Diposkan dalam cirebon pada Oktober 4, 2011 |
21 Komentar »
Festival Onthel Nusantara II yang digelar di Gedung Negara Badan Koordinasi Pemerintahan dan Pembangunan (BKPP) wilayah III Jawa Barat berlangsung semarak. Sejak hari sabtu pagi Onthelis dan Onthelista dari berbagai klub sepeda tua di Indonesia memasuki kota Cirebon. Hingga hari minggu pagi sedikitnya 4000 penggemar sepeda onthel sudah hadir dan berkumpul di halaman parkir Gedung Negara. Ada yang datang menggunakan truk, tapi ada juga yang mengayuh sepeda dari kota asal seperti dari Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Tasik, Semarang, Jepara,Jogya ke Kota Cirebon. Pada acara tersebut tidak hanya kegitan sepeda tua saja tapi ada Bazaar kerajinan dan Industri kecil kota Cirebon ” Kata salah satu panitaia H. Wowon.
Acara ini juga Istri Gubernur Jawa Barat, Hj Netty Heryawan, yang berkesempatan hadir untuk membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Netty Heryawan menyambut baik Festival Onthel Nusantara kedua yang diselenggarakan oleh Cirebon Penggemar Onthel (Cepot) ini. Menurutnya, sepeda onthel pada zamannya, dahulu merupakan simbol kemapanan masyarakat. Biasanya, saat itu sepeda onthel hanya digunakan kaum ningrat atau orang yang secara ekonomi mapan.
Meski zaman sudah berubah, tetapi sepeda onthel tetap bertahan dan masih banyak peminatnya. Sisi positifnya adalah memperluas sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat bersepeda. “Bersepeda itu banyak manfaat. Melestarikan lingkungan karena mengurangi emisi kendaraan bermotor,” tuturnya.
Tepat pada pukul 08.00 WIB parade sepeda Onthel di lepas oleh ketua KOSTI Pengda Jawa barat Bp.Cahdiar dan Ketua Panitia. Dalam kesempatan tersebut Ibu Gubernur turut serta mengontel di dampingi oleh Sekda kota Cirebon dari start sampai finish dimana jarak yang di tempuh kurang lebih 25KM. Dalam parade onthel tersebut para peserta diajak mengunjungi Istana Kasultanan Cirebon dan Gua suryaragi.

(more…)
Untuk mentranslate bahasa