FONGERS MINTA KOMENTAR

salam kenal mas bahtiar..
sy Ndel mau minta komentar mas bahtiar dan temen2 semua
tentang speda fongers sy, sy harap sy bisa belajar dari temen2 semua..
hatur nuhun…
fongers-2.jpg

tampak depan

fongers-1.jpg

Logo Fongers masih pake stiker

fongers-3.jpg

tampak belakang dengan tutup ban

175 thoughts on “FONGERS MINTA KOMENTAR

  1. Very nice old Fongers, I like the look of the old steel chaincases !
    On the front fender (spatbord) the old type massif (stang) with the small bolts on the outside of the fender, on the back the newer type with the bolts through holes in the fender.
    How old is this bicycle ?

  2. Assalamualaikum,
    saya memang meminati sepeda buatan belanda. namun di malaysia tidak pernah dijumpai. Ada kawan dari negara tetangga yang menawarkan tetapi harga posnya lebih mahal dari harga sepeda itu sendiri sayang sekali. InsyaAllah satu hari nanti saya pasti akan kesana untuk melihat pemilik-pemilik koleksi jentera yang menjadi pilihan no 1 didunia. Tahniah buat pemilik2 koleksi sepeda tua ini.

    Wassalamualaikum.

  3. Sebelum terlupa ada sesiapa yang menjumpai stiker sepeda Merk sunbeam. Hubungi saya sekiranya ada ya. Saya dalam proses merestorasi sebuah sepeda sunbeam. suwun.

  4. pakcik nostalgiabasikaltua,
    silakan hubungi pak Har alias PPP, atau kawan-kawan dari Paguyuban Sepedah Baheula Bandung, beliau tersedia transfer merek sunbeam, saya kemarin melihat waktu ada pameran sepeda di Jogjakarta.

  5. ih mas naruto ogb mah aya aya wae Sanes PPS Tapi PPP yang artinya pertolongan pertama pada….. he he he. salam kenal buat mas naruto dari orang bandung teaaa.

  6. Saudara andyt bagaimana untuk saya menghubungi pak har alias. Saya sedang usaha untuk merestorasi sebuah sepeda Royal Sunbeam keluaran tahun 40an sepeda tersebut menggunakan merk stiker bukan menggunakan emblem tembaga di hadapannya dan menggunakan oil bath. sedikit masa lagi akan saya lampirkan fotonya bersama surat jual beli tempoh dulu.

  7. mas ndel. pd prinsipnya semua juga masih belajar,..jgn kwatir temas2 pasti mau bagi ilmu buat kita2 yg masih pemula,..sering2 aja muncul di blog ini, tul gal pandeman semua..?
    Selain itu fongers punya mas Ndil veri-very nice koq..

  8. nuhun mas yos at..sudah memberikan semangat sy..
    sy memang bener2 kepincut ma namanya speda tua pa lg buatan belnda…jd susah tidur skrng mas,,,tiap malem bangun cuma pengen liat speda..apa temen2 merasakan hal yg sama seperti sy???
    speda tua akan menjadi bagian dr hidup sy!

  9. wah….saya kira..bangun dari tidur karna..liat istri….gak taunya sepeda…..kasian nyamuk-nyamuk nya mas…gak bisa makan…bisa di demo pecinta binatang loh

  10. mas……..Fongersnya bagus sekali…………………..benar yang dikatakan P.Yos……………memang kita semuannya lagi banyak belajar & forum ini bisa saling untuk tukar pengalaman dan pengetahuan.
    he he he………Buat P.Naruto ( ternyata senang bergurau juga yach…………….he he he…………..

  11. nuhun nyak kang sangkuriang kamari melu nteu ka “podjok” teu katempo batang hidungna…
    Nu Aya mah tah… Kang tatank, ceuna angkatan 58 tapi siga nu angkatan 78 euuyyy..

    Pak PPP eh maksudku PPS. hidup ini sudah susah jadi buat apa dibikin susah kita manfaatkan forum ini untuk berGURU dan berGURAU ha ha ha

  12. Untuk Ndel,
    Fongersmu sekitar tahun 1940-an. Walaupun ada angka depan 13 tapi total lebih dari 4 digit, berarti setelah tahun 1940. Kalau tahun 1913 harusnya 3 digit dan tube depan ada lebihan sama seperti model cycloide.

  13. mas simplexforum..
    kemarin sy dapet fongers perempuan..
    frame numbernya seri k …masi blum jelas bener,blum sy gosok
    di tube ada no D 60
    gimana menurut mas simplex taun brapa kira2?
    hatur nuhun sangat

  14. mohon penjelasan mas simplex tentang no pada tube? mungkin kalo 60 menunjukan ukuran speda..tapi kl abjat D maksudnya apamas
    nuhun buanget

  15. mas sodik sy pernah liat artikel belanda yang membahas penomeran fongers..krna sy ga bisa bahasa blanda jd sy aga bingung…
    memang yng sy liat untuk penomeran yang ada huruf K itu antara taun 40an..tp sy bingung no yg ter letak pada tube itu [ D 60 ] menginformasikan apa mas?
    atau D untuk DAMES 60 untuk ukuran?
    maaf mas sodik ngerepotin..
    sy hanya pengen sejelas2nyaa tentang speda sy
    hatur nuhun pisan

  16. ndel,
    D itu artinya seri D. Kalau masuk kualifikasi yang diciptakan oleh Fongers dari tahun 1928 maka tipe D itu termasuk ‘1e soort E’ alias kategori yang paling bawah (kualitas dan harga sepeda). Di sana selain seri D juga seri H. Begini urutannya:
    – 1e soort A : BB,BD.
    – 1e soort B : CCG,BDG
    – 1e soort C : HZ,DZ
    – 1e soort D : HF,DF
    – 1e soort E : H,D

    Sedangkan setelah tahun 1950 an, maka urutannya begini:
    – Standar : H,D
    – Luxe : HF,DZ,HZ,DZ
    – Toer-Sportrijwielen : HTS,DTS,HS,DS
    – Speciale

  17. sambungannya…..

    – Speciale-toer-sport-rijwielen : HSL,DSL
    – Luxe Sportrijwiel : SH

    Cepetan dilihat nomer serinya, soalnya itu menentukan apakah sepedamu itu masuk buatan sampai dengan tahun 1928 ataukah 1951-1959.

    semoga membantu

  18. mulai maneh….gue paling nggak suka deh kayak gini…
    mendingan disimpen dalam hati saja. Toh info ini juga dapet dari Jos Ritsveld, sang master Fongers. Aku cuman nerusin saja…..bayi meteng wae iso.. 😛

  19. Mas Andyt, cenderung orang sangat memperhatikan nomor serie sepedanya untuk mengidentifikasi tahun pembuatan sepeda ybs. – Pertanyaan saya : Apa pengaruh tahun pembuatan tsb ??? kepada harga sepeda ??? kualitas sepeda ???? atau setiap merk sepeda mempunyai ” code number ” misalnya …Humber pasti CD…. FA….; Gazelle 09,…10…11….12… yang tujuanya agar setiap rangka tidak dipalsukan oleh pabrik lain misalnya Gazelle serinya FA….FD….dsb – sorry yo mas …..kuliah pagi….he..he….

  20. mas andyt.. berarti huruf pada seri sepeda fongers itu menunjukan kelas sepeda itu sendiri ya.., Yang saya tau sih cuma seri BB itu menggambarkan seri sepeda yang mewah dan nyaman.

    Tapi kalau kita beli sepeda sekarang, kayaknya yang menentukan kondisi sepeda itu sendiri ya..

  21. ndel, emang mau minta berapa digit? udah bener 4 digit kok. Kalau depan K berarti sepedamu buatan tahun 1940

    untuk mas Agus,
    Nomer seri adalah salah satu indikator melihat tahun pembuatan. Kecuali Fongers yang penataan nomer seri produksi sangat tertib, dan sempat mengalami revisi, yang lain kadang berubah-ubah mengikuti pola produksi dan implikasi dari merger/akuisisi. Contohnya sejak 1954, Simplex memakai pola Locomotief karena diakuisisi pabriknya oleh Locomotief. Pengaruh pada pembuatan jelas sebab setiap seri menandakan kapan diproduksi, itu juga berkaitan dengan kode produksi yang menyangkut kebaruan, model atau jenis varian sepeda. Penanda tahun juga dipakai untuk memahami karakteristik yang dijadikan keunggulan yang membedakan dengan produk/model sebelumnya.

    Persoalan perihal nomer dan kode seri yang kemudian diapresiasi masyarakat secara berlebihan, itu hanyalah fenomena berkaitan dengan realitas budaya, sosio kultur, dan pengaruh pesan iklan yang sifatnya lokal. Misalnya kenapa Gazelle seri 11 disuka karena itu produk terakhir yang bisa dibeli bebas di toko di Indonesia. Setelah itu harus didatangkan lewat Singapore, Malaya, Borneo, dan Papua. Gazelle seri 11 digilai karena pengaruh mitos (sosio-kultur) yang berkembang mengikuti implementasi PP no 10 tentang kebijakan memilih kewarganegaraan bagi orang cina peranakan di Indonesia. Humber FA, Simplex seri 7 (lima digit) juga ikut terimbas karena tak semua cina beli Gazelle.

    Satu lagi, pemahaman tentang nomer seri yang merujuk pada satu atau dua angka pertama dari rangkaian angka pada sepeda HANYA terdapat di Indonesia. Di Belanda bukan seperti ini cara penanda seri pada sepeda, tetapi disebut semua beserta merek dan varian sepeda. Misalnya Simplex Neo 220324, Herenfiets 620mm.

    Kalau Humber CD mah biasa aja. Paling-paling kalau dinaiki bunyi cik..cik..cik..cik karena biasanya Humber pakai persneling.

    Persoalan memalsu tidak bisa diantisipasi, sebab ketika sepeda diproduksi di negara aslinya tidak mengantisipasi pemalsuan, serta berkaitan dengan fungsi yang menyertakan trend (selalu gampang berubah model dan selalu ada kebaruan), serta harganya terjangkau bagi orang sana. Pemalsuan justeru terjadi di sini ketika orang melihat peluang dari keadaan yang tidak menguntungkan pada masyarakat, misalnya daya beli konsumen rendah tapi permintaan akan barang tinggi, atau barang tidak banyak mengcover kebutuhan masyarakat.

    semoga menjawab…

  22. Untuk pak Naruto,
    bener bahwa seri huruf pada Fongers lama sebagai penanda kelas sepeda. Kelas tertinggi ditempati BB (cowok) dan BD (dames), namun hanya sampai tahun 1954. Setelah itu nggak lagi muncul seri BB dan BD.
    Namun kata Andre Koopmans dan Herbert Kuner, perbedaan BB dengan HZ hanya pada struktur rem. Padahal dikemudian hari (tahun 1922) ada varian HZ yang memakai konstruksi rem mirip BB (dengan juga memakai persneling pada hubs belakang) yang membuat akhirnya sulit dibedakan antara kedua type itu kalau tidak melihat dua huruf di tube bawah samping kiri.

  23. Ngene iki lho…mas Andyt, sing takon Mas Susanto , jawabane neng Mas Agus…. maklum kalau suhu kebanyakan santri ya begini ini……he…he – atas nama Mas Agus matur nuwun mas Andyt………….tambah ilmu lagi saya.

  24. Mas Andyt, Klo sepeda merk The Royal buatan mana?
    bagus gak?
    saya ditawarin The Royal ukuran 26.
    Klo merk HARTOG gimana?Bagus gak?
    maklum banyak tanya-tanya masih awam sepeda

  25. untuk NIKO,
    Saya tidak bisa mengatakan sepeda merek ini bagus, atau merek itu tidak bagus…Saya tidak sepakat kalau ada yang mengatakan seperti itu. Sepeda itu diciptakan sesuai dengan konsumennya. Ada konsumen yang banyak uang, ada yang tidak. Sepeda diciptakan karena alasan fungsional, alat angkut, alat transport, olahraga, bahkan golongan tertentu yang berbeda (lihat di artikel Simplex di http://www.rijwiel.net) alasan pembuatan kruisframe dengan diamond frame (yg biasa kita lihat sekarang) berbeda sama sekali. Belum lagi alasan pembuatan ‘Simplex Cycloide voor HH Geestelijken’ sebagai apresiasi dan dukungan pada pekerja rohani agama nasrani.

    Bagus atau tidaknya sepeda itu sangat subjektif. Kalau sepeda anda bermacam-macam merek pasti akan memahami keunggulan, kekurangan, dan juga hal-hal lain yang sifatnya subjektif. Sepeda dikatakan enak atau nggak juga tergantung banyak hal. Onderdil, setelan komponen, dll.

    Kalau saya bilang semua sepeda itu enak asal disetel dengan baik dan oleh ahlinya. Yang nggak enak dari sepeda kuno itu kadang-kadang cuman satu, yakni………HARGANYA!

  26. @ Mas Andyt

    OOT: Mas lagi browsing2 ketemu mas andyt punya senapan Diana 50 kuno.
    Mau dilepas ga Mas?

    Penasaran, tadi habis beli Diana 50 kuno juga, tapi katanya palsu, mau tau yg asli kaya apa.

    Kalau mau dilepas PM saya di iwan@epixstudio.com ya Mas, sama harga sekalian 🙂

    O iya, saya di Jkt, Mas dimana ya?

    Trims.
    Iwan

  27. Nach…mas andyt ….” disetel dg baik dan oleh AHLINYA ..” baru sepeda itu enak…. tolong dong mas , kemana saya harus datang ke ahli penyetelan sepeda yg profesional mas, atau dimana mas andyt percayakan penyetelan sepeda mas andyt saat ini ???????? mau ikutan maksudnya…biar enaknya kayak mas andyt…he…he…….

  28. Mas Andyt,
    Klo sepeda merk The Royal buatan mana?
    Klo velg dunlop yang original buatan mana?
    Saya punya velk dunlop made in India.Gimana?

  29. Mas Niko Onthel ukuran 28 (Panjang leher depan 30 cm) memang sangat langka, kemarin ada dipamerkan di PODJOK tapi kondisi penuh karat menurut yang empunya (mas ucok) sepeda tersebut “baru ditemukan”, Beruntung saya sudah punya Solingen 28 awalnya tidak berani makai karena tinggi sekali, tapi sekarang sudah sering saya pakai touring maupun ke kantor dan nyaman2 aja.

    Sekedar Informasi kemarin pak Haryono (PPS) juga membaya simplek 28 ke acara PODJOK coba bapak hubungi beliau siapa tau rela untuk mewariskan. he he

  30. Kayaknya yang ukuran 28 diacara Podjok minggu lalu, saya cuma liat satu ontel? Yang ada dipameran yang sepedanya penuh karat.
    Ntah ukuran berapa tepatnya, coba geh diukur yang lain, walaupun tinggi juga tapi tidak sampai setinggi itu.

  31. Mas Naruto gimana bisa dapet Solingen 28?hebat banget!
    Merk solingen lagi, yang kualitas bajanya paling oke!
    Solingen kan salah satu daerah penghasil baja terbaik didunia.
    Mas, tolong kirim foto sepedanya donk! Pengen banget liatnya!
    okin_dibalik@yahoo.co.id

  32. Sebagai orang yang baru kenal sepeda Saya mau tanya kesiapa aja nih yang ahli naik sepeda, gimana caranya naik sepeda jarak jauh tapi enggak begitu capek ngayuhnya. soale saya cepat sekali capek kalau udah agak jauh. (dengan catatan tidak naik pick up loh).

  33. Trimakasih ……P.Naruto……………….sudah memberi info ke P.Niko, kalau P.Niko memang mau meminang bisa hub Hp saya ……………….siapa tahu ada jodoh………………
    dan saya ucapkan selamat…sekali lagi selamat……………..menikmati / memakai Solingen tersebut, karena khan cocok banghet sama postur Bpk. yang tinggi. he he he…………………..

  34. Mas Naruto kayaknya punya sepeda banyak ya yang antik-antik, sekali-kali tampilkan donk fotonya biar bisa dinikmati bareng-bareng terutama yang simplek gapitnya tuh, keren abisssssssssssss

  35. Untuk Iwan Wae,
    Saya punya Diana 50 kaliber 177 buatan tahun 1972, kondisi sangat bagus (kalau habis ditembakkan keluar asap putih dari ujung laras). Sayangnya nggak saya jual, soalnya saya demen ama senapan angin kuno jauh sebelum ke sepeda.

    untuk mas Susanto, penyetelan sepeda biasanya saya lakukan sendiri, tapi kalau nggak mampu baru ke pak Makmun di Jl. Bendul Merisi Sekolahan.

    Royal saya nggak begitu jelas apakah buatan Jepang, India atau Inggris, Kalau velg Dunlop buatan Inggris. Yang buatan India saya malah belum pernah lihat.

    Merek Batavus bagus juga, buatan Belanda. Setangnya ada yang cungkring ada yang biasa (tergantung typenya). Peleknya sebagaimana buatan Belanda yang dipakai di Simplex dan Gazelle, namun beberapa varian baru ada cap ‘Batavus’ nya. Untuk lebih jelas silakan kontak temen kita mas Andree Koopmans. Dia kerja dan malah jadi bos-nya Batavus.

    Sepedanya pak Har (PPP) merek Simplex Neo ukuran 680. Itu sangat langka. Di Surabaya hanya ada dua (satu di pak Sudiono) satu di koleksi orang Waru, anggota Pakar.

  36. alo mr andyt..hehehee..
    sy mau ngerepotin nich ..
    sy minggu pagi kemarin buanget dapet speda fongers yng menurut sy rada gokil gto…hehehe
    fongers dengan seri T dengan betuk yang aneh
    penghubung antara batang di bawah sadel ke tube depan hanya menggunakan 1 batang persegi..model besi holo…
    hampir semua komponen yang menempel orisinal,ada bagian yng sy ragu itu stang dan pedal
    nah..mr andyt punya info tentang fongers ini?
    nuhun pisan

  37. oh ya mas sy lupa..fongers ini sy dapet ga ad velgnya aja..dilihat dr garpunyA pake ukuran velg 20..rencananya sy mau restorasi..sy perlu data fongers beroda kecil…

  38. Mas Niko,
    Kita satu selera ya.. he he, sy juga suka dengan sepeda yg ukurannya tinggi, untuk ukuran 26/65 ada beberapa sepeda yg sudah saya rawat (Fongers, BSA dan Hercules), kalau ukuran yang 28/70 ada Simplek cyloid dan Solingen, Awalnya sy berburu yg ukuran 24/60 masih banyak kita temui tapi sy dapat juga yang agak jarang di temui yaitu GRUNO dan PHONIEX HOLLAND tapi semua sepeda saya rawat dan sering saya pakai, Termasuk juga koleksi yang aneh-aneh seperti Simplek Gapit, Humber Gapit, Locomotif yang gapit, dobel bar atas (falter/germany) maupun yang bawah (hunter), ada juga yg bermesin Mobilet/Radium (mungkin germany).

    Demikian mas semakin kita masuk maka kita semakin sadar bahwa ternyata pengetahuan kita sangat terbatas. Beruntung ada media internet (tentu peran admin sgt besar) dan ada teman seperti P Andyt dll yang mau berbagi ilmu.

    Untuk Mas Ahmad Jaelany dan Mas Camas, salam kenal lain waktu pasti saya postingkan koleksi saya. Semua ini cuma titipan ko dan kita dukung motto kita STOP PENJUALAN SEPEDA TUA KE LUAR NEGERI,
    Terimakasih, salam Onthel untuk semuanya.

  39. mas abee..kalo bicara masalah naik sepeda saya rasa sama aja ( kalo udah bicara jarak jauh, bisa dipastikan capek ) yang penting sebelum bersepeda jagan lupa telur ayam kampung cukup putihnya aja, terus yang kuningnya kasihkan tetangga he..he..he..

  40. pa loebis…..anda lagi dimana??? apa sudah terpilih jadi…….b…..kok belum ada komentar ? dari acara PODJOK itu saya masih nunggu oleh2 dari kota gudek..bagaimana pa loebis…..

  41. Kang ndel
    Pengalaman seperti itu sudah sering ko kita alami, Jujur waktu simplek gapit saya mau datang 5 hari saya menunggu di air port dengan P. Memet, P Abe dan teman yang lain, Setelah sepeda itu datang kami tongkrongin dengan teman2 tadi sampai lebih dari jam 2 dinihari he he. Sampai saat ini tamu2 saya (yang orang awampun) kagum dengan sepeda itu apalagi yang udah gila duluan dengan sepeda. Jadi nyantai aja dan sudah lumrah

    Mas Niko, semua sepeda saya sayangi ko Justru yang sering saya elus2 lampu karbit yang unik2/ berbagaimacam jenisnya saya sgt suka, Untuk masalah sepeda biasaya untuk touring saya sering pakai FONGERS HF-65.

  42. betul itu fenomena yang ga bisa di hindari..hehehehe..persis seperti dulu waktu sy kecil..klo ada maenan yang lg di gilai ga bakalan bisa tidur..kalaupun tidur pengenya cepet pagi…bangun pagi langsung maeen speda!!!!!!hahahahahaahahaaha

  43. Kang godam, mana bisa sepeda dijadikan kambing hitam…lho dah jelas2 sepeda kok….bangun malam sih biasa kang..sunah…kalau hari2 biasanya wajib ya kang..bwahahahah..ngaku!

  44. P.Naruto, P.Andy.T, P.Niko, Mr T, pokoknya tambah lama tambah seru dech……………cerita tentang onthel ni……………..
    buat Pak “Ndel” salam kenal……………………….
    P.Niko……………saya tinggal di kota THAHU ……………KEDIRI…………..

  45. Wah kang ndel ini, kalau masalah sepeda kecil sudah ada 3 buah yang kuboyong ke kalimantan, ketiganya dames dengan ukuran yang berbeda, termasuk yang saya bawa (tapi dapat rangka ama stangnya doang) di acara PODJOK kemarin. Asyik juga kang walaupun sy tdk bisa memakainya. Tapi ngomong2 om PPS juga masih ada stok tuch sepeda kecilnya.

  46. Ok, kang ndel nanti saya kirim via email ya..
    Ada cerita sedikit kang, waktu sy dan p Yos AT ke sebuah bengkel di jogja ada 3 buah sepeda kecil (dengan ukuran yg berbeda) di pajang di atas (lemari) etalase tokonya. Tapi si empunya gak mau menjual dan cuma untuk dipajang aja, ihh sebel banget.. he he. Tapi Ini membuat sy jadi terinpirasi untuk memajang ketiga buah sepeda kecilku di atas lemari tamu he he

  47. pak Naruto,
    mohon mengirimkan foto sepeda koleksinya agar bisa buat apresiasi temen-temen yang lain, terutama yang varian aneh dan antik…

    terimakasih pak Nar..

  48. Mas niko solingen yang uk. 28 ” yang dimiliki oom Naruto_OGB memang ok punya tuh, minggu pagi lalu juga habis dipakai buat keliling pokoke paling menjulang di antara sepeda yang lain.

  49. camas…sepeda kecil, saya lagi gerilya ini-itu nya…kalo urusan kinclongnya wah..raja karatnya sdh hilang kuuuaaabbeeehh……

  50. Setahu saya sadel Fongers ya FG,
    hanya beberapa edisi lama menggunakan LEPPER dan LEPALUSIL.
    Saat tahun 1970 an ketika Fongers diproduksi via PFG, mengeluarkan berbagai jenis sadel varian LEMET (Broximina, Wilson,..dll) yang secara konstruksi mirip banget dengan Terry, dan juga LEPPER.

  51. betul apa yang dikatakan P.Andy.T, sadel Fongers lama yach ada tulisan FG di sebelah kanan & kirinya, karena saya punya sepeda nya yg masih komplit semua alat – alatnya.

  52. Ndel,
    Saya pernah ditertawai Herbert Kuner ketika mempersoalkan sadel, lampu, pedal, model rem, jenis torpedo, merek boncengan sebagai identifikasi keaslian sepeda. Ketika itu dia bilang jangan terpaku pada asesories…..

    Maklum saat itu tahun 2002, dan saya masih ‘green horn’.. 😛

  53. Onthelis dkk,
    saya pernah ditawari sepeda ukuran 26/28 gak tau juga pokoke tinggi banget.
    Kayaknya dah tua banget,semuanya tertutup karat.
    Merk yang didepan sudah gak ada,tapi polos gak ada bekas bolongan. Katanya merknya locomotive.
    Kira-kira Merk Lokomotif lama pake stiker juga ya kayak Fonger?
    Ciri-ciri rangka lokomotive gimana?

    mr.t: coba lihat disini mas

  54. heehehehehehee…
    bener mas andit.. memang bener apa yang mas andyt bilang..
    sy perna tuker pikiran sama pemilik toko speda tertua yang masi beroprasi di bandung hingga kini..sy dapet masukan..bahwa banyak kosumen membeli speda ga pengen hanya standar toko, maksudnya ada aja permintaan penggantian asesories..
    yang terjadi saat ini..setiap orang menemukan speda yang yang lengkap dengan acesories, menjadikan patokan bahwa asesories itu bawaan pabrik..
    yang jadi masalah banyak orang lebih bangga kalo memiliki speda itu utuh dari pabrik
    nah mas andyt sy pengen tau..sebenernya komponen apa aja yang memang masuk kategory komponen utama bukan asesories
    nuhun nyak..

  55. Komponen utama dari sepeda, adalah frame, lalu garpu depan, garpu belakang. Beberapa sepeda Belanda dulu menjual tanpa ban akibat jalur distribusi karet terganggu karena PD-2, tapi setelah normal kembali ban kemudian jadi perlengkapan standar.

    Namun karena permintaan pasar dan selera konsumen yang pengin ini dan itu, maka industri asesories tak hanya mengakomodir produksi yang berkaitan dengan lampu, bel, perangkat pembangkit tenaga (dinamo), namun juga ke konstruksi garpu depan dan belakang, dan sadel. Contohnya garpu yang menggunakan per, atau sadel yang bentuknya seperti peniti.

    Asesories itu perkembangan dari kebutuhan suku cadang, namun pada perkembangannya justeru menjadi trend dan dipakai untuk pemenuhan kepuasan pemilik sepeda (fashionable) yang cenderung tidak pernah berhenti. Kecenderungan mengutamakan asesories dibanding sepedanya sendiri juga menjadi trend dan kecenderungan yang juga terjadi di Belanda dan Inggris (tak hanya di Indonesia, khususnya di Jawa Timur).

    Salah seorang rekan pengamat sepeda mengatakan kepada saya beberapa waktu lalu, bahwa demam asesories lebih banyak melanda onthelist Jatim dibanding yang lain. Mungkin ada benarnya juga, sebab persoalan kostum ‘bocor’ ternyata orang Jatim kalah ‘berani’ dibanding orang KOBA.

    Masing-masing punya kelebihan yang saling melengkapi.

  56. Onthelis,
    Cara ngerawat sepeda yang sudah karatan gimana ya?
    ngelapnya pake apa?
    Saya coba pakai semir, malah terlalu hitam, kayak dicat ulang.
    ada yang jual buku ontel gak?dimana ya kira-kira saya bisa beli?

  57. pertama bersihkan karatnya dulu pakai lap atau kertas gosok halus (400), tapi jangan sampai karat hilang semua, sisakan sedikit, lalu ambil semir sepatu dan sikat gigi bekas yang agak keras bulu sikatnya, beri sedikit semir lalu gosok memutar sampai karat dan semir tercampur. JANGAN TERLALU BANYAK SEMIRNYA, supaya nggak kayak cat ulang pakai Kiwi….
    Jemur dibawah terik matahari seharian agar semir dan karat kering. Ulangi lagi sekali lalu jemur seharian lagi sampai kering.

    Untuk mengkilapkan gunakan lap kering bersih gosok pelan-pelan searah, atau pakai semir cair netral juga bisa (lebih praktis).

    Selamat mencoba…

    Kalau versi pak Moeljadi, pakai lumpur Lapindo…hahaha.. 😛

  58. Naik simplek gapit ok……….naik lokomotive gapit juga ok……………..apalagi naik hunter silang ok juga bingung jadinya mau coba yang mana………………..tapi ini hanya mimpi karena masih punya orang. Betulkan mas Naruto_OGB.

  59. Mas Andyt boleh enggak kita mengkilapkan sepeda pake cairan buat mengkilapkan mobil/motor bukan pake semir atawa lumpur lapindo. saya dah coba hasilnya sich bagus tapi takut catnya rusak. maklum baru punya sepeda semata wayang belum ada serepnya.

  60. Tuk Camas, Bilang aja mau minjam.. tuh garasi sudah kubuka tinggal pakai aja, tapi saya tes dulu kalau bisa naik solingen/simplek yang 70, baru kulepas yang gapit2 itu he he guyon….

  61. Hati-hati mas Camas, cairan pengkilap yang biasa dipakai untuk motor dan mobil banyak yang memakai bahan yang dapat mengikis cat, emang tampak mengkilap, tapi lapisan catnya jadi menipis. Kalau mau cukup bagus pakai Autosol, atau paling maksimal pakai ‘Silicone Glaze’ punya Amway. Asal dibaca bener caranya, pasti mengkilap tanpa mengikis cat.

  62. Pak Naruto,
    saya terima tantangan testing sepedanya, boleh? Sekalian yang ukuran 730mm kalau ada saya juga pengin nyoba.

    Siapa tahu lulus dan dapet gapitnya, kan lumayan… hehe..

  63. mas andyt, sori ngerpotin maneh, pit saya batanganya udah di cat pakai pilok hitam, tapi ketangkes, slebor, ama pelek depan masih cat ori ( warna kopi : coklat agak hitam, merah (( simplex)) kata yang punya. ada saran enggak untuk cat batangannya agar jadi warna kopi semua. suwun banget.

  64. mas Faj,

    Merah dan belang coklat jangan serta merta dikatakan sebagai ori, bisa juga cat pilox atau cat lain yang warna merah bata sewarna dengan warna cat dasar Simplex. Beberapa kasus di Surabaya dan Sidoarjo dilakukan sangat canggih, bahkan saya kadang tertipu. Misalnya dikira cat asli komplit ada hitam terkikis muncul merah bata dan warna besi karatan, namun ketika ada bagian yang terantuk sesuatu dan terkelupas catnya, kok muncul lapisan dalamnya adalah epoxy abu-abu…Jelas gadungan!

    Cobalah dipikir lebih dalam, mengapa hanya batangan yang dipilox, kok ketengkasnya nggak? Apakah kehabisan cat pilox, apakah antara batangan dan ketengkas beda sepeda? Apakah cat yang dikira asli adalah benar-benar asli? Atau jangan-jangan rekayasa ahli cat..

    Untuk saran agar sama seperti cat aslinya, keroklah bagian cat pilox di batangan sampai bersih. Untuk hasil maksimal semua komponen yang melekat di batangan harus dilepas. Lalu amplas sedikit dengan kertas gosok ukuran 300 atau 240. Lalu setelah itu dilapis cat meni ‘merek Kampak’ warna merah bata tua. Tunggu kering, ulangi lagi sampai tiga kali. Setelah didiamkan dua hari dan kering benar, gunakan amplas 300 untuk menghaluskan. Setelah halus baru dicat hitam pakai cat Emco, gunakan spaygun dan kompresor. Tunggu kering, lalu lapisi lagi cat hitam dengan penambahan sedikit campuran tiner (perbandingan 1 bagian cat, 3,5 bagian tiner) seterusnya sampai 3 kali lapisan. Setelah kering benar, gunakan amplas halus 1000 dan air untuk pelan-pelan dihapus bagian-bagian tertentu di hitam sampai muncul warna merah meni. Gosoknya searah. PERHATIKAN LOGIKA BAGIAN YANG HARUS LEBIH AUS DARI PADA BAGIAN YANG TIDAK/KURANG AUS. Jangan terbalik. Contohlah sepeda lain yang catnya masih asli untuk acuan bagian yang aus dan tidaknya.

    Catatan: Gunakan tiner B dan cat sintetis agar menyerupai aslinya cat sepeda dulu.

    Selesai sudah..dijamin sepedamu seperti asli.

  65. tambahan lagi mas Fay,

    Ketika mengikis pakai amplas 1000 dan terlalu menekan sehingga lapisan metal besi muncul, jangan panik. Gunakan larutan asam (HCL) atau obat poles kuningan pada kerajinan mozaik kaca (yang warnanya kebiruan kayak spiritus) untuk memoles bagian metal tesebut, sehingga warna putih metal akan berubah jadi hitam seperti karatan puluhan tahun..

    Lebih dahsyat lagi gunakan besi untuk memukul-mukul bagian tertentu sehingga cat akan terkelupas, gosok pelan-pelan pakai tangan…bagian putih besi diusap pakai kapas stik (cotton butt) agar muncul hitam…

    Pasti orang akan sulit mengira kalau cat sepedamu nggak asli. Jangan lupa biarkan dua bulan tanpa dilap dan sepeda diletakkan pada tempat yang banyak debunya..

    Bila dilakukan dengan sempurna oleh orang yang ahli, hanya Tuhan yang tahu sepeda itu cat ulang.

  66. mas andyt, 1000 suwun banget pelan-pelan tak cobane, cuma kalau 2 bulan ngak di pakai iki sing abot soale mung ana siji sepedanya, trus pit-pitan nyanggo opo ? sepisan maneh suwun banget mas.

  67. mas andyt..
    mas knapa ko persepsi orang terhadap restorasi, apa lagi repainting itu negatif..apa masalah selera atau gimana?
    setau sy liat orang londo banyak melakukan restorasi dengan tujuan mengidupkan sosok yang dahulunya perna berjaya,
    atau karena mreka melakukan hanya untuk kepuasan pribadi semata, sedangkan di sini untuk keperluan jual beli dengan tujuan menutupi kekurangan>>
    thanks for mr andyt

  68. -143- 2 bulan nggak sepedaan bwahahahah.. satu minggu aja dah berasa lama.. 😀

    -144- restorasi tergantung selera dan kondisi menurut saya..kalau sudah parah2 banget masa mo dibiarin seperti aslinya? kecuali catnya habis dan berkarat tapi kelihatan nyeni nah itu perlu dipertahankan.

  69. La wong..di cat ma di krom ulang untuk merawat je…..
    sama halnya kita punya ontel untuk melestarikan sejarah…..

    Tapi yo embuh, wong yo karepe bedo-bedo….

    ngecet lagi ah…

  70. Mas NdeL,
    Fongers laki yang fotonya dipajang seri apa?

    Onthelis,
    Benar gak Fongers seri-H pipa frame atas yang horizontal
    diameternya lebih kecil dari seri lain?
    Soalnya punya saya Fongers H-65 pipa frame atas yang horizontal juga sama kayak “Fongers Minta Komentar”.

  71. bener – bener mantheep…….. Kulo juga punya sepeda Fongers betina tapi tidak sip kaya gitu, tapi lumayan boeat muter – muter keliling desa………

  72. Mas Mas saya pernah lihat 2 buah fongress yang saya tidak tau jenisnya :

    1. Fongress Memiliki 2 Mur + Baut (kanan kiri pada As Pedal seperti yang ada pada gambar Fongers herenfiets, model CCG (WWW.Fongres).

    2. Fongres yang As panjang dari As Pedal ke belangan (untuk memegang roda belakang yang sebelah kanannya bisa dilepas (pake Baut), terus pada batang atas terdapat lobang seperti tempat baut.

    kedua keduannya ukuran 24, mohon bagi para ontelis dapat memberikan masukan tentang sepeda tersebut, Suwun.

  73. 150. tuk Pak Bakri_POL:
    1. Fongers untuk seri BB,CCG,HZ(jenis laki)
    dan BD, BDG, DZ(jenis perempuan) bawah as tengahnya
    ada 2 mur+ baut. untuk seri lain tidak.
    Untuk membedakan ketiga seri tersebut paling mudah
    dengan melihat serinya diatas garpu depan.
    Bisa juga dengan melihat bentuk ujung garpu tempat
    as depan. untuk BB/BD bentuk ujung garpu bulat.
    untuk CCG/BDG dan HZ/DZ umumnya bentuknya seperti
    Fongers pada umumnya. namun ada beberapa yang
    ujung garpunya lubangnya tidak terbuka, sehingga agak
    sulit buat masang as depan.
    2. Bentuk yang anda maksud ada pada Fongers seri BB/BD
    dan CCG/BDG pada tahun 1925 keatas.

  74. Sekedar nambahin, Bung Niko: 2 mur-baut di bawah as tengah yang Anda maksudkan itu di tempat saya suka dibilang sebagai ‘pantek’. Dan itu juga ada di Fongers seri W, bahkan mungkin juga di seri-seri lain di luar seri BB,CCG, HZ, BD, BDG, dan DZ. Suwun.

  75. Slm knl toek onthelmania. Sy mau tanya ama mas adit u/ fongers D55 jns dames di dpn no. seri ada hurufnya ( V9386 ) itu maksudnya apa ya mas? Dan mas blg kalo seri D msk dlm katagori E, itu u/ jenis dames atau spd laki?
    Please donk, makasih

  76. sek…sek..mas ndel
    fongers torpedo sampean yg di gambar itu serinya apa?
    bukan nomor seri yg di bawah sadel lho…

    oya..ada yg tau gak, kalau lampu setopan belakang merk VASAD HOLLAND itu sebenernya bawaan merk sepeda apa?
    Fongers bukan?

  77. Salam Kenal :
    Sepertinya Sepeda yang ada digambar sama dengan punyaku di Rumah. Kalau Sepeda Fongers di Rumah Nomornya AL : 368 Remnya juga Tropedo, tahun Berapa Yah (Salam Kompak Selalu)

  78. Dab londo, bukannya Vasad itu fabrikan asesoris? Kan sadel Vasad yang kokoh itu nyatanya nempel di sepeda merk apa saja? Tapi, kalau memang nggak sreg dengan stopan Vasad ya nggak usah dipaksakan. Sini, biar saya saja yang ngopeni. Beres, kan?

    Pak Naruto_OGB, salam kenal. Saya dua kali menemui sepeda 26″ nomor serinya diawali satu huruf seperti: A atau F. Apa Pak Naruto tahu, itu model penomoran sepeda apa? Nuhun.

  79. Tuk Mas Wongeres
    Betul Mas Wongers, Sepeda yang ada di gambar ini yang saya maksud, stangnya lebar dg tulisan fongers, jari2nya 36, goesannya ada bacaan Fongers Groningen, Nap Depan ada bacaan Fongers dan emblemnya masih pake kertas. Demikian mohon petunjuk (Salam Kompak Selalu)

  80. Met kenal…… mas Andyt………… aku cah semarang yg lahir di Banjarnegara……….., kalua tidak keberatan nich……….bantu aku minta speseifikasi gambar transmisi sistem rem fongers model botol / seri BB yg baru aku dapat, karena ingin aku renovasi.
    karena tinggal pen pen aja yg ada pada tubuh sepeda, pada garpu depan dan belakang. misal diameter, panjang brp yg untuk kedudukan rem depan dsb

  81. Pak Oki, udah dapet jawaban belum tentang maskawin Fongers ini dari pak Godam? ato, jangan -jangan udah dirumah, 5 orang tua datang dan minta dijagain sepedanya lewat your wife…..he..he…GAF 7 it does mean everything!! Semoga tidur nyenyak.(additional info nya bos Oki.

    wassalam.

  82. salam kenal, saya beru memiliki fongers H 55 no rangka S 10106, setengkas model peluru, mhn pencerahan dari para pakar fongers ttg sepeda tsb, tahun produksi apa betul th. 51 atau th 30-an?

    thks,

    remi

  83. salam kenal buat mas andytt,mohon info mas, saya punya phillips,ada dua seri di bawah jok yg kiri 2918 yg kanan B1141,,trus ada merk phillip di tuas rem,,merrk velg phyll,,spakboar bawaan sepeda,kira kira buatan tahun berapa mas?ditunggu info nya mas,,sepeda enak digenjot,makanya saya cari info sama mas,walaupn crta fongers,T Q

  84. mas andyt ada gak gazelle yang no serinya disebelah kiri bawah sadel? kalau ada itu type apa? sya sdah berbulan bulan cari informasi itu.mhon pencerahan carsita 087728872770 email :get_trilogy@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s