Sekedar utk memanfaatkan sekaligus menguji fasilitas dr wordpress, suatu saat mungkin bisa bermanfaat untuk membuat data statistik peronthelan di indonesia…please dukungannya utk mengisi form dibawah
petunjuk :
- klik salah satu jawabannya kemudian
- klik tanda vote (warna kuning)
- klik view results utk melihat hasilnya
- klik return to poll utk kembali ke form polling
- satu IP Address komputer hanya untuk 1 kali vote, program tidak akan mancatat vote ke dua dgn IP Address yg sama.
thanks













sekali lagi ini baru percobaan, bila suatu saat nanti diperlukan mungkin akan ditampilkan pertanyaan yg lebih berbobot dan relevan dengan perkembangan onthel dan tentu saja akan memperhatikan aspek2 dr ilmu statistik lainnya (kalau yg ini perlu belajar dr Pak Sahid & Kang Diar )
Bagus sekali ada polling seperti ini, niscaya akan besar manfaatnya.Mungkin hasilnya bisa dijadikan kebijakan oleh pemerintah.
Viva Onthel !
OntheleSe. SERANG
Dedie Suryadi
s.dedie@yahoo.co.id
o85959791001
Statistik Good Good…..
langkah yang maju untuk buat votes ini,
seharian saya rapat bersama dengan pemerintah jogjakarta bahwasannya,pengguna sepeda jenis apapun di jogja telah juga di laksanakan di itung detail guna bahan materi pembuatan jalur sepeda di jogja HEMMMM JOGJA KAN TERWUJUD LAJUR ITU,
statistik ini juga bisa untuk acuan kita bersama,
terimakasih pengelola media ini .
salam onthel indonesia
towil podjok “JOGJA’
Wah muanteb re ada pooling nih,
walau baru percobaan…
satu langkah maju untuk komunitas Sepeda Tua Indonesia.
Wong cilik … besar kali cita-2 mu
Salam.
kreatip……… brilian…….
kreatif,inovatif, brilian
100% mendukung atas voting….sip…bukan hanya buat data stastistik peronthelan tanah air……tp juga pemerintah kali ya…?
Yang dihitung rutinitas mengendarai sepeda atau jumlah pengguna sepeda,terus di kategorikan pengguna onthel,dan non onthel, misalnya satu komunitas beranggotakan 100 orang,bisa jadi sepedanya ada 300.maka untuk seluruh komunitas di Indonesia akan terdata semua,seandainya satu sepeda wajib lapor/didata oleh KOSTI – PUSAT dan dikenakan biaya registrasi 5000 rupiah setahun. berapa banyak dana yang akan terkumpul oleh KOSTI ? sehingga untuk acara akbar KOSTI sebagai wadah sepeda Onthel akan solid dan gak perlu cari dana dari para donatur…ini hanya wacana dan tidak bermaksud menggurui…maaf untuk Pak Sekjen! semoga ini menjadi awal sebuah pemikiran. salam dari “KONTJI”
Ide yang bagus dan mungkin bisa dikembangkan dlm bentuk questioner dgn bbrp pertanyaan yg bisa mjd masukkan bagi semua pihak, spt dephub, pemda/pemkot, kepolisian dan masyarakat pengguna sepeda.
Shg akan terwujud suatu regulasi dan fasilitas bagi pengguna sepeda, agar nyaman dan aman dlm bersepeda. Kita dari Podjok sering berdiskusi dgn Dephub dan Pemkot Jogja guna terwujudnya jalur sepeda di Kota Jogja.
Tidak lama lagi PODJOK akan melakukan penelitian dan survey mengenai regulasi dan lajur sepeda di kota Jogja yg akan dikoordinasi oleh Pak Sahid.
Semoga kegiatan serupa juga bisa diikuti oleh semua komunitas onthel yg lain… Salam onthel…
Hasilnya bisa dilihat dimana ya..tengkayu.
Apapun bentuknya,,yang jelas selama bermanfaat,bagi kita para ontelish,gak ada salahnya saya mah ngikut aja..
mudah2an bukan hanya di jogya untuk jalur bersepeda, kalau bisa di seluruh indonesia lebih baik,,
@prayogo “KONTJI” makasih usul nya… sekali lagi mohon do’a kami dari pengurus pusat bkal kerja keras tuk bisa beri yang terbaik thd perkembangan onthel sejagat, mengenai urunan, dengan keterbatasan sesuatu kita belum bisa melaksanakannya.
@den bagus: bukannya “lajur sepeda” sudah pernah ada? trus langkah follow up sego segawe piye dr pemkot pipye..?
kalau boleh usul.. khusus dijogja mending surveinya “pentingkah orisinalitas dalam bersepeda?” setelah itu… sama-sama berjuang dengan berbagai elemen tuk buat “lajur sepeda di jogja” tuk sekian kalinya! heheehehe maaf… hidup bersepeda!
@sekjen
saya pribadi b’harap orisinalitas menjadi faktor nomor sekian…..sehingga podjok dan joc dapat guyub dalam melestarikan onthel di kota ngayojokarto yg kita cintai ini…
bravo onthel
sip.. tentunya sistem votingnya udah memperhitungkan untuk mengenali ip address, agar tidak terjadi pengulangan voting dari komputer yang sama.
jika uji coba ini berhasil… luar biasa neh situs kita.
mari kita satukan onthel dunia dari sini….
selamat!
UNTUK JALUR SEPEDA
Sekedar Informasi , Untuk jalur sepeda Kami KOSTI telah berkoordinasi dengan Dep P U Khususnya dalam pencanangan hari tata ruang ( World Town Planning Day ) 8 Nop 2008 dan langsung berbicara dengan pak JOKO selaku menteri PU, dan aspirasi masyarakat pencinta Sepeda Tua telah diakomodir ,
Untuk Contoh jakarta
Rencananya Jakarta awal tahun 2009 akan dibuatkan jalur sepeda berikut PERDA yang mengaturnya ( Sudirman Thamrin), namun karena dianggap penggunanya masih sedikit sehingga akhirnya ditunda (masuk berita TV nasional jalur sepeda ditunda ), Dan untuk kami KOSTI akan terus berupaya bukan hanya Jakarta tetapi seluruh kota di Republik Indoonesia yang dianggap sudah perlu ,
Semoga Komunitas Sepeda Tua Indonesia makin Guyug.
@ Angkat Jempol Untuk Test Polling nya.
Woi…….!!! Ade Sensus Onthel Cepet2 Daftar yaa. Biar situ Orang terdaftar sebagai Onthelis Sejati.
Joc + Podjok = Kosti Jogja, mantabhh…
ada kritik?
Setuju !!!, Maju terus ! ayo ngonthel yo o o !
Coba kalo semua sepeda tua itu didata,katakanlah di kenakan plombir ( istilah di jateng) mungkin dana yang terkumpul akan sangat bermanfaat buat kelangsungan Onthel itu sendiri…hidup mbah Roko” mana komentarnya..uhuk…3x
@ Oeli …
Sangat setuju ,
JOGJA bukan Hanya JOC dan PODJOK mungkin masih ada elemen masyarakat lain yang saat ini belum bergabung ,
Atau seperti pernah di utarakan oleh Dr DIDI untuk menjadi satu dengan jateng , (Kosti Pengda Jateng + Jogja ), dan Jogja bagian dari Korwil seperti telah dilakukan KOSTI Jawa Timur.
Menurut Saya Usulan yang Brilian dari seorang Dewan Pakar KOSTI, Kenapa tidak untuk coba dimulai …..
Semua keputusan tentunya ada pada masyarakat Pencinta sepeda tua di daerah masing masing,
mari gabungkan kekurangan kekurangan yang ada menjadi suatu kekuatan . dan jangan melihat kekurangan kekurangan yang ada menjadi suatu kehancuran
Mohon maaf jika salah
Terima kasih
Saya udah isi absen yach..
@oeli + teddy
saya sangat mendukung sekali…..
piss……
wuisshh,,pasti kalo pak Tedy bicara saya paling seneng,,bijak banget,,menyentuh,,bakti hormat saya pak tedy,
hiks….ternyata yang setiap hari masih dikit….
saya setiap hari naik ontwel untuk cari kerja , untuk makan dan cari orser kaca patri bisa dikatakan hidup diatas sepeda ontel.
Satu kemajuan yang telah dicapai dari kerja KOSTI, ini dapat kita ajungkan jempol. Minimal dari data ini walaupun sifatnya bukan mutlak tapi kita sudah bisa melihat dari data yang ada untuk lebih semangat menyebarkan virus onthel di sekeliling kita khususnya. Agar apa yang kita cita-citakan adanya perhatian lebih dari pemerintah utk segera mengeluarkan Perda jalur onthel akan segera terealisasi. Oleh sebab itu kita perlu mempererat persatuan dan kesatuan sesama club onthel baik ditingkat daerah maupun nasional dan terus menjalin konsolidasi dan informasi sesama onthelis guna kemajuan peronthelan di Indonesia. Tk.
HIDUP ONTHEL!!!!!!!!!!!!!!!!!
semoga aja Perda Jalur Onthel segera terealisasi!!!
MERDEKA!!
Seandainya Jakarta,ada hari Bersepeda 1 hari dalam seminggu aja udah senang kali ya,semua masyarakat ibu kota ,tampa terkecuali yang menggunakan jalan raya wajib bersepeda.mau itu pejabat,karyawan,mahasiswa,pedagang,polisi pokoknya siapapun wajib bersepeda.Kayanya indah kali ya,tampa terdengar bunyi mesin,bunyi telakson,tampa tercium asap kenalpot yg membuat pengap,asick kali ya. inikan hanya hayalan,hanya andai-andai.Bolehkan berhayal …???
bagus an keren and kreatif dgn ada nya poling tersebut anda nya semua orang memakai sepeda semu mungkin gada istiah macet,polusi and bencana bajir ,tanah longsor yg menimpa bagsa dan negara ini tiap tahun nya……….hiup ontel……merdeka
sepeda semakin lama semakin habis,semoga polling ini nantinya dapat jadi acuan jasa jasa asuransi membuka polis untuk sepeda tua ini karena sepeda tua ini kalo dipake dijalan sangat beresiko sekali kecelakaan atau rusak terkena musibah(banjir,longsor,atau kalo dipalestina hancur lebur kena bom )
Ko Yo enek wong ndeso neng jakarta…. ko tas nemu to aku
Orang bersepeda bisa dikategorikan sbb:
1. Bersepeda karena memang hanya memiliki kendaraan tersebut sebagai sarana utama.
2.Pecinta sepeda tua yang hampir pasti “pilih-pilih” akan sepeda yang dia punyai dan kendarai.
3.Pecinta alam dan bumi, apapun sepedanya yang penting ikut memperpanjang umur bumi dari bahaya pemanasan global.
@towiil
sepertinya di jogja sudah ada mas lajur khusus sepedanya, mungkin masih kurang koordinasi dengan parkir dan bus trans jogja yang masih tumpang tindih…salam podjok
kami semua element masyarakat jogja bersama FORUM SEPEDA JOGJA { FSJ }
saat ini telah mengupayakan dan selalu bersama dalam hal bersepeda, PODJOK punya andil besar di dalam nya,
segasegawe SPIRIT nyata antara pengguna sepeda apapun di jogja.
terimakasih forum sepeda jogja yang telah kita deklarasikan 4 tahun yang lalu,mari jogja mari pennguna sepeda,
di bulan ke 4 jogja telah di mulai lajur itu,untuk semua.
PODJOK saat ini telah menjalankan sebuah penelitian bersama FE ,PPM UGM kolaburasi yang kita terobos lewat akademika,semoga PODJOK selalu mewarnai peronthelan dari JOGJA UNTUK INDONESIA.
PODJOK onthelnya JOGJA.
TOWIL PODJOK
Ada Votue ada hasil..!
Ada Sepeda Ada Udara Sejuk..!
Ada KOTA ada Onthel..!
Ada Lajur Sepeda Pasti ada Pemakainya..!
Hidup Onthel..!
Ayo bro… Onthelis bukan Teroris kita perangi Polusi Udara..
salam dari KOTA Daeng!
Salute atase semangate. Viva viva onthele. Cikalle kalimantan asale
Pembangunan jalur sepeda sebetulnya bisa menjadi agenda penting yang dapat diperjuangkan oleh komunitas sepeda onthel. Keberadaan jalur sepeda tidak sekedar merupakan hasil pola “segmentasi” fasilitas umum, yakni dengan adanya segmen komunitas pengguna sepeda sehingga perlu difasilitasi dengan jalur sepeda.
Karena dengan logika pemikiran demikian, pembangunan jalur sepeda menjadi tidak penting atau tidak perlu diprioritaskan mengikuti 2 fakta bahwa:
(1) Jumlah pengguna sepeda hanya sedikit sekali dibandingkan pengguna kendaraan bermotor, sehingga kepentingan kelompok mayoritas tentu lebih penting.
(2) Pembangunan jalur sepeda akan menimbulkan persoalan baru berkaitan dengan area parkir tepi jalan dan mungkin juga area berjualan PKL (pedagang kaki lima), sehingga tidak mudah untuk direncanakan maupun dilaksanakan sehubungan dengan resiko konflik sosial.
Namun, bila keberadaan jalur sepeda dipandang sebagai sebuah “simbol agen perubahan” untuk masa depan bumi yang lebih baik. Maka sudah seharusnya kepentingan pengguna sepeda diutamakan, karena sebagian besar keberatan warga untuk naik sepeda adalah resiko kecelakaan terserempet atau tertubruk kendaraan bermotor. Saya yakin bila ada jalur sepeda, maka akan semakin banyak orang kembali bersepeda sebagaimana best practice yang terjadi di kota Bogota, Kolombia.
Suatu kebijakan perubahan ke arah yang lebih baik pasti tidak akan mampu menyenangkan hati semua pihak. Tetapi sepanjang hal itu untuk kepentingan yang lebih besar yakni antisipasi global warming, krisis energi dan nilai kesehatan, maka mengorbankan ruas jalan selebar minimal 120 meter untuk pengendara sepeda adalah sebuah kebijakan visioner, meski bagi sebagian pihak barangkali menjadi kebijakan tidak populer.
Podjok melalui kerjasama dengan PPM FEB-UGM, saat ini mulai melakukan studi sikap masyarakat terhadap rencana pembangunan jalur sepeda. Kita akan sosialisasikan hasilnya melalui website podjok di akhir Februari nanti. Nuwun.
Di Jogja sesungguhnya sudah ada “Forum Sepeda Yogyakarta” yang mewadahi semua komunitas sepeda di Yogyakarta. Kemudian bila akan difokuskan ke segmen sepeda onthel saja, barangkali tidak perlu bentuk organisasi baru, karena hanya ada 2 komunitas utama yakni PODJOK dan JOC. Jadi bisa terjadi “overmanaging” bila dipaksakan untuk dilebur menjadi satu.
Pada Rapat Tahunan Podjok yang digelar awal Januari 2009 lalu, sudah diputuskan bahwa Podjok tidak akan membentuk kepengurusan Pengurus Daerah Kosti untuk DIY. Keterbatasan SDM, kemampuan pendanaan, dan evaluasi kemanfaatan menjadi 3 alasan utama yang mendasari keputusan tersebut. Namun demikian, Podjok secara prinsip tetap mengakui keberadaan Kosti sebagai organisasi induk komunitas sepeda onthel di Indonesia sesuai kesepakatan konggres di Bogor.
Secara pribadi, saya melihat bahwa sesungguhnya organisasi hanyalah sekedar “alat” untuk mencapai tujuan, bukanlah “tujuan” itu sendiri. Sehingga bilamana melalui Podjok dan JOC secara mandiri sudah dapat terwujud budaya bersepeda yang subur di kota Jogja, maka nama atau bentuk organisasi apapun menjadi tidaklah penting. Penggunaan nama Jogjakarta pada Podjok dan JOC sebetulnya secara alami sudah mengikat keduanya sebagai sesama warga Jogja yang perlu saling bersahabat dan bekerjasama. Nuwun.
@Pak Sahid, (…organisasi hanyalah sekedar “alat” untuk mencapai tujuan, bukanlah “tujuan” itu sendiri).
Setuju. Meskipun kadang antara niat/tujuan baik yang satu dengan niat baik yang lain bisa saling bertubrukan. Padahal baru di tataran alat atau sarananya, bukan pencapaiannya. Tragis.
Mari berjuang di jalur masing-masing, moga bertemu nanti di puncak pencapaian cita-cita bersama. Bravo!
@Mas Towil, dengan jalur sepeda, Potorono tak berasa jauh lagi
@ Sekjen,
Utk usulan survey orisinalitas buat kami blm perlu, krn dr bbrp pengguna onthel di Jogja sangatlah beragam tujuan dlm memiliki sepeda tua. Ada yg memiliki sepeda tua utk dikoleksi, shg hrs orisinil. Ada yg sekedar utk nostalgia wkt kecil dan adapula yg memang utk digunakan dlm keseharian.
Podjok bersama UGM sedang melakukan survey ttg LAJUR SEPEDA bagi semua pengguna sepeda agar aman dan nyaman dlm bersepeda.
Sego segawe sudah diberlakukan minimal setiap hari Jumat bagi semua pelajar & masyarakat yg memiliki jarak tempuh antara tempat tinggal dgn sekolah/kantor kurang dari 5 km di
anjurkan menggunakan sepeda.
Podjok bersama Walikota masih berkoordinasi tdk hanya dlm mewujudkan LAJUR SEPEDA, tetapi juga menyangkut REGULASI, INFRASTRUKTUR, dan EDUKASI.
Puncaknya akan diadakan work-shop “Sego Sedawe” yg akan diselenggarakan di Taman Pintar, tgl 28 Feb 2009 bersama Walikota, Pemda, Dephub, Disparta, Podjok, B2W, PTN/PTS, LSM/NGO, tokoh masyarakat, toko sepeda, bengkel sepeda, media massa/elektronik, dsb.
Tujuannya adlh sbg bentuk penyadaran akan pentingnya bersepeda dlm beraktivitas guna menyelamatkan bumi dari pemanasan global. “STOP GLOBAL WARMING, SAVE OUR PLANET – Dari Jogja untuk Indonesia!!!
@ Teddy & Oely
PODJOK + JOC + komunitas sepeda tua yg lain belum mengarah ke KOSTI atau apapun namanya.
Namun demikian, PODJOK bersama JOC dan komunitas onthel yg lain sudah sepakat utk mewarnai kota Jogja sbg “KOTA SEPEDA” dan “SEPEDA ONTHEL” sudah menjadi salah satu ICON kota JOGJA dgn slogan “JOGJA, NEVER ENDING ONTHEL”.
@ Slamet Santosa,
Salam kenal dari saya.
Memang benar bahwa jalur sepeda sudah ada di bbrapa jalur, tetapi pd kenyataannya bnyk salah fungsi. Shg jaluir tsb tertutup oleh parkiran dan PKL.
Maka dari itu PODJOK berkoordinasi dgn Walikota agar mengevaluasi kembali jalur yg sudah ada dan akan menyempurnakan jalur sepeda yg baru berikut regulasinya seperti rambu2x sepeda, parkiran sepeda dsb.
Mari kita saling berbagi ide dan wawasan shg kita semua pengguna sepeda & pecinta onthelis bisa mewujudkan pula jalur sepeda di seluruh kota di Indonesia.
Hidup onthel…, Jogja surganya onthel…
aku dukung mas bagus, hidup ontelis jogja
semoga di jogja terealisasi, amiin
Dengan semangkin menjamurnya paguyuban atau organisasi sepeda tua di berbagai kota dan daerah akan menambah keragaman tetapi jangan di lupakan persatuan dan kesatuan harus tetap diutamakan sehingga akan guyub rukun agawe santoso. Karena semangkin banyak anggota atau pecinta sepeda tua pasti akan semangkin banyak juga pemikiran dan wawasan yang muncul oleh sebab itu menurut saya pribadi yang plenthing persatuan dan kesatuan nak, maaf kalo ada yang salah uhuk…3x.
Sebagai contoh, beberapa waktu yang lalu saya dikepot oleh segerombolan pesepeda (tua juga) tetapi anggotanya masih muda muda, tetapi dilain waktu saya disapa oleh serombongan sepeda tua yang santun, nah disini tergambarkan apa yang kita perjuangkan (memasyarakatkan sepeda tua) ternyata ada yang “menodai”. Oleh sebab itu mari bersama sama kita jaga persatuan dan kesatuan antar onthelis dan sopan santun bersepeda. Apapun bentuk organisasinya yang penting tetap keselamatan,kesehatan dan kebersamaan. Salam dan Uhuk….3x
Setuju Mbah Roko, kayak seperti iklan produk minuman: “Apapun makanannya, minumnya tetap teh botol X” he..he..he..
@mbah roko
uhuk..3x mbah pernah dikepot sama pesepeda tua yang anggotanya masih muda ya mbah..??gpp mbah sabar saja lha wong namanya juga anak muda masih bergejolak, bergelora, mengebu-gebu, kita ini bisanya cuma ngelus dodo mbah, dan doain aja semoga yang muda2 lebih bisa arif lan wicaksono..uhuk…3x,..ato barangkali mbah roko waktu itu mo dijak “race’ kale mbah, kaya gangster di film2 itu uhuk.., tapi sepdanya ndak dirampas to mbah???salam uhuk…3x
-bejo-
pissssss mannnnn, tapi ngelus dodone dhewe dhewe lho nak bejo, uhuk….3x
@Mbah Roko,
taksih kemutan “seje sixxt seje anggit, seje sirah seje pangangkah” (lain pantat lain minat, lain kepala lain maunya).
Hmm… iki dhadhaku, endi dhadhamu. Ayo dielus dhewe-dhewe. Hehehe… Akur Mbah Roko…
harusnya ada pilihan sangat jarang naik, atau tidak pernah naik sepeda. Karena nyatanya sebagian besar orang Indonesia kesehariannya tidak naik sepeda
————————————-
http://wonggoblog.wordpress.com
harusnya ada pilihan sangat jarang atau tidak pernah naik sepeda. Karena kenyataannya orang Indonesia sebagian besar tidak naik sepeda dalam kesehariannya
==========
http://wonggoblog.wordpress.com
Wah… gak pernah pakai, cos gak punya mas.. hehehe
setuju banget tuh ada poling seprti ini,ape lagi khususnya bwt pnggemar sepeda ontel,jangan cume dikeremin doang tuh sepeda, ajak donk dia nostalgia menapaki jalan sejarah.
mewakili PESO( PENGAYUH SEPEDA ONTEL)JAKARTA, Pastilah sesuai dengan nama komunitas kita kudu n wajib tuh ontel dikayuh setiap hari. selain sehat juga nmbahin popularitas image ontel di jakarta khususnya n INDONESIA pastinya,jaya trus ontelis indonesia
kalau saya sich yang pasti detiap hari pakai, hanya saja jaraknya nggak tentu, kadang hanya untuk beli rokok atau beli makan, kalau hari ,imggu lengkap dengan keluarga istri & anak anak dengan rute agak jauh…………
Yth Mas Admin……..
Belakangan ini (menurut saya pribadi) isi WIWINAKED kesayangan kita ini lebih banyak tentang serimonial serimonial…. sedangkan untuk penampilan penampilan sepeda ataupun onderdilnya sebagai bahan diskusi lebih sedikit….. pertanyaannya adalah apakah memang belakangan ini jarang/tidak ada teman teman yang mengirim bahan untuk didiskusikan kepada pakar pakar Ontelis ? kondisi ini perlu dicermati sehingga suasana diskusi tentang peronthelan semakin lama semakin sedikit dan berdampak pada wawasan kita tidak berkembang……..
Demikian saya sampaikan, saya mohon maaf apabila kata kata saya kurang berkenan.
First blog I read after wakeup from sleep today!
—————————-
FREE Image Converter.!Convert just using right click.
mas WC, optionnya kurang 1 lagi tuh: lebih dari 1 thn sekali. tar aku isi deh.. hehehe
Kalau dua kali seminggu masuk mana ya
om Admin yang budiman
Bravo ntuk pollingnya ya
Ada hadiahnya nggak?
wah….ternyata ontelis dipolling juga yah, ikutan ah..
gratis ini…………
Bgus nih……. Kasih prtnyaan lgi
“Anda ngonthel ke mana aja ?”
Kalo saya tiap hari tiap malem ngonthel terus,, ga bosen bosen…. Cz aq msh plajar…. Tiap hari berangkat skolah NGONTHEL…..
Munkin krna udah saking snengnya…..
saya engga punya sepeda ontel gimana nih???