MOHON BANTUAN INDENTIFIKASI

Onthel mania yang terhormat…….

Waktu hari raya iedul fitri 1429 H kemarin secara nggak sengaja saya ( Mblink) dan ki dem@ng menemukan sepeda yang hanya tinggal kerangka dan setangnya saja. Saya ingin sekali membangun sepeda tersebut tetapi masih bingung. Ini saya kirimkan fotonya mohon pencerahan dari para pakar onthel kira2 sepeda merk apa dan keluaran tahun berapa. Maturnuwun

Adapun ciri – ciri sepeda sebagai berikut

1. Kerangka sepeda dames

2. Ada lubang bekas tempat merk ( emblem )

3. Stang sepeda ada tulisan latin BURGERS

4. Nomor kerangka 40453

5. As tengah tempat kayuhan

6. Dibawah tempat kayuhan tertulis angka 3

Kami tungu masukan dari teman – teman ontelis sekalian.

Terima kasih

Mblink

Rangka sepeda

Bekas lubang merek

As bawah

Stang Burgers

Nomor rangka

Ad tulisan angka 3

Supitan Belakang

52 thoughts on “MOHON BANTUAN INDENTIFIKASI

  1. Setahu saya cerita yang beredar hub rangka atas dan bawah kalo ada 2 ya memang BURGER,………………. mangap…….. eh ma’af kalo salah

  2. mblink & ki demang..
    kasusnya sama seperti saya dulu, sampai sekarang masih nggak jelas…
    yang membedakan dgn spd saya : tube depan sisi atas dan bawah ada sabuknya, transfer merek, sumpitan atas pas baut coakannya beda ( lihat link bogor/artikel/priessterijwail kah..?),
    tapi kalo tidak salah liat sepeda ini mirip punya temen saya dengan merek gruno

  3. Kang Mblink. Sayang saya selalu gagal memperbesar tampilan foto pertama. Tapi dilihat dari keni sambungan pipa, lengkungan batangan, dan supitan belakang, ini bukan Burgers. Meskipun begitu, dames dengan dua penyanggah ini langka. Banyak fabrikan sepeda Jerman membuat model seperti ini.

  4. This looks to be a frame from the periode 1930-1950 and it has nothing special so it is difficult to say from which manufactorer it is.
    It is not a Burgers frame, Burgers frames have typical flat sides on the upper-steering-lug, this frame does not have this.
    The “Burgers-stang” is nice but did not belong to this frame originally.

  5. Sepeda bagus nak, cuman kalo pendapatku pribadi kok aku agak ragu dengan kedua palang yang menghubungkan kedua pipa tersebut. Agak aneh baik tempat maupun bentuk sambungannya, tetapi secara utuh bagus….uhuk….3x

  6. Burgers memang ada yg model dengan 2 pen pada rangkanya…tapi musti di cek dulu bagian2 lainnya…
    Pak Mblink meniko to Burgersnya….toppp….
    Coba di lihat ukuran bottom bracket nya…setahu saya ukurannya tanggung ( kecil gak-besar juga gak), karna dulu saya pernah service ken burgers kawan saya, untungnya as bottom bracket masih utuh, jadi gak kerepotan.
    Kemudian garpu depan pangkal atasnya ( crown ) modelnya miring/desainnya khas.
    La ini yang repot selebornya pak….tapi dengan doa dan niat pasti dapat komplitannya.

    salam

  7. maturnuwun sedulur2 onthel atas masukannya.
    Kelihatannya memang bukan burgers, jadi apa yaa….Ada yang bilang ini batavus…
    dengan doa dan niat baik slebor burgers sudah dapat mas.

  8. Om om….kok email aku gak diposting-posting ya…sampai sekarang aku masih bingung nih…sepedaku Rudge beneran atau enggak. Tolong recheck email saya ya Om. Biar tenang hati ini…..salam Onthel. dari lutfi_rp@yahoo.com

  9. Setahu saya ada begitu banyak merek sepeda yang menggunakan model frame dengan penghubung antara pipa miring dengan pipa loop-nya, sebagaimana yang pak Andre Koopmans katakan. Dia juga mengatakan kalau ini bukan Burgers sebab ada dua model Burgers yang menggunakan ciri sambungan dua kayak di gambar frame di atas, yakni yang jenis Priessterijwiel dan Dames biasa. Namun jelas bahwa keduanya berbeda dengan konstruksi frame di atas. Model penghubung dua pada sambungan dengan loop frame seperti ini menjadi model dan disukai pada jamannya.

    Saran saya, nggak usah dipusingkan dengan merek atau jenis. Lengkapi saja supaya sepeda ini bisa dikayuh. Pasanglah komponen standar, misalnya piringan YY, torpedo yang sesuai dengan tahun (dianalisis oleh pak Koopmans tahun 1930-1950) berarti pakai FSB (cap burung), pelek silakan pakai apapun. Pendek kata rawat dan restorasi baik-baik sebagai barang kuno. Keindahan sepeda BUKAN HANYA pada merek saja, namun pada kenyamanan genjotan, dan pengendaraan (handling) dan kepatutan pemasangan asesories. Jangan gulana, di Surabaya banyak sepeda tanpa merek yang jelas namun kenyamanannya bersaing sama merek branded.

    Mereka menjulukinya ‘Pendekar tanpa Nama’

  10. OOOps..Bos Andyt muncul juga..kemana aja mas..dah mulai sibuk kerja lagi? kangen nih sama terawangannya mas andyt..ok selamat gabung kembali..sehat selalu.

  11. nah mas andyt kan da berulang kali bilang kenyamanan!
    artinya kita musti fokuskan pada masalah kenyamanan dulu…
    kita perlu tau dulu apa aja komponen yang menyangkut dengan kenyaman!

    perbandingan jumlah gigi depan dan blakang!
    brapa banding berapa yang paling yaman!

    trus selalu cek pelor2 atau bearing2 jangan malas!
    ganti dengan yang baru! ga ada bearing germany ya pake yang cina jg ga papa asal baru..
    tapi lebih recomended ya bearing germany…

    dan lain2

    naaah baru kita bisa rasakan sepeda yaman itu seperti apaa!

    da spedanya jelek, ga enak pula!

    hahahahahahaha..mudah2 bisa jd masukan dan cara berbeda merasakan dan menikmati sebuah sepeda yang ga mesti dari merknya saja…

  12. Setuju Mas Andyt, Mas Demans. Tapi menurut saya sebaiknya dipisahkan antara diskusi sebagai apresiasi atas desain dan karya fabrikan sepeda masa lalu dengan kenyamanan sebagai kebutuhan bersepeda kita di masa kini. Kalau nggak begitu, semua pembicaraan tentang model sepeda di sini blundernya akan ke situ-situ juga. Kan di satu sisi kita masih sangat haus wawasan akan sepeda dari para pakar atau yang kebetulan tahu serba sedikit tentang apa yang kita bahas. Ibarat kata, gapai cita-cita setinggi langit, tapi tetap pijakkan kaki kita di bumi ini. Pis ah…

  13. Wongeres,
    hahaha, solusi Andyt itu sebagai jalan tengah bagi kebingungan berkaitan dengan merek. Namun apabila masih memungkinkan ditemukan merek pastinya beserta semua komponen orisinilnya. Itu hal yang ideal.

    Soalnya banyak orang yang merek oriented dalam menilai sebuah sepeda. Kayak ane neh, kagak Simplex kagak aje, bang.. wakakakaka

  14. (18) Seperti kalau kita bicarakan soulmate waktu bujangan dulu ya. Kalo prakteknya sih… tipe ideal itu terbentuk saat ketemu. Ketemu yang bukan Simplex pun, kalau kenyataannya bener-bener dahsyat? Gimana? 🙂

  15. Dilengkapi dgn menggunakan rem jepit karet utk roda depan belakang. Kemudian velaq dgn lobang 36 begitu pula dgn boschnya. Kalau susah dapat boleh juga gunakan velaq lobang 32 dan 40 utk sementara. Selanjutnya cari piringan dayungan bawaan sepeda Burger yg berbentuk segitiga atau kalau susah yang berbentuk Y. Pasang sadle yang bentuknya kecil karena disesuaikan utk sepeda dames atau body lengkung. Pasang katengkas yg berbentuk terpal/kain keras dan juga tutup terpal utk roda belakang, kebetulan di waroeng onthel ada di jual. Mau dipasang acsessories lampu karbit atau lampu minyak juga bisa, pesan juga di waroeng onthel semua ada. Maka jadilah sepeda Burger buatan Belanda,… gampang bukan?

  16. Masalah sepakbor cari yang ada parit ditengah-tengah sepakbornya kalau susah dapatnya utk sementara gunakan sepakbor sepeda Valuas atau yang mempunyai ciri-ciri lebar sepakbornya kemudian dibentuk ditengah-tengahnya seperti parit sehingga jadilah sepakbor tua dibentuk baru, he…he…he…

  17. jadi tambah plong rasanya.
    bener mas xk itu hasil kolaborasi sama ki dem@ng
    oke mas Andyt yang penting nyaman
    genjotannya, wong ngeres bener juga kalau lubang merk masih menganga risih juga rasanya
    Pak Sulaiman medan boleh juga tuh….

  18. NO.15 Den Mas xk

    Diseputaran Mojokerto (lokasi ada pada Redaksi) menurut informasi ada Jeep Willys berikut Aanhangnya akan lego jangkar sama pemiliknya, ‘Mblink merapat kelokasi dan belum ada jodoh, namun yg didapat kerangka seperti pada gambar diatas alias Fosil tapi bukan Pitecantropus Erecteus Mojokertensis …he…he…..

    Salam.-

  19. Salam buat mas ‘mblink dan ki dem@nk, serta semua pecinta onthel, salam kenal…

    Sepedanya mirip dgn punya saya dan kebetulan sama2x ada 2 penyanggah. Bagian tempat merek tdk ada lobang utk logo/emblem. Kemungkinan dulunya hanya stiker.

    Yg beda di nomer rangkanya diawali huruf R 9249. Dan dibawah as kayuhnya ada 2 besi pantek pendek.

    Tapi saya setuju dgn Mas Andyt, kalaupun blm ketemu mereknya, sebaiknya tetap dirawat dan bisa dikayuh dgn nyaman. Apalagi jenis sepeda dames dgn 2 penyanggah termasuk jarang ditemui…

    Salam onthel,
    den Bagus – PODJOK

  20. Itu jelas Rangka Sepeda Philips melihat kode angka 44 dan dibawah ada angkanya, tapi untuk stang saya rasa bukan milik nya yang asli

  21. Wah mas apapun sepedanya itu tergolong langka soalnya melihat rangka sepeda damesnya, sepertinya itu bekas kepunyaan Pastor atau Misionary jaman dahulu ^^

  22. Mungkin Bang Iwan Purnama perlu turun kasih masukan soal burgers atau non burgersnya nih. BTW apakah nomor seri burgers selalu di sebelah kanan batang sadel,atau bisa juga di sebelah kiri batang sadel seperti sepeda mas MBlink di atas? Pendapat KRT Yogya yg mengatakan ada kode 44 nya itu dilihat di mana ya ?(nyuwun ngapunten, kawulo kok mboten sumerep angka 44 itu di mana)

  23. seru juga ya… dengar komentar para analis onthel. Sering sekali kita mendapatkan sepeda tanpa merek, tanpa ciri… kalau Mas Andyt bilang pendekar tanpa NAma, untuk itu dengan segala hormat kepada para ontelis dan kolektor sepeda sekali-kali memposting sepeda-sepeda milik para kolektor/pakar ontel, dengan begitu bagi pemula seperti saya bisa sedikit banyak mengetahui ciri khas masing-masing merek. nuwun

  24. sepeda pendeta / pastur tu, setiap pabrikan sepeda zaman dahulu entah itu simplex, gazelle, burger, humber dll diwajibkan membuat sepada model dames tiang 2 ( karena untuk pria yang bebannya lebih berat) ini alasannya kenapa bertiang 2, dan setiap pabrikan / merk itu memang tidak menjualnya jadi tidak masuk ke kategori produk mereka, karena itu sepeda proyek pemerintah di zamannya, hanya kolektor tertentu yang bisa mengenalinya. semoga membantu.

  25. Assalamualaikum. mohon maaf sebelumnya pak sepeda saya raleigh no rangka DA3583B itu kira kira tahun pembuatannya tahun berapa ya pak. tetimakasih sebelumnya.

  26. Saya juga punya sama persis tempat bapak.. no rangka 23344 dan dibawah tempat kayuh ada no 2, tapi tidak ada lubang bekas logo emblem/merk dan hanya satu penyangga.. cuma ada bekas setiker yang mirip fongers. Saya juga dibuat bingung.. Kalo misal fongers kok ada tok D55 di konstitusi bawah.. hhe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s