Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Desember, 2009

SELAMAT TAHUN BARU 2010

Read Full Post »

KOBA BERDUKA

Innalillahi wa innaillahi raaji’un

Mendung siang ini turut mengantarkan kepergian orang tua, senior, sesepuh kami di Komunitas Ontel Batavia (KOBA) dan juga perontelan nasional menghadap Illahi.

Achmad Fauzi AC (Bang Jon)

Ketua Umum KOBA dan deklarator dan pembina KOSTI Pusat.

Almarhum meninggal dunia pada usia 57 tahun hari ini  30 Desember 2009 pada pukul 12.00 WIB dan akan dimakamkan sore nanti di TPU Karet Bivak Jakarta Pusat.

Kami mewakili keluarga besar KOBA memohon maaf  apabila selama dalam pergaulan di dunia peronthelan almarhum memiliki salah atau khilaf.

Panampilan terakhir Bang Jhon di event ICE 2009 meskipun sedang sakit beliau tetap menyempatkan hadir.

Bang Jhon in momorian (Tengah)

Alm.Bang Jon

Selamat jalan bang Jon…..

Gambar selanjutnya

(lebih…)

Read Full Post »

Cerita diawali dari mimpi seorang anak muda….

sang pemimpi...

yang punya cita2 memajukan onthel nasional.......lho gambarnya kok cewek... :D

mau tau kelanjutan mimpinya ?

Read Full Post »

Ketika browsing DETIK ga nyangka nemu ini :

Komunitas Sepeda Tua dan Iklan Motor Momentum Hari Ibu
Fahmi Saimima
suaraPembaca


Jakarta – Semakin hari kesadaran orang akan seriusnya ancaman perubahan iklim yang dipicu oleh pemanasan global semakin besar. Dalam situasi ini tanggung jawab harus ada pada setiap negara, setiap pihak, bahkan setiap orang. Semua harus berjuang keras secara simultan untuk mengurangi dampaknya yang semakin nyata.

Kita memang tidak mungkin menghindari teknologi. Tetapi, teknologi yang lebih kontekstual dengan situasi terkini harus dicari. Teknologi tidak boleh membutakan diri dari kenyataan bumi kita yang makin menua. Pabrik dan produk-produk bermesin termasuk mobil dan sepeda motor harus berjuang mengurangi emisi karbon, menggunakan bahan bakar sehemat dan seaman mungkin, sambil terus mencari bahan bakar alternatif.

Info lengkapnya silahkan baca : DISINI

Read Full Post »

“Mari, dik. Saya perlihatkan bentuk porok depan Burgers, biar tahu bentuk aslinya. Sepertinya saya masih menyimpan porok (garpu) depan pit onthel itu di gudang,” begitu diucapkan Ngatijo (60), kepada Kompas, sembari tersenyum ramah.

Mbah Ngatijo sejenak beranjak menuju gudang, memilah-milah puluhan garpu depan aneka merek sepeda kuno yang ditumpuk di sudut gudang. Tak berapa lama, tangannya mengangkat barang dimaksud yang sudah kusam dan karatan di sana-sini.

Sumber foto : http://onthelpotorono.wordpress.com/2009/05/

Si Mbah lalu beranjak lagi ke ruangan depan, tempat teronggok Burgers, sepeda tua buatan Belanda tahun 1930, milik pelanggannya. Dia lantas menjelaskan bentuk dan lekukan khas garpu depan sepeda itu, dan betapa nyaman jika garpu depan itu, dijodohkan dengan sepeda yang sama-sama berkarat tersebut.

(lebih…)

Read Full Post »

Iklannya silahkan lihat disini :

http://www.youtube.com/watch?v=_pFznRBlbvU

IKLAN MOTOR, SEPEDA DAN HARI IBU (Refleksi sebuah Arogansi Produsen Sepeda Motor)


Mungkin ada yang pernah liat lihat iklan terbaru dari produk motor y****a jenis matic yang di tujukan dalam memperingati hari ibu ( 22 Desember ) disitu digambarkan seorang ibu yang sudah berumur (renta), yang sepertinya selalu beraktivitas dengan menggunakan sepeda (digambarkan model sepeda mini dengan keranjang) yang menurut saya cukup nyaman untuk seorang ibu tua.
Di angle lain terlihat seorang perempuan muda berbicara dengan seorang lelaki muda – entah pacar, suami atau kakak – berkata ” Kasihan ibu selalu pakai sepeda ” terus mereka berfikir… dan pada adegan selanjutnya kedua orang muda tersebut menghampiri ibu tersebut yang sedang menuntun sepedanya masuk kerumah dan memberikan sebuah hadiah pada si ibu sebuah kunci motor dan camera men shoot motor berwarna putih jenis matic tersebut. dan si ibu di gambarkan menerima kunci motor tersebut sambil berlinang air mata tanda terharu…

(lebih…)

Read Full Post »

Jum’at 4 Desember 2009 penulis mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke negara Malaysia khususnya negara bagian Malaka, kunjungan ini adalah berkat undangan dari Sdr. IKHWAN dari Basikal Malaya beserta Wawa (istri ) dan juga sdr. Sanim dari NBT (Nostalgia Basikal Tua). Kunjungan ini adalah dalam rangka acara pernikahan sdr. Sanim .

Pada kunjungan ke Malaka  penulis mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke club sepeda tua di malaka yaitu komunitas Basikal Tua Batu Berendam (KBTBB). Kedatangan penulis disambut oleh onthelis KBTBB dengan rasa kekeluargaan dan persaudaraan sehingga walaupun baru saja bertemu tp serasa sudah kenal sebelumnya.  Sekedar informasi saja bahwa jarak  Batu Berendam ke Malaka 10 KM.

Kunjungan ini pula bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahim antara onthelis di kedua negara, mudah-mudahan ini adalah sebagai langkah awal. Disini Penulis melihat minat terhadap sepeda tua dari rakan-rakan onthelis Batu Berendam bisa di acungi jempol karena mereka mempunyai semangat yang tinggi.  Bayangkan saja   Sdr. Ikhwan dan Wawa rela menempuh perjalanan 2  jam dari Kuala Lumpur setiap ahad hanya untuk dapat ngontel bersama  begitu  pula dengan Mr. GB dan Abang Hamdan yang rela membawa anak dan istrinya menempuh perjalanan selama 4 jam dari Johore ke Malaka..

Hari Ahad semua anggota berkumpul di kedai Kak Dilla  batu berendam sambil menikmati teh tarik dan sarapan roti jala setelah semua berkumpul tepat jam 08.00  rombongan menuju ke pusat kota Malaka yang ditempuh kurang lebih 45 menit, kegiatan ini di ikuti kurang lebih 35 ontelis.

sesampainya di kota malaka penulis merasakan suasana tempoe doeloe yang sangat kental bangunan tua di kanan kiri yang tertata dengan rapi dan bersih mungkin karena bangunan tersebut masih digunakan sebagai tempat kegiatan usaha bagi pemiliknya sehingga kondisi bangunan tersebut terpelihara. Di daerah tersebut rata-rata penghuninya adalah kaum tionghoa. Penulis sempat berfikir kenapa di Jakarta ataupun kota lain yang ada di Indonesia bangunan-bangunan tua tidak dikelola dengan baik sehingga bisa menjadi kawasan wisata yang menarik apalagi kalau dilihat secara geologis bangunan-bangunan di Jakarta mempunyai usia yang lebih tua. Tetapi sekarang ini bangunan tua hanya sebagai hiasan kota saja  dibiarkan kosong dan mempunyai kesan angker  sehingga kurang menarik bagi wisatawan.

Kota Malaka  sendiri adalah merupakan asset dunia dimana badan PBB UNESCO menetapkan bahwa kota Malaka merupakan Warisan budaya silam yang harus di lindungi dan di pertahankan.

Flyer acara, ngontel persahabatan Malaka - Jakarta

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 315 pengikut lainnya.