas terbentuknya PASTOBAT & SOLO, Salam dari kami rekan-rekan BOM (Banjarbaru Onthel Mania) di Banjarbaru Kalimantan Selatan…!!! See…You….by..by..
Kami keluarga besar PASOMO mengucapkan selamat kepada PAPITOB dan SOLO.
Salam dari kami di Mojokerto
dari kota lumpur mengucapkan selamat atas terbentuknya paguyuban sepeda kuno PAPITOB.
SEMOGA SEHAT KAKINYA dan kuat hatinya
Salam kenal dari Jogja. Selamat atas terbentuknya PAPITOB dan SOLO, semoga semakin berkembang di masa mendatang dan sukses dalam menyebarkan virus onthel di tlatah alas roban dan tlatah surakarta hadiningrat. Kalau berkenan, rekan-rekan SOLO bisa mulai tour perdana dengan mengikuti acara Upacara 17-an ala onthelis yang digelar Podjok di Jogja hari Minggu mendatang. Tetap semangat!
Wah, Selamat yah…
Ini yang saya tunggu tunggu sekian lama.
Setiap Sabtu-Minggu aku pulang kesolo bengong aja malam minggu ndak bisa tidur mau ngapain?
Boleh ya saya gabung SOLO?
Namanya bagus sekali SOLO,
yang saya inget tiap minggu pulang ke Solo adalah SOLO (the spirit of Java) dan Sugeng Rawuh (selamat datang) saya merasa tersanjung sekali dan bangga (meskipun saya bukan asli orang Solo), ndak sia sia saya merantau begitu pulang dapat sambutan suasana kota yang tenang, ramah, damai dan bersahabat….
Mudah mudahan Sepeda Onthel juga merupakan simbol ketenangan, keramahan, kedamaian dan persaudaraan….
Matur Sembah Nuwun….
Akhirnya Datang Juga, ?!
Sukses Slalu untuk PATIBOB dan SOLO Semoga menjadi Komunitas yang Handal dan Solid, Terima Kasih untuk perkenalannya di Semarang kemarin. Sampai jumpa di Lain waktu dan Lain kesempatan, Salam Kompak Selalu : (Hidup Onthel, Hidup Onthel Hidup Onthel)
selamat atas berdirinya PATIBOB & SOLO semoga wabah ontel cepat menular di daerah anda.
salam dari Pasekgres
Solo itu gudangnya sepeda onthel bagus bagus, tapi piyayi solo itu orangnya slow slow…
selamat atas terbentuknya PATIBOB dan SOLO, tetep nguri-uri budaya lami, ojo ngedol pit ontel nang monco negoro,pit ontel indonesia kanggo warisan anak putu….
terima kasih atas dukungan dan restunya dari para onthelis semua. kami dari SOLO bangga akan tambah semangat dengan dorongan dan doa dari para onthelis seluruh Indonesia. Semoga SOLO akan tetap eksis dan semakin mantap. Kami tunggu kebersamaan rekans onthelis di waktu mendatang. MERDEKAAAA!!!!!!!
-dian @ SOLO-
Selamat dan sukses selalu saya ucapkan buat rekan rekan PAPITOB dan SOLO , sebenarnya sudah cukup lama dan banyak kerabat penggemar onthel yang berasal dari Solo yang sering datang ketempat saya , mengharapkan dan merindukan kehadiran sebuah wadah untuk para pengemar onthel di Kota
Solo , walaupun membutuhkan waktu lama dibanding kota besar lainnya, tapi akhirnya jadi juga . Maju terus dan sukses selalu buat rekan onthelis di Papitop dan SOLO .
Maaf. sedikit konfirmasi
SOLO diambil dari Sepeda Onthel Lawas SolO
dan tidak lupa terima kasih untuk mas laex atas upload posting SOLO,
Thanks.
selamat dan sukses selalu untuk PAPITOB & SOLO
salam onthelis B.O.S salam MERDEKA !
Iya Mas Dian SOLO nama yang besar, smoga langgeng
sekali lagi selamat buat PAPITOB n SOLO …semoga awet n tambah akeh anggotane…………
Hidup PAPITOB n SOLO ………….hidup ONTHEL……… MERDEKA….
selamat atas terbentuknya wadah baru peronthelan Indonesia, selamat buat PAPITOB & SOLO semoga tetap langgeng, buat mas dian SOLO sementara ini anggotanya sudah berapa orang?sekali waktu saya pengen maen kesana…sukses terus…!!!
Selamat buat PAPITOB dan SOLO semoga slalu eksis di dunia peronthelan, mas Dian maap ya belum sempet kirim foto yang dilawang sewu (semarang), tp tetep tak kirim wis, buat acara ontel yang sip yo..hehe..
Mengucapkan Selamat atas berdirinya Paguyuban SOLO (Sepeda Onthel Lawasan Solo), semoga dapat dijadikan ajang para pencita sepeda kuno di solo untuk berinteraksi dan bersosialisasi mempererat persahabatan dan persatuan dan sekaligus mengangkat citra Kota Solo sebagai kota budaya. Selain itu juga dapat dipakai untuk meramaikan solo city walk sehingga makin semarak dan tetap solo berseri. Tambahan nanti diharapkan akan segera disusul dengan penampakkan sepeda-sepeda kuno masterpiece yang ada di/dari kota solo dan sekitarnya. Semoga. Tunggu tanggal mainnya. Maturnuwun.
jalinan persaudaraan, sharing, dukungan dan motifasi kami ucapkan terima kasih untuk semua. juga kepada para admin sebagai moderator informan kita semua, thanks Bung Alex!
selamat untuk SOLO… moga makin top! seperti lagu ini neh…
“Riwayatmu ini….Sedari dulu jadi… Perhatian insani………”
PAPITOB
tak berasa sudah akhirnya terlajir di kota ku solo( sebuah nama yang sangat dekat di hati kota itu penuh kenangan penuh arti yang tak mungkin terlupakan dalam hidup ku) SOLO SEPEDA ONTHEL LAWAS AN SOLO..pasti ku kan pulang lewati konco konco solo yaah tunggu aku di stasiun mbalapan yaaa konco konco ku …
KERABAT PODJOK ,DARI YANG TUA DARI YANG MUDA ,SELURUH KERABAT PODJOK MENGUCAPKAN SELAMAT DAN SUKSES SELALU….
towil di bengawan solo …sampai jauhhhhhhhhh hilir hulu sampai muara….salam kagem pak GESANG ..
towil podjok
SOLO UNIQ,SOLO SEBUAH NAMA YANG BESAR DI KEMUDIAN HARI,SOLO TERKENAL liwetannya,solo batiknya, solo tentunya ONTHEL NYA.LAWAS AN NYA.JAYA SOLO
SOLO JOGJA 60 KM——- PODJOK SOLO TAK ADA BATAS TEMBUS RUANG DAN WAKTU.
PODJOK SOLO tak bisa di pisahkan.
maju terus kemas terus slam onthelis indonesia.
PAPITOP
SUKSES JUGA DAN SALAM DARI KERABAT PODJOK
towil podjok
Alhamdulilah.Ya alloh terima kasih di Solo
kota kelahiranku tercinta telah terbentuk
Paguyuban sepeda onthel lawas solo.
Saat inilah yang aku cita-citakan.Selama ini,jadinya bisa silaturahmi dg teman-teman
sehobby.
Selama ini aku mainnya cuma di Joko banjarsari,yung-yung nusukan ,anto triwindu,pasar jongke dan kartasuro.
(H.Iswartono,ST – Oncom Bogor)
tambah solid perasaan jiwa para ontelish d indonesia,,di pelosok daerah manapun tak ada yang tak kenal dengan sebutan ONTEL nya,,saya kagum,,suksek buat PAPITOP dan SOLO nya,,
kami dari Karawang,,HIIIIIIIIIIIIIIIIIIDUP ONTELLL
tambah solid perasaan jiwa para ontelish d indonesia,,di pelosok daerah manapun tak ada yang tak kenal dengan sebutan ONTEL nya,,saya kagum,,suksek buat PAPITOP dan SOLO nya,,
kami dari Karawang,,HIIIIIIIIIIIIIIIIIIDUP ONTELLL !!!
Pak Totok,
Ditunggu penampakan sepedanya….
hayoo
Injih Pak IS meskipun kita belum pernah ketemu langsung, tetapi kemaren Pak Is dapet salam dari Pak Suroyo Delanggu, Mas Joko Podjok Banjarsari dkk, Mas Anto Triwindu lg pusing. Pasar Triwindu lg direlokasi di Sriwedari Pak Is. Matur Nuwun salam kenal
Aris MK
Pak Aris dan Pak Dian,
Saya pernah dapat sadel di depan garasi RI (sebuah travel besar) kalo ndak salah di kiri jalan setelah by pass kalo dari arah Surabaya. Disitu juga banyak temen temen onthelis tongkrong, salah satunya memperkenalkan diri dengan nama Frency. Apakah termasuk anggota panjenengan ?
Salam
Xk
untuk mas aris dan pak is.
Waduh, waduh, klengsreh kawulo, ternyata pak is sampun jajah projo milang kori milang-miling di jagad sepeda/onthel kuno di solo dan sekitarnya dan se-nuswantoro. Kulo kantun entek-entekane. . Tetapi tidak mengapa nanti bisa ditukar dengan nyanyiannya lagu pak is yang merdu merayu gandem marem, sampun trimah kawulo.
Untuk mas aris perlu sekali-kali mendengarkan pak is menyanyikan lagu, wah pokoknya sip tenan (lha pak is ternyata masih familinya pak gesang pencipta lagu bengawan solo) dados sampun jamaklumrahipun bisa nyanyi yang bagus-bagus.Mboten ngisin-ngisini wong solo. Nuwun.
Better late than nothing, katanya org Betawi. He he he.
Selamat utk PAPITOB n salam kenal dari salah satu penggemar sepeda onthel dg mas Ipong selaku CP.
Selamat juga buat SOLO (wah cekak aos ces pleng) dg pak Totok-nya yg sdh sy kenal waktu di Semarang.
Wah kepenak tenan, budal soko Betawi tekan Krawang, Pekalongan ono konco, tekan Batang, Semarang, Yogya n Solo tambah maneh kancane. Apalagi kalau mau lewat Selatan, ada Garut n Bandung. Itulah rute yg biasa sy jalani utk jalan-jalan ke Jateng. Salam hormat buat semuanya. Terima kasih.
dan… “telat ora telat sing penting slamet…” kata orang jawa ya bang madi?
met kenal juga bang madi… emang begitulah namanya seduluran. kalau pas lewat batang mampir ya…
trims.
Pak Totok,
sudah menjadi rahasia umum kalo banyak sepeda antik beredar diseluruh nuswantoro ini berasal dari Solo, yah disamping dari kota-kota lain sih, Mudah2an dengan adanya “SOLO” ini lebih menggiatkan kawan-kawan tuk bener-bener merawat, menyayangi dan melestarikan sepeda antik di Solo. (Boleh jual tp yang jelek-jelek aja…he…)
Saya juga klengsreh Pak denger Pak Is sudah melanglang buana diSolo, soal saya hari hari di Bogor Gmana ndak Klengsreh Coba..
Mas Aris dk.Yth. Salam kenal saya aslinya dari Gumunggung
kalau dulu namanya Jalan Tagore No.42 yg sekarang namanya
Jalan Setyabudi.Memang benar katanya Mas Totok .Saya dulu
kecilnya nderek bude Hadi adik istrinya pak Gesang.Maklum
waktu kecil banyak yang senang .
Sewaktu pak de Gesang pindah ke Palur dengan mbok Nah
sejak saat itu saya berpisah dg beliau .Dan kebetulan saya
dipanggil kuliah di Bandung.
Hampir setiap bulan saya pulang menengok ibu di Solo.
Pada waktu-waktu yg kosong saat itulah saya bisa ber-
keliling kota solo cari sepeda dari pagi sampai sore.
Sampai ibu saya bilang wong pilang ke Solo kok enggak
pernah di rumah.Hehe maklum kulakan sepeda.
Saat ini di rumah Bogor masih tersisa 18 buah.
Injih Pak Is, di Solo kalo namanya Pak Is sudah terkenal (kesohor) kok pemborong sepeda, Pak Is hari hari saya kerja di Bogor, Sabtu-Minggu pulang Solo. Nanti kalo pas Ke Solo katuran pinarak dipondok saya, saya tinggal dipajang, barat pasar jongke sedikit.
Matur Sembah Nuwun
Selamat dan sukses atas berdirinya perkumpulan PAPITOB & SOLO CONMUNITY Semoga dpt memwariskan budaya bersepeda kembali ditempat anda. maju terus bung…!!!!
sukses buat SOLO,
saya wong solo yang kesasar di tangerang, temen2 manggil saya heri,cah rejosari depan stasiun jebres kan ada pasar nah…. saya lahirnya dipasar itu. he…5x….. ( bercanda ) tapi bener kampung rejosari kok.
kalo boleh jujur….. ( kaya RAJA ) ada rasa kangen saat pulang, pimgin keliling kota kecil yang ramah itu, menikmati arifnya budaya solo yang ” MAAF ” sudah sedikit tercemar arus modernisasi,dengan ” NGATINAH” sepeda ontelku.tapi mungkin itu baru bisa dua tahun atau tiga tahun lagi, karena “NGATINAH”sedang dinas luar kota bersamaku ( jadi kuli pabrik ).
beruntung saya ditangerang bertemu orang-orang yang “GILA” di MPOT2AN jadi untuk sementara rasa kangen itu sedikit terobati.
kalo boleh kapan-kapan aku ikut ngumpul,tapi mungkin tidak dengan ” NGATINAHKU”
sukses selalu buat SOLO Kutitipkan keramah tamahan kota SOLO kepadamu…. hik……hik…… kan udah ada jalur sepeda di solo, manfaatin tu jalur,
kapan ya bisa terdengar suara cik..cik..cik..dari sepeda buatan inggris di pagi hari saat melintas di jalan slamet riyadi
dari heri”hedwigs” sujanto
( Masjarakat Petjinta Ontel Tangerang – MPOT2AN )
Selamat & Sukses atas terbentuknya PAPITOB (Paguyuban Pit Toea Batang) & SOLO (Sepeda Onthel Lawasan Solo), salam kenal dari KOSTUM Makassar bro…
MenSana InKomPoresAno…
Lestari Alamku
Lestari-kan Onthel Indonesia
selamat deh ….. SOLO dan PAPITOP, SAVE OUR NATION SAVE OUR ONTHEL
atas name tim mpot2an…..aye ucapin met buat solo & papitop….jage slalu kekompakannye ye…..oh iye met taon baru sekalian deh….hehehehe…hiks
atas nama mpot2an…selamet tuk solo & papitop……..jangan pade berantem ye…..hiks
Selamat buat PAPITOP & SOLO atas terbentuknya club sepeda tua, semoga tetap langgeng dan terus berjaya…
JOGJA-SOLO 65 KM (SAYA MANTAN KERNET, KONDEKTUR, DAN SOPIR, SEKARANG AHLI FILSAFAT ONTHEL)
Selamat dan Sukses atas Berdirinya Komunitas Onthel Lawasan Solo,semoga dengan munculnya komunitas yang bertebaran dimana-mana bukan sekedar “Temporary”tetapi sebuah kesadaran yang bermakna sangat dalam,karena kita Pingin Damai,pingin bumi ini tidak panas seperti Jakarta yang sudah sesak dengan gedung pencakar langit.sekali lagi “Selamat & Sukses”Kota solo,kota nan penuh kenangan seperti sepenggal lagu lama tentang solo.
Saya atas nama teman-teman dari BPO (Bekasi Poenya Onthel) menghaturkan Selamat dan Sukses selalu mengiringi PAPITOB & SOLO. Semoga jalinan persaudaraan onthel kita akan terus dan selalu berlanjut.
Hidup Onthel !
Salut buat Onthel Indonesia
Selalu kompak dimanapun . . .
Mohon do’a restunya Papitob semakin merakyat, dapat diterima semua lapisan masyarakat . . .
Terimakasih kepada rekan-rekan atas dukungannya,
Kami tunggu undangan-undangan jelajahnya . . .
no.46 pantatku sakit gara-gara ngontel ke tanjung pasir……..
ambeyen nih….
Dimana kau berada kami slalu ADA krna kami SOLO mania,ms deni,ms dian,ms cecep,pak huluk MAJU trus pntang MUNDUR,aq neng mburimu…..terima kasih atas dukunganya para ONTHELIS seINDONESIA.
sukses selalu…..hehehehe…sekalian buat pak dian selamat menempuh hidup baru…..
nambah apa lagi mas bahana….tuh kantor tolong ya bersih dari ontel…mau di sapu semua…hehehe
Benernya Pak Is kalau pulang ke solo bukan untuk ketemu Ibunya tapi untuk cari Onthel.hehehehe
Mas Hero ojo ngenyeeek tenan panjenengan puniko.
Markasnya dimana ya?Aku dan rekan-rekan nanti habis
lebaran mau mampir.
Salam kenal dari Malaysia,
Semoga selamat SOLO , secocok dengan namanya.
Sukses selamanya.
selamat yo mas dian…wis jadi suami..yang adil bagi waktu buat istri, keluarga dan onthel..hehe…genjot terusss..(onthele..):-}
boooossssss
salamke nggo gentooongggg
selamat ya buat rekan rekan di solo yang akhirnya membikin wadah buat komonitas sepeda tua.teman2 sukoharjo siap mendukung biar komonitas ontel solo raya terwujud.
Pak Totok, sudah nyobak Solo City Walk? jalan dari Purwosari sampai Nggladak Pak? kayaknya angler naek onthel deh, Capede..
Nyuwun Pangapunten
Buat mas aris.
Memang saya belum mencoba naik onthel di kawasan solo city walk dari Purwosari sampai di Gladag. Tetapi katanya dengan adanya solo city walk, kota solo tambah semarak, gayeng dan tambah hidup (seperti aikon selama ini solo adalah kota yang tidak pernah tidur, apalagi dengan lagunya solo diwaktu malam). Diharapkan dengan adanya paguyuban onthel SOLO, maka ini akan manambah gregetnya solo kota budaya, karena kita ikut juga melestraikan budaya bersepeda kuno. nuwun.
Injih Pak Totok kapan kapan nyoba deh Ngontel Sepanjang Slamet Riyadi, angler, tentrem Pak, abis itu trus maen ke rumahnya Pak Totok liak liak koleksi “serem” nya tambah angler pak.
(He Nyuwun Pangapunten Pak Bercanda
namanya juga jarang ketemu)
Pamit….
mas aris kapan main ke klitikan notoharjo ?
tak tunggu……rustam solo
aziex_mnz@yahoo.com
Mas Rustam,
Capek Mas Maen ke klitikan, barangnya dah pada ngumpet dirumah Mas Rustam (Banyak yang bilang) he…
Salam Kenal
siapa yang bilang..???
barang2 nya jelek semua……
barang nya dah banyak yang aku jual
aku mulai berburu lagi….
aku lagi cari dinamo gazelle mas aris punya ga???
thanks bro bahana [53] dan pung [58] hehe
kepada istriku, maafkan yah suamimu.
semoga aku bisa berbuat adil kepada kalian (onthel dan istriku).
dan thanks banget sudah mau mengerti akan “cintaku” pada sepeda-sepeda “kita”
aku akan siap memboncengkanmu kemana kamu mau, hehehe sok romantis.
buat mas bram di g-spot sukoharjo ditunggu ngonthel barengnya. thanks dukungannya
salam ontel buat semuanya moga tetap eksis trus ngontelnya
Hidup papitob….kalo ga punya pit unto boleh ikutan ga????
Oh silahkan saja..yang penting punya semangat ontelis..minjem dulu nanti tak kasih ha ha
selamat buat Onteliss solo,sucsess&awet2 wae yo
saya py sepeda ontel simlex th 1901 original turun temurun dr embah buyut saya,embahku mengaet cewek pakek sepeda itu, gak akan saya jual, struk pembeliannya masih ada, (kl jaman dulu itu BPKB kali ya) masak aku ma kertas aja tua kertasnya he he he aku bangga banget masih py sepeda tersebut. jaman kecilku tu kl naik sepeda takutnya ada cegatan plombir,kena tilang plombir kl gak punya uang sepeda digembos he he he, pernah ditawar londho 10jt gak tak kasih. enak aja aku gak doyan duit brur
mbok solo diusulkan punya museum sepeda ma musium keris
sing rung ono pit kebo koyo ngone eyang nyopied. setange sungu kebo. dhe huluk py ki
mas,gimana cara gabung di sepeda onthel lawasan solo?apakah ada syarat2 khusus?
Untuk Mas Adnan.
Untuk bergabung dengan rekan2 onthelis SOLO (Sepeda Onthel Lawasan Solo), silahkan bergabung saja, tiap malam minggu mangkal di depan Kantor Balai Kota Solo. Silahkan menghubungi Mas Dian, Pak Huluk, atau Ardi,dll.,. atau rekan2 yang lain yang kumpul2 para onthelis di depan Balaikota tiap malam minggu. Selamat Bergabung, ditunggu kehadirannya.
Nuwun.
mas Pengkik,
Mewakili komunitas Simplexforum dan oudefits yang menggilai ontel Simplex, mohon kiranya sepeda Simplex yang diidentifikasi buatan tahun 1901nya difoto dan dikirimkan ke email saya di: andrian@peter.petra.ac.id. Atau kalau nggak mohon menyebutkan alamat di Sala, biar kami memotretnya sendiri.
Ini akan sangat menolong sebagai alat uji metode holistik yang selama ini dipakai sebagai metode identifikasi tahun produksi Simplex lama.
Beribu terimakasih atas kesediaan dan bantuannya..
@ Mas Pengkik
Benar Mas !! jangan dijual biar diterawang sama Mas Andyt dulu, nah hasil terawangannya nanti akan diposting, klo memang OK!! saya akan kesana cari Mas Pengkik sekalian bawa $$$ ….hik..hik..hik….
Salam.-
Buat Mas Andyt.
Terimakasih sebelumnya. Kami atas nama rekan2 SOLO akan mencoba mencari dulu menghubungi/mencari, Mas Pengkik, untuk kemudian membantu mengidentifikasi sepeda simplex dimaksud dan juga dengan foto2nya sekaligus, selanjutnya nanti biar di posting rekan2 SOLO ke mas andyt. Tetapi kalau memang mas andyt datang ke solo langsung malah kebetulan
nanti bisa sekalian ketemu dengan rekan2 SOLO, terutama untuk menimba ilmunya, karena sudah terdeteksi ada beberapa sepeda kuno di Solo yang kami rasa agak unik/jarang ada/jarang diketemukan, seperti Merk Amstrong Birmingham, Junker ukuran tinggi 26, Bianchi, Giant, dll. Kalau jadi ke kota solo jangan lupa untuk kontak dulu dengan rekan2 onthelis SOLO. Nuwun.
Buat Mas Pengkik.
Salam kenal. Maturnuwun.
Sepeda simplek sampeyan th 1901, mendapat perhatian/apresiasi dari rekan2 onthelis Indonesia. Kalau berkenan silahkan datang/bergabung dng rekan2 onthelis SOLO yang mangkal tiapmalam minggu di depan Kantor Balai Kota Solo, bisa ketemu mas Dian, pak Huluk, Ardi dll. Selanjutnya simpleks sampeyan tersebut nantinya bisa di posting/ditampilkan untuk menambah wawasan pecinta sepeda kuno di Indonesia dll. Sekaligus nanti bisa jadi kebanggaan rekan2 onthelis Solo. Monggo, kami tunggu kehadirannya di depan Balai Kota Solo. Nuwun.
sambil nunggu simplex 1901 nya terlacak bagaiman kalo pak totok kirim foto2 :
Amstrong Birmingham, Junker ukuran tinggi 26, Bianchi, Giant, dll
temuan/koleksi teman2 SOLO
Ki demang :
Awalnya sih ngasih saran….ujung2nya nawar..he..he..mantab
to SOLO :
Silahkan keluarkan koleksi2nya biar rame2in postingan..he..he
Buat Senior-Seniorku dan Pakar :
Mohon Referensi kalo sepeda merk “ELAND” bikinan mana yah?
Terima Kasih
wong cilik,
Sepeda yang disebutkan Pak Totok tadi adalah koleksinya Pak Totok sendiri mas. he…
@ aMK…
nah ketauan kan…hasil bongkar toko mana lagi itu pak Totok ?! he he he…
ELAND sepeda buatan England mas..termasuk jarang populasinya, sehingga orang jarang ketemu. kebetulan saya pernah ditawari jg.
Thanks
Selamat buat PAPITOP dan SOLO semoga menjadi sarana silaturahim yg menyenangkan bagi rkan2 onthelist di Seputaran Batang dan Solo, buat mas Dian dan Mas Aris selamat membesarkan SOLO dan sy yakin Solo akan jd salah satu pusat nthel di Nusantara.
Kpd Mas Laexs dan mas Ashar Kendal, tks ngobrol2nya mskpn belum pernah ketemu tp keramahan khas onthelist sudah sy rasakan auranya..mudah2an kita bisa kopi darat…nuwun
Suwun Kang Alex
Buat Mas wong cilik dan AMK.
Utk Junker memang milik saya, Amstrong Birmingham milik mas
Londho Dawung (mlm minggu kmr tampil di depan Balaikota, mas AMK sayang tdk datang), Bianchi koleksi pak Huluk Gading Permai, Giant masih punya orang di Masaran Sragen, tambah lagi nanti Eland milik teman di Makam Haji.. Nanti msh ada bbrp lagi yang akan muncul. Untuk sampeyan mas wong cilik dalemipun pundi, mangke kawulo bade sowan kangge nambah pengetahuan ttg koleksi2nya sepeda kuno mas wong cilik. nuwun.
@ aMK
koleksi yang langka memang patut diperlihatkan untuk nambah wawasan peronthelan.
Itung-itung sebagai edisi akhir tahun, terima kasih sebelumnya om Admin.
untuk pak Totok Solo,
Kebetulan tanggal 31 Desember -2 Januari saya ada di Salatiga, kalau sekiranya memungkinkan kita bisa ketemuan, saya minta alamat atau nomer teleponnya. Terimakasih.
Komunitas ‘Sahabat Onthel’ yang merupakan organisasi onderbouw KOSTI akan mencoba membuat buku tentang Simplex kuno, untuk itu data sepeda Simplex 1901 akan sangat membantu terwujudnya niat itu. Saya tunggu pak Totok…. Sambil wedangan atau merasakan legitnya serabi Kerten (soale sing Notosuman kelegen, hehehe), atau puding Mertolulutan juga asyik….sambil ngobrolin Simplex….
Ya Tuhan, indahnya dunia ini ternyata…
Aku elu nak…uhuk….3x
@ Mas Andyt …
Mas Andyt kalo ke Salatiga, silahkan mampir di tempat saya Boyolali (ya kalau sekiranya waktunya nggak mepet2 amat)… Nambah paseduluran mas …
http://sepedaonthelkebo.wordpress.com/
Mas Gupliex,
Boyolalimu endi? aku sering dolan ke Sunggingan ke pak Dul yang jual akik (batu gambar). Aku pernah ketemu orang naik Fongers 65 (kalau nggak salah mengamati ya H atau CCG) di jalan lingkar sebelah kiri terminal Boyolali di perempatan traffic light ke dua (dari terminal) pas sebulan lalu 17 November 2008 jam 15.30 sore. Aku naik Patas Rajawali. Sepedane trondol, mungkin pakai rem torpedo atau jangan-jangan dulltrapp (?) itu sistem rem sepeda sebelum tahun 1930an.
Jangan-jangan sampeyan ya?
WWOOii ………..
Akhirnya ketua Papitob kawin eeuuyy ………..
Selamat semoga bahagia dunia akherat
Amien ………..
Hidup Onthelis Selalu
@ipong papitob
@Andi Ari “Papitob”
@Adi papitob
Salam kenal kepada saudara-saudaraku onthelis Batang.
Namaku Maman, salah satu penggemar sepeda tua dari KOBA Jkt. Kuucapkan selamat berbahagia kepada Mas Ketua Papitob dalam menempuh hidup baru, semoga rukun-rukun selalu sampai kaken-ninen.
Btw, isteriku juga seka Batang. Suatu saat aku pulang kampung isteriku di Batang, aku ingin ketemu saudara-saudaraku para onthelis di Batang. Bolehkah …….. ?
Sekali ngonthel tetap ngonthel.
Maman
sipppp
malam onthelis solo kpn tour lg ni
malam onthelis solo kpn tour lg ni
slm kenal dari onthelis boyolali
Teman-teman onthelis SOLO , mau minta tolong nich .Mbok kalau ada acara sepeda Onthel di Solo aku dikabari.Sekalian pulang kampung.Udah kangen nich.(H.Iswartono,ST – Hp.08128374637) Rumahku di Kartasuro dekatnya Mas Mustam) . Matur nuwun
hidup pit tuo mbatang