Sepedanan Mubeng Kutha Solo
Minggu, 19 Oktober 2008 dalam rangkaian acara World Heritage Conference di Solo digelar acara Sepedanan Mubeng Kutha Solo yang diikuti sekitar tiga ratusan sepeda tua dari Solo dan sekitarnya.
Acara tersebut dimulai dengan berkumpul di depan Museum Radyapustaka pada pukul 08.00 dan dilepas oleh Pak Rudy, Wakil Walikota Solo dan kemudian melewati jalan Slamet Ryadi sampai Gapura Gladag dan berhenti sejenak di Pura Mangkunegaran.
Acara diteruskan dengan bersepeda menuju kampung batik Laweyan dan Kauman, lalu menuju Keraton Kasunanan Solo.
-DianABS -


















selamat dan sukses untuk acara tsb.-
Wah pengin ikut juga rasanya -sambil menikmati srabi notosuman….nggak pernah kebagian…habis melulu.
Wah acaranya bagus Mas apalagi didukung oleh Pak Walikota tambah semangat deh nggegowesnya, Selamat.
Saya mau pinjam kacamata “Suryokonho” dulu, komentarnya sabar ya Mas !!! …..ha….ha…..
Salam.-
Sebuah awal yang baik untuk SOLO. Sebuah kebangkitan yang dinanti-nanti selama akhirnya datang juga. Saya jadi semangat membawa onthel kalau sedang berlibur ke Solo. Sesungguhnya sebagian dari pentholan-pentholan PODJOK adalah kelahiran atau anak cucu dari Wong Solo. Jadi serasa tidak berbeda bila beronthel-ria di Jogja ataupun Solo. Nuwun.
Buat Mas Sahid Nugroho.
Maturnuwun sanget apresiasinya terhadap kegiatan rekan2 onthelis SOLO. Kemaren sewaktu acara tsb berlangsung juga hadir Mas Towil dari Yogya, sekalian rekan2 SOLO minta masukan-masukan dari mas Towil terhadap masalah2 manajemen penyelenggaraan yang berkaitan dengan pameran, pawai, temu muka dan juga moment2 lain yang berhubungan dengan onthelis sepeda kuno. Kalau perlu sekalian rekan2 Podjok bikin EO utk advokasi para onthelis
yang akan mengadakan acara2 tertentu yang berkaiatn dengan sepeda kuno. Namung usul kemawon.
Yang lain ttg pentholan2 Podjok yg mrpk anak cucu wong solo,
leres asal jangan jauh-jauh nariknya sejarah setelah adanya Perjanjian Giyanti.
TTp. sewaktu saya sinau di Yogya, kulo mbotenwantun menggoda/nglirik Putri2 Sekip, mbulak sumur, kota baru, mbanciro, kauman, kota gede, dll. Itu dulu. Sewaktu nuntun sepeda kuno di Skip atau mbulaksumur, wah kedah mlipir2 jangan sampai papasan dng Putri2 Yogya tsb diatas. Sumonggo kerso. Nuwun.
Nderek bingah kagem SOLO, mugi “event-event” ingkang sampun katata, saged pun kalampahan kanthi sekeca.
http://sepedaonthelkebo.wordpress.com/
Weladalaahh….. no.6 baru keluar dari sarangnya!!! (Satrio Paningit)
katanya pernah sinau di Jogya, apa bener jurusan peronthelan ?? terus sing disinauni itu onthel Lanang opo Wedok ??? …..ha…ha….
Salam.-
Selamat buat SOLO, semoga semakin Oke aja.., jaga slalu kerukunan, kebersamaan dan kekompakan antar anggota.., acarane sip!!
Selamat atas terselenggaranya Solo mubeng kutho, sayang aku ra ngerti. Tapi ndak ada yang ilang to sepedanya yang di museum…uhuk…3x (nuwun sewu gojek kemawon)
lho… ko gak ngabarin kawan2 yang lain mas totok?
pdhal kepingin ngonthel neng solo…
salam hangat… buat SOLO
JOGLOSEMAR (segitiga bermuda)
@ Rama Totok Solo
Pak Totok, Mas Towil itu kelahiran Solo. Kemudian kalau saya, Ibu asli Solo. Jadi kalau ke solo, bagi saya serasa mudik, karena saat kecil, jika liburan sekolah pasti ke solo di Rumah Eyang di Kartopuran.
Tadi malam sempat lihat Pameran Sepeda Onthel SOLO di Istana Mangkunegaran. Saat malam, benar-benar setting lokasi pamerannnya, luar biasa….benar-benar mendukung atmosfir pameran yang berbau kampung solo tempo doeloe. Wah lama-lama Jogja bisa kalah sama Solo dalam hal apresiasi kebudayaan. Nuwun.
Selamat & sukses selalu buat SOLO.!
Hidup Onthel…
ikutan ahh.. kayaknya seru nich…!!!
Kupernah,kusering,ku selalu,ku disana ,ku berbuat sesuatu,untuk semua.onthel menghantar ke semuannya,onthel jawabnya dari onthel sebuah apresiasi akan nilai citarasa yang tertinngi sahaja,sederhana,mumpuni,luwes,dengan lenggak lenggok nya gaya kita dalam kayuhan kayuhan itu.sebuah perjalanan yang sangat panjang jika kita tengok perjanjian perjanjian itu ( giyanti) saya akui malah kecantol putri jogja,nan …….jogja solo ,solo jogja jika di bentang kan tetep serasa,seirama,seiring,sejalan,sehati di jiwa.
selamat njihh kagem SOLO ( sepeda onthel lawas solo)hee hee
ku hadir jawaban dari itu semua..love u bengawan, onthel mu sampai jaaauuuuuuuuhhh ,kagem pak totok,mas dian salam kagem sedaya.(PODJOK SOLO)
towil
pas di angka 16 sebuah kebetulan.salam kami buat Ki Dem@ng,op02 , sektor 2 Kemayoran, sekjen,amK, sahid nugroho, pung,
Gupliex,mr.gazelle,kanang ponorogo,topix contry.
jaga selalu onthel mu.solo juga kota budaya,gelaran solo kita nanti bersama,pak sekjen catat pak.heheheehhee
mang asyik naek ontel di daerah jogja-solo, pokoke daerah kratonan…
suasana menyatu!!
KE JOGJA YOK!
Solo panas, banyak asap bikin batuk, radiasi tinggi, orang2nya sombong, preman bertebaran, banjir, banyak sampah, kota gak teratur. I dont wanna be hese
Bukannya mau membela mas, tapi kalau memang keadaannya seperti itu, apa kita juga harus tinggal diam saja, seyogyanya kita juga harus ikut berpartisipasi untuk “membangunnya”, pelan-pelan tapi pasti.. Nah SOLO rasanya sudah memulainya mas.. tentunya dengan onthelnya, ya mungkin besok ada agenda lain lagi, ngonthel dengan menanam pohon misalnya, we.. siapa tahu premannya juga ikut ngontel
Tapi salut buat SOLO…
matur nuwun sepindhah malih dhumateng sedaya ingkang pinarak wanten bagian posting sepeda.wordpress.com
matur nuwun ugi dhumateng rencang sedaya ingkang sampung hanyengkuyung sedaya ingkang sampun kelampahan ugi ingkang taksih dadhos reronce pangangen-angen. mugi’a saged jumbuh kaliyan punapa ingkang dumadhos pangajab rencang sedaya wanten ing kaluwargi onthel se indonesia
mumpung hari sumpah pemuda…
SUGENG mengeti hari sumpah pemuda Indonesia.
buat mas didta…
thanks buat atention nya
justru itu yang ingin kami rubah mas, persepsi2 negatif tentang solo.
isue-isue global seperti gerakan hijau juga salah satu agenda kami. salah satu bentuknya adalah poster (gambar terakhir yang juga pada posting ini)yang kami daftarkan ke acara World Heritage City Conference yang skalanya tentu internasional. dan puji syukur, menjadi 5 terbaik pilihan panitia.
kami berharap dalam waktu dekat bisa mengadakan kegiatan-kegiatan lagi untuk promosi sepeda tua di seluruh tempat, semoga terlaksana, mohon doa restu.
kapan main ke solo mas didta?? nanti kita bisa ngonthel bareng menjelajahi gang-gang solo dengan onthel.
kontak saya saja, atau teman-teman onthel lawas.
thanks
Putri solo yen ngguyu ndekik pipine, mlakune koyo macan luwe, kerlap-kerlip berliane, putri solo ayune keporo nyoto, dasar putri solo.
Nanti kalau mas didta ke solo, biar sama temen2 onthelis Solo dikenalkan dengan Putri Solo mbak Yayuk Camaline, atau mbak Dewi Sekar Taji, mbak Indri Hapsari, mbak Diah Permatasari, dlll. masih banyak lagi kenalannya mas Dian.
Rak inggih ngaten tho. Sumonggo kerso. Nuwun.
@ 19
Solo panas, banyak asap bikin batuk, radiasi tinggi, orang2nya sombong, preman bertebaran, banjir, banyak sampah, kota gak teratur. I dont wanna be hese..
maksud loe..???jangan bikin onar di web ini mas…!!!baca aturan posting dulu baru nulis jangan asal nulis..bahasa Inggris aja ga becus gt…jangan menjudge sesuatu kalau belum tahu yang sebenarnya…ini ne yang bikin perang saudara..!!!!!mas admin tolong delete aja tuh postingan orang kurang ajar…!!!gw orang SOLO dan sangat tersinggung dengan bacotan lu…!!!lu emang penyakitan ga kuat panas dan batuk2…!!!jadi ga akan pernah kuat tinggal di kota kecuali tinggal di hutan..!!!!
@ Rama Totok Solo
Setuju 100%, sejak jaman dulu, kalau masalah putri solo, tidak ada yang menyangkal, best of the best he..he…he…bahkan sampai jadi lagu segala.
Saya melihat perkembangan cukup hebat pada kota solo selama setahun terakhir ini. Barangkali kalau Pak Jokowi tetap ngebut terus, bisa jadi solo akan menjadi kota tujuan wisata peringkat ke dua atau tiga dalam waktu dekat ini.
Saya sangat respek dengan Pemkot Solo yang mempertahankan jalur-jalur sepeda, kemudian memperbanyak pohon perindang. Benar-benar surga bagi Onthelis. Kami di Jogja baru mulai berusaha meyakinkan Pemkot Jogja, bahwa jalur sepeda itu penting dan harus ada, bila ingin semakin banyak orang kembali bersepeda.
mari kita jadikan dan kembalikan kota Solo yang berbudaya dan juga rakyat yang bersepeda seperti kota Jogjakarta,OK Boys……
(23) Ndherek nepangaken Pak Totok. Kok masih menyebut Mbak Yayuk Camaline. Lha, apakah beliau masih tinggal di Sala? sekarang sudah berapa putra bahkan cucunya ya? Hehe…
Kangge nomer 27, maturnuwun tepunganipun.
Kenapa kami menyebut Mak Yayuk Camaline, itu hanya semacam sanepo/samaran halus saja.Bahwa Mbak Yayuk Camaline itu Ratu/ Putri Kecantikan Indonesia Tahun 70-an, juga mbak Dewi Sekar Taji Ratu putri Kecantikan Indonesia, berikutnya Ratu Kecantikan Indonesia Indri Hapsari, Ratu Kecantikan Indonesia Diah Permata Sari dll. Dados solo itu katanya termasuk gudangnya putri2 ayu. Belum lagi penyanyinya Mbak Cristine, Titik Sandora, Iga Mawarni, Ibu Waldjinah, Tia Afi, dlll. Belum putri2nya saudagar Laweyan, belum putri2 darah biru njero benteng Baluwarti, terus putri2 Penumping, Purwotomo, Badran, Mangkubumen, Kemlayan/ Kartopuran dan sekitarnya, Kepatihan, belum lagi putri2 Pura Mangkunegaran. Wah kanthi kesel nyebutnya, capek deeh. Nuwun. Mangkanya naik sepedakuno diwilayah tsb diatas jangan kaget kalau kesandung watu mergo kesengsem.Nuwun.
Salam kenal dari saya dari http://basikalmalaya.wordpress.com/ semoga dapat berkongsi pengalaman dan pandangan dari teman2 dari Indonesia. Salam hormat.
Selamat dan Sukses atas acara Pit-pit an nya.. semoga Solo makin hijau
)
Salam
Acaranya seru..asyik…
Solo itu ngangeni mas 19, emang panas siang tapi kalo malem; ada gudeg ceker margoyudan, ada liwet bu wongso lemu, palagi sate buntel tambak segaran n tengkleng gapura sar klewer nya wah ngangenin mas… so mari kita ciptakan budaya ramah saling mengasihi, jangan donk mas 24 bikin perang saudara tapi mari kita bikin saudara dengan onthel…
Salam Kasih
ramai acaranya foto sepeda ontelnya ada di koran Kompas hari sabtu kemaren,….top dah
tuk no 19
terus terang saya merasa risih dengan komentarnya..silakan kontak saya dan saya ajak dengan ikhlas Sdr/i YANG TERHORMAT DIDTA untuk keliling kota Solo, nanti saya carikan tempat yang tidak pernah anda bayangkan di benak Anda sebelumnya..Tempat dimana jauh dari kesan dan pesan yang telah Anda tulis.
SOLO WONDERFULLY BEUTY
Terima kasih semuanya
selamat buat SSK (solo sepeda kuno )yg ingin majukan onthel di solo.25 okt yl saya ketemu humas mas fachri waktu acara whc, maju terus jadi pelopor onthel di solo raya. buat didta tolong kasih komentar yag obyektif, saya tantang anda untuk membuktikan nya!
mohon untuk berkomentar lebih bijak, disini adalah forum utk
menambah persaudaraan diantara penggemar sepeda kuno
wow, banyak pertentangan nic
sory deh… tapi itulah yg Q rasakan selama tinggal di solo, panas…
Maju teruz SEpeda kuno *kabur sebelum dikeroyok*
(28) Pak Totok, wah, pramila saben Sabtu Pak Sahid tindak Sala nggih. Pak Sahid juga sering kesandhung?
@36
pengecut lu…tukang cela kota orang…disini bukan forum kota bos tapi forum sepeda…!!!
selamat atas suksesnya acara buat teman2 solo…
@wongeres
Setahu saya wajah Putri Solo itu memang khas. Biasanya dalam waktu kurang dari 1 menit sudah bisa dikenali. Memang sungguh beruntung bagi orang yang bisa berjodoh dengan Putri Solo he..he..he..
Salam kenal,
Mbah Dipo yakin Solo pasti masih banyak harta terpendam untuk pemburu onthel, Boyolali, Sukoharjo, Wonogiri, Karang Anyar, hingga Sragen, tentu lebih banyak lagi. Belum lama ini hobiis onthel baru dekat rumah mboyong HUMBER warisan Simbahnya yang di Boyolali, mbah Dipo ngiler lihatnya hampir 95% orisinil itu HUMBER……Ayoh aah genjot dan buru trus harta karun.
Sukses Onthel Solo
Wah wah bener bener nih Pak Totok ama Pak Sahid paham banget ama Putri Solo, Saya jg kebetulan beristrikan orang asli solo pak dan saya bersyukur karena dia mau memahamai dan mensupport hobi saya di dunia peronthelan dan sudah memberikan seorang Putra bagi keluarga kami….(sebagai penerus perjuangan saya)
Tapi inti dari semua itu adalah..
Saya bukan orang Solo asli dan kini telah menemukan ketentraman, kebahagiaan dan banyak anugerah dikota Solo tercinta, makanya kota Solo merupakan kota yang menyimpan harapan besar bagi saya pada khususnya.
Salam Hormat Pak Totok, Pak Sahid, Kang Towil dan saudara-saudara semuanya
Salam hangat…
@38: haha, gelut piye? Dari atas bacot lu bikin panas. Kalo pengecut ngapain gw taruh link blog gw, lagian gw jg ngmg kenyataan kalo solo tu panas, banyak preman kayak lu
Dalam penelitian atau tulisan ilmiah yang mendekati kebenaran atau tingkat error yang kecil, bahwa justifikasi itu harus didukung data ilmiah baik berupa statistik, kajian, metode wawancara yang tepat utk samplenya, juga indikator2
yang mendukung yang bisa dipertanggungjawabkan. Kalau di UGM dulu ada buku metode penelitian sosial karangan Prof. Soetrisno Hadi, Prof. Masri Singarimbun dll. Sehingga justifikasi atau kesimpulan sesuatu bisa dipetanggungjawabkan secara akademis/ilmiah. Kalau hanya pendapat seseorang tdk didukung data ilmiah atau tidak menggunakan pendekatan intelektual/ilmiah, tidak perlu ditanggapi ngoyo. Nanti ada unen2 gegeden empyak kurang cagak, rebutan balung tanpo isi. Kalau penggunaan MPS-nya hebat dan betul2 akurat, lha nanti kalau ngembun-embun enjing anjejawah sonten kagem Putri Solo, mungkin bisa hasil menyunting Putri Solo. Kalau MPS-nya tidak ada/namung waton, utk Dpt Putri Solo Tangeh Lamun Koyo Kodok kepingin nguntal prahoto (maaf menirukan almarhum pelawak Gepeng dari solo). sumonggo kerso. Jer basuki mowo mbeo. Nuwun.
JENG PA DEN raras nihh HEHEHH…
udalah kita semua bisa ,mana yang patut kita pilah dan pilih,
buat SOLO tetep junjung tinggi kebersamaan itu jauh lebih utama,
selamat atas penghargaan ,pacu terus kreativitas,
yuuk sambung solo dan jogja kembali dengan onthel.
salam kagem sedaya
Semarang tempat kelahiranku, Solo tempat tinggalku, Jakarta-Bogor tempat kumencari nafkah, Jogja tempat mainku …..
Bagiku semuanya menyenangkan dengan sgala plus minusnya yah inilah Indonesia tercinta..
@amk
Mas amk, salam kenal dari Jogja. Saya juga sering ke solo untuk wisata kuliner. Tempat jajan favorit Bakso Kalilarangan, Nasi Liwet Yu Sani Solo Baru dan Timlo Sastro. Benar-benar Mak Nyuss.
Injih Pak Sahid,
Tempat yang Bapak sebutkan jg tempat favorit saya,
kalo di jogja saya kurang begitu tahu tempat tempat wisata kuliner, yang tahu cuman Bakmi Jowo yang menuju Jalan Solo (tapi lupa namanya, hiks. maklum)
Injih Pak Sahid, intinya walau bagaimanapun dimanapun kondisi kota tempat tinggal kita, dengan sepeda kita sudah selangkah didepan bukti nyata tuk ” Green Indonesia “…
Wah, Pak Totok ini wawasannya detail sekali. Saya membayangkan kalau Panjenengan mau survei pasti sudah menyiapkan tas khusus lengkap dengan tape recorder, kaset, kertas/blocknote, beberapa pensil yang sudah runcing, ongotan, setip, ballpoint dan spidol warna-warni, seperti jamannya Pak Masri juga. Pokoknya benar-benar siap tempur!
Pak Sahid dan Mas amK, kalo selat dan bestik Serengan itu tepatnya di mana ya? Wah, kalau teman-teman Solo membuat jalur wisata ngonthel dan kuliner khas Solo asik juga tuh…
mohon untuk dikirim variasi sepda antique jenis lowrider donk ma aku
Buat mas wongeres.
Setahu saya untuk bestik itu yang cukup punya nama Harjo Bestik, perempatan Singosaren (Matahari) ke barat nanti biasanya bukadengan kedai/tenda pinggir jalan. Atau ada juga sebelah utara perempatan pasar kembang barat jalan juga ada bestik enak. Silahkan dicoba.
Kalau berkaitan dengan MPS, niku hanya sinau dulu sisa-sisa laskar pajang mawon. Kalau sekarang sudah ada macam2 MPS yang cangcih seperti LSI, Lingkar Survei, Indo Barometer, Macam-macam Pusat Penelitian/Centre dlll. Yang kawulo sendiri sudah tidak gaduk lagi (alias klengsreh).Nuwun. Apa Perlu dibuka Pusat Penelitian Sepeda Kuno/Anthik (PPSK/A).
@48
just loose your self,hell is your only place.get burn with your ideas…..
@43
just loose your self,hell is your only place,get burn with your ideas……
@48
we are so sorry for un correct comment, from our deepest heart we would take the biggest an appologize from you.
Didta, raras…gspots…sing sabar pren…..ojo misuh…misuh…cela-celaan….ora apik…..blog ini dibaca wong sa dunya….cerminan bangsa kita…..yang salah dima’afkan….yang ga bener di luruskan…..kita hidup ini kan buat ngonthel bahagia…bukan buat gelut yang akhirnya jadi belut….hehehehe…..
semua daerah ada bagus buruknya…..percaya.!!!…kecuali anda tinggal disurga….dan mau membagi darah anda ama nyamuk yang kabarnya juga masuk surga…hahahaha
pokoknya PISSS….DAMEY aj….boss admin kalo ada tanggapan yang mengarah ke sara ato fanatisme yang berlebihan di hapus aja….soalnya AC 5 PK ga kuat nahan gerah yang timbul….hehehe…
Salam onthel…tapi ga salam buat orang yang suka kisruh….!!!!
Salam kenal kagem semua pecinta onthel SOLO,
Senang dan bangga atas kegiatan onthelis dari SOLO.
Saya sendiri punya leluhur dari Solo, karena orangtua saya dari sana. Dan Solo sudah seperti tempat tinggal kedua saya.
Keindahan kota Solo itu tidak kalah dgn Jogja. Di Solo juga ada 2 keraton (Kasunanan & Mangkunegaran), kampung batik (Kauman & Laweyan), pasar Klewer, museum tertua (Radya Pustaka) dsb.
Belakangan ini Solo terus berbenah dibawah kendali walikota Jokowi. Kita bisa lihat adanya perbaikan fasilitas umum, jalan yg bersih,taman yg hijau dan rindang, city walk, pasar grosir solo (PGS), taman Balekambang, pusat kuliner GALABO, pembenahan Sriwedari, pasar Triwindu, pasar klithikan dsb. Juga even berskala international seperti Int’l Batik Carnival, tuan rumah World Heritage Cities 2008 dsb.
Tak lama lagi, Solo akan jadi tujuan wisata setelah Bali & Jogja.
Oh iya, kapan yoo SOLO ada even onthel berskala nasional?
Saya dan kerabat PODJOK sudah tidak sabar utk beronthel ria di Solo Kota Raya… The spirit of Java…
Maturnuwun dan salam onthel,
den Bagus
@55
setuju mas andhy,dari pada kita ribut2 mending damai aja ngonthel bareng dah sehat juga tambah sedulur….salam kenal dari kami bos……….
Jabat Erat Hangat tuk Saudara-saudara pecinta dan penyayang Onthel dimanapun…..
Kita semua Satu
sob…
desemberan ampe taon baru SOLO punya gawe apa
ane mo balik solo, sape tau ade acara jadi ane bisa ngikut
he……he5x…
tak tunggu kabare SOB…..
salam dari anak MPOT2AN tangerang
(51) PPSK/A? Perlu itu, Pak Totok. Biar onthel kita nggak cuma diparkir di halaman, tapi juga dui dalam Radya Pustaka. Begitu masuk, trus sebelah kanan. Ini kan kendaraan/turangga jaman dahulu juga.
Soal Penelitian, lagi-lagi Pak Sahid ini jagonya…
@ Wongeres
Ada juga kuliner klasik lain yang termasuk unik dan perlu dicoba Bakmi Ketoprak di Kartopuran, Timlo Depan Pasar Triwindu (buka jam 9 malam), Soto Sapi Pasar Triwindu (Sebelah dalam), Gudeg Ceker juga OK cuma terlalu malam bukanya jam 12-an,
Kalau pusing tidak tahu lokasi, ya sudah… tunggu waktu habis maghrib, jajan saja ke Galabo (semacam Pujasera kumpulan resto-warung top dari semua wilayah solo, daerah gladhag – sebelah timur patung Slamet Riyadi – depan Beteng Grosir).
lha kok yang dibahas masalah makanan terus ngonthelnya kapan?????
ngothel abis magrib rame-rame ke galabo asik….asik…..mau…mau kapan ya…ajak ajak loooo
salam ontel buat wong solo. Selamat buat panitia dan para penggagas MUBENG KUTHA SOLO. Aku yakin dengan kegitan tersebut manfaat yang kita dapat antara lain lebih bertambah pencinta ontel serta lebih erat tali persaudaraan antar ontelis terutama yang ada di kutha Solo. Mudah mudahan acara ini merupakan cikal bakal kegiatan untuk masa yang akan datang supaya lebih baik lebih rame dan lebih terorganisir. Sehingga dampak bagi masyarakat lebih menyadari betapa bermanfaat sepeda ontel tuk kegiatan sehari2 yang sangat banyak manfaatnya baik tuk kesehatan sipengendara maupun tuk lingkungan.
Buat mas towil… aku sungguh terenyuh dengan kata2 di atas. Memang sudah seharusnya sebagai salah seorang sesepuh PODJOK tuk memberikan apresiasi dan semangat buat Pencinta Ontel di Solo. Aku acungin 2 jempol buat mas towil. Semangattt Massssssssssssss
(61) Inggih Pak Sahid. Solo terus berbenah. Semoga semua pihak mau berkontribusi mewujudkan Solo yang semakin kondusif, terutama untuk wisata ngonthel dan… kuliner!
(62) Lah. Jangan lupa, Solo itu dikenal sebagai kota yang tak pernah tidur. Jadi ya makan terus dan habis itu ngonthel terusss…
@ wongeres
Yang saat ini mulai dicita-citakan oleh sebagian besar onthelis Jogja, adalah adanya waroeng onthel, warung yang didesain sedemikian rupa dengan thema sepeda onthel. Tentu saja desain bangunan kayu/bambu lebih preferable, dihiasi beberapa sepeda onthel masterpiece, makanan-minuman yang dijual serba lokal dan tradisional, kemudian ada diskon 15-20% bagi pengunjung yang menggunakan sepeda onthel.
Rasan-rasan beberapa onthelis Jogja tampaknya mau berkolaborasi modal untuk mewujudkannya. Semoga segera ada, untuk semakin meningkatkan kampanye bersepeda. Amien.
dulu aku kuliah di solo. dah lama aku gak maen ke sana. kangen dengan makan nasi kucing di pinggir jalan.
Pak Sahid,
Saya siap urun ide. Membuat agar warung itu nyaman bagi onthelist yang mau mampir, kongkow, dan ngobrol ngalor-ngidul rasanya mudah. Yang sulit adalah bagaimana membuat para onthelist mengendarai sepedanya sejak dari rumah hingga sampai warung dengan nyaman, menyeberang jalan juga aman. Pendeknya, sarana jalur khusus sepeda harus ada dulu. Apalagi kalau warungnya ada di jalan protokol. Waduh…
Nah, nama warungnya bisa “waroeng onthel”, atau “Starbike” Hehe… Ayo Pak Sahid saja yang mewujudkannya. Support dari saya. Nuwun.
makasih makasih makasihhhhhh
salut buat sodara-sodara onthelis semua
sepertinya bulan-bulan ini acara-acara onthelis makin padat aja….
wawwwwwwwwwwwwwwwwwwww…..
kakiku ga tahan hanya diam….
genjot teruuuuuussss onthelnya… dan jaga persaudaraan dengan onthel.
Onthelis ok !
Onthelis pancen oye !
ngonthel karanganyar – solo
trus solo – karanganyar
wah saiki tambah nyampleng
bedo karo taon 80an
jaman semono dalane durung mulus
saiki dalane muluuuus
dudu mergo bupati/walikotane
tapi melu jamane
assalamu’alaikum komandan….
TERIMA KASIH ATAS KRITIKANNYA YANG MEMBUAT KAMI BANGKIT.
ACARA TGL 19OKT2008 ADALAH LAUNCHING DARI BEBERAPA CLUB SEPEDA ONTHEL DISOLO RAYA DIJADIKAN SATU WADAH DENGAN TUJUAN MAYOKNE KUTHO SOLO LAN PIT KUNO DENGAN NAMA SSK (SOLO SEPEDA KUNO) DAN DIDIRINGI DI ACARA WORLD HERITAGE CITIES MENGGUNAKAN SSK TIDAK ADA TENDENSI APAPUN DLM ACARA INI KECUALI DENGAN ITTIKAD BAIK BERUSAHA MEMBANTU MEMBANGUN KUTHO SOLO DAN ASET2 KUNO DI SOLO YG SMAKIN TERPURUK.
DEMIKIAN TERIMA KASIH
SALAM ONTHELIS DAN TERUS MAJU
WASSALAM
FAHRY SOFWAN (HUMAS SSK) TELP.081567691980
METALLLLL BOS………..
pantesan sy bingung di media tv dan koran launching SSK???jgn asal kirim dong diseleksi dl br diposting gitu….jangan2 Sepeda Onthel Lawas Solo nebeng acara gede nih????Mknya kasi berita yg akurat dong jgn asal.
salam ontel.
To rekan AKBAR JAKARTA
Salam kenal, saya mungkin sedikit akan menjelaskan mengenai postingan “Mubeng Kutho Solo” karena pada waktu itu kebetulan saya juga menghadiri acara tersebut.
Sebetulnya memang betul pada waktu itu adalah acara Launching SSK (Solo Sepeda Kuno) yang merupakan wadah atau atap perkumpulan dari seluruh klub atau perkumpulan sepeda di wilayah Solo Raya mas ( Solo, Sukoharjo, Karang Anyar, Sragen, dll) dan bahkan hadir pula rekan-rekan dari Klaten dan Ketua Podjok Mas Towil juga hadir untuk meliput acara tersebut. Jadi memang betul ini acara Launching SSK.
Setelah itu kemudian dalam jangka waktu yang sangat dekat kota Solo ada sebuah Even Internasional yang bertajuk SOLO WHC (World Heritage City) yang lagi lagi didalamnya terdapat apresiasi dari Pemkot kota Solo terhadap Komunitas Sepeda onthel SOLO dengan dipersilahkannya klub SOLO mengisi salah satu stand yang disediakan oleh pihak penyelenggara.
Nah tinggal pemberitaan di media yang mana yang dinilai? silahkan saja pendapat rekan-rekan.
Yang Jelas kesemua even tersebut diatas adalah kegiatan positif yang bertujuan mengangkat citra Solo pada khususnya dan Indonesia secara umum di mata dunia Internasional.
Terima Kasih
Saya juga sempat menengok stand SOLO di depan pintu gerbang dalam Kraton Mangkunegaran tempat penyelenggaraan event Solo WHC. Saya sungguh sangat terkesan dengan desain penataan sepeda dan tata lampu yang sangat artistik, benar-benar kejutan, kreasi seniman Solo ternyata hebat-hebat juga. Nuwun.
halu cui.
Kock gmbr q ndak ada y ?
Gmbr q dipasang dhung .trim
buat mas aris moegi koentjoro
matur nuwun atas klarifikasinya cuman pd dasarnya semua kegiatan launching dan WHC itu yang diikut sertakan bukan SOLO(sepeda onthel lawa solo) TAPI SSK(solo sepeda kuno) mas,memang tujuan sama tp saudara2 SSK byk dan global(semua club masuk) mas jd setiap acara event apapun yg menggunakan SSK atribut masing2 harus ditinggal itu kosekwensinya.Ini harusnya yang klarifikasi mas dian yg buat posting diatas selaku panitia dr klub SOLO bukan jnengan mas aris,tp matur nuwun bgt ud nambahi maklum SSK jumlah personil smakin byk dan smakiln byk goncangan tp kt tetep pnya komitmen utk mbagun kutho solo dan membesarkan nama SSK(Solo Sepeda Kuno).Klo pengen tau lebih byk soal SSK dan daftar keanggotaan hub saya:081567691980(humas SSK) atau email: solosepedakuno@yahoo.com atau webblog:solosepedakuno.wordpress.com
matur suwun.
Sekali Lagi Saya dimana mana cuma “PENGGEMBIRA”
Ok Kompak Selalu
Pak kbr Mas Aris?kirimin foto kolaksi terbaru donk!
Kabar Baik kawan. Gmana Kuliahmu IP Mu Pira Nak?
Ingat Lho Kuliah jok sampek keteteran gara2 sepeda. kalau Bisa seiring Sejalan.
Koleksimu tambah apa?