Dalam pergaulan di dunia sepeda tua sering terdengar onthelis2 menyebutkan angka 22, 24, 26 untuk ukuran sepeda. Sebenarnya apa sih yang mendasari sebutan angka-angka tersebut ?
Berikut ada sedikit cupilkan materi yang diambil dari sebuah buku tua , semoga bisa menjadi pembahasan bagi rekan2 onthelis semua dengan harapan yang belum ngerti jadi ngerti yang sudah ngerti jadi tambah pintar dan berbaik hati untuk berbagi ilmunya.
Dibawah ini ada contoh skema frame/kerangka sepeda dari sebuah merk dan gambar berikutnya adalah ukuran bagian2 frame yang diambil mengacu dari merk BSA.
semua ukuran dalam satuan inchi (“)
untuk keterangan GARPU (G)
- Diameter dari as garpu = 28″ (sama dengan diameter roda)
- lebar jeda dua garpu 3 9/6 “
- Jarak lengkung garpu diukur dari as = 2 7/8″
Sudut jarak (derajat)
- antara D dan C = 67 derajat
- antara C dan F = 62 derajat
- antara C dan B = 68 derajat
Ukuran ini standar teladan Eropa – Standar B.S.A
Dari gambar di atas (lihat huruf C) ternyata ukuran 22,24,26 adalah ukuran panjang atau tinggi pipa dibawah sadel (seat tube), bukan ukuran pipa depan atau head tube (lihat huruf A). Memang banyak teman2 yang dengan melihat sekilas tabung depan (huruf A) bisa menentukan/menebak sepeda ukuran 22,24 dan 26, karena ukuran pipa huruf A akan berbanding lurus dengan seat tube, makin panjang/tinggi seat tube makin panjang/tinggi juga pipa depan demi menjaga proporsional frame sepeda.
Sekali lagi tabel di atas mengacu pada merk BSA, sedangkan untuk merk dan pabrikan lain memiliki format yang berbeda, namun untuk ukuran 22,24 dan 26 bisa dibilang menjadi standar ukuran sepeda .
Mohon masukan dr rekan2 sekalian untuk artikel yang sederhana ini.
thanx to :
Kang Fahmi KOSTI buat artikelnya & Kang Firman PSBB utk foto2 sepeda 26″ nya.


















Sampurasun
setau saya memang dari ” C ” biasanya untuk menentukan ukuran tinggi dari sebuah sepeda, sedangkan bentuk frame keseluruhan di sesuaikan dengan kebutuhan misalnya : untuk balap, touring, tingkat beban, gender dll
sip…nuhun kang pirman
terima kasih Mas Heru, saya jadi tambah ngerti, yg selama ini belum yakin (belum punya referensinya) sekarang jadi tambah pinter ……………teng kayu
sama2 om rangga, ini artikel sumbangan kang Fahmi, kalo temen2 ada artikel lainnya silahkan kita bahas sama2..
Good…! onthelis semua hrs tau itu. Thank’s pisan euy,……!!!
Alhamdullillah , sekarang sdh ada ilmu pasti untuk melihat ukuran sepeda. Dan tidak pakai ilmu DIKI ( Dikira-kira lagi)
ok brader
Trima kasih … semoga ilmu ini bermanfaat … mungkin ada yg punya info bagaimana ergonomis sebuah ontel dirancang ?
sebenernya kalo dipake ga ada bedanya bro…tapi berhubung saya tinggi jadi lebih suka cari yang tinggi juga,tapi simplex cyloide punya saya ukuran 22 enak juga..tinggal tinggiin batang sadel/jok aja
jelas ada bedanyalah kang… perhatiin aja kalo ada onthelis yg berentinya nyari trotoar atau tiang listrik, berarti dia pake sepeda tinggi…..
@kang diar : Kalau orangnya ga bisa di tingiin lagi yak…he..he
senang bisa lihat religh tua yang cantik, salut buat teman-teman bandung dengan koleksi yang wah.
@ATO Bareto SOEKAMTO: Tentang Ergonomis Jadi PR nih …
sekalian juga barangkali ada yg punya link frame number untuk sepeda sepeda made in England, jadi ga melulu seri 11 yg di bahas hehehe ….. kan sepeda juara bukan itu aja gitu lo … marangga ah
hooh..
jadi selama ini saya ‘berbusa busa’ nerangin ukuran sepeda ke onthelis yg baru dan sedang di rayu, tentang 22 24 26, yg sy pelototi itu A, eh ternyata C Pantas aja tambah lama jadi tambah bingung. Maaf saudara saudara!
Informasi yang penting dan bermanfaat…. Tambah info lagi, selain dikenal ukuran 22, 24, 26, dst juga banyak teman onthelis lebih suka menyebut ukuran 55, 60, 65, dst terutama wong Jatim. Jadi size 22″= 55 cm, 24″= 60cm, 26″= 65 cm.
Sukses semua…!
In’s van ros
http://www.fongersownerclub.wordpress.com
OOOooo….
mmm gitu to
@mas fahmi: klo untuk speda dames ukuran “A” dan “C” nya gimana, apa standard juga ? tks
wuiiiiiih!,,, kreeen!
om, klo bisa keterangan ukuran di buat point to point, jadi maksudnya biar ketauan ukuran mulai dan berakhir dimana,
biar kita2 bisa langsung ukur kite punya sepeda,,
hehehehehehe,,,
ya itu memang bener bgt,,ngeliat ukurannya dari pipa itu.. saran saya pilihlah sesuai dengan keberadaan dan kenyamanan tubuh anda..
jangan terpaku pada konsep “tinggi lebih mahal” hehehe…
kalo dipikir lebih mahalnya mending koleksi spda dames coz dari buku daftar harga fongers yang saya baca dames lebih mahal dari heren hehe…
Saya juga dalam proses ngebuat buku yang ngebahas tentang burgers, mohon doanya..
semoga terealisasi..
salam.
Denmas Godam, abdi aya kitabna…meser di Payuneun Geologi..
Courtesy J. De Vos ya mas? Kalau sudut C dan D lebih kecil sepeda lebih tinggi gak kangmas?
oh gitu ya, kirain ngukurnya dari pipa depan, makasih
Mungkin juga teman2 dasar dari pipa depan ada benarnya tidak diperhitungkan dengan garpunya , dilihat semitrisasinya antara C = A+G karena disetiap garpu depan ukuran setandarnya sama dan jika hitung hampir sama pula coba kita analisa dengan sepeda lainnya. Ok
boleh tanya kang dapat buku dari mana . boleh dong copy an nya
sy enakan naik yang pendek2 aja kayanya….
terima kasih share nya , jadi nambah pengetahuan nih
Kang Fahmi, Buku “Pemimpin Toekang Sepeda” boleh donk copy an dibagi-bagi.
Terus……….
Ada yang bisa kasih pencerahan nggak ! saya ada Fongers Heren no. seri rangka : 23-03-690. Di leher stang G 55. Namun, begitu tak ukur seperti cara diatas koq 26″ = 65 cm. Koq nggak sama dengan yang tertera di leher stang G 55. Gimana yah……..?
weeeee..hh ternyata dari C, sbelumnya saya malah mengira dari D.. hehee…. thanks…
salam onthelis Lubuklinggau
siip akhirnya aku baru tahu….thanks atas info pembelajaranya…maklum pemula
salah satu yang pernah kami unggah di blog kami, mengenai ketentuan frame sepeda
http://solokomunitas.wordpress.com/2009/07/22/ketentuan-ketinggian-frame-sepeda/
mungkin sedikit menjawab untuk ergonomis terkait dengan tinggi badan dan jenis frame..
mas saya punya onthel merk DELUXE Norton tapi gak ada referensinya kalau ada yang punya referensinya tolong donk saya di beri tahu… trims mas
baru tahu……aku ,dari pada pada debat ama yang sok tahu
In Holland the size of the frame is always in centimeters, in England it is always in inches.
In Holland the frame-size always has to be measured from the hart of the front-gear (hart of the axel) until the top of the saddle-tube (where the saddle-pen goes in the frame)
EXCEPT for Fongers !, Fongers frames were measured from the top of the bracket of the frame (where the frontgear is inside) until the top of the saddle-tube.