SALAM DAMAI

di Monumen Bom Bali 1

Dear Old Bike Lovers,

Numpang berbagi cerita yaa…

Pada hari minggu tanggal 12 Oktober kemarin kami dari SAMAR ( Sepeda Antik Margaya) club – Bali mengadakan reli sepeda bertajuk “Reli Cinta Damai”. Event ini kami adakan dalam rangka memperingati 6 tahun tragedi Bom Bali 1. Peserta reli terhitung 20 orang yang terdiri dari orang tua dan anak-anak dan kesemuanya merupakan anggota dari Samar.

Acara kami mulai dengan berkumpul di basecamp kami yaitu sebuah pos ronda yang terletak di samping Carrefour Supermarket di jalan Imambonjol Denpasar. Tepat pukul 08.30 Wita, sepeda mulai kami kayuh menuju Monumen Bom Bali 1 di jalan Legian. Setibanya di lokasi, sepeda-sepeda segera kami parker rapi, di lokasi juga terlihat beberapa orang perwakilan media dari dalam dan luar negeri serta beberapa orang keluarga korban Bom Bali 1 juga beberapa orang aparat keamanan dan panitia peringatan Bom Bali 1. Bergegas kami menuju Monumen untuk menghenigkan cipta seraya mendoakan para korban agar mendapat tempat yang layak sesuai amal baktinya, dan keluarga korban agar memperoleh ketabahan untuk menjalani hidup tanpa orang-orang terkasih yang telah menjadi korban, dan berharap agar peristiwa pahit seperti tragedy Bom Bali tidak terjadi kembali. Setelah mengheningkan cipta, kami meletakkan karangan bunga di tempat yang disediakan, lalu perjalanan kami lanjutkan menyusuri Pantai Kuta hingga Pantai Legian menuju basecamp kami di jalan Imambonjol – Denpasar. Kami juga sempat berfoto bersama di suatu lokasi di Pantai Kuta sembari beristirahat.

Tepat pukul 10.00 Wita kami sudah merapat kembali di basecamp kami, setelah sempat berbincang-bincang sejenak, kami lalu membubarkan diri.
Bukan perjalanan yang panjang memang, tapi sarat akan makna, makna pentingnya perdamaian di muka bumi. Sekian cerita kami.

Salam Onthel, Salam Sehat, Salam Damai..

Gung Tra,
(Samar – Bali)

di base camp SAMAR

onthel parking only

tunggangan kami

41 thoughts on “SALAM DAMAI

  1. Bli Gung tra…tgl 28 ini saya ke bali, kalau ada waktu saya bisa ikut keliling denpasar pake onthel…itu kalau dipinjemi sepedanya..kalo ga jalan kaki aja dah..

  2. Bli-bli terus semangatkan cinta damai di bumi pertiwi ini. Kayuh onthelmu agar Bali makin bersemangat, kayuh onthelmu agar bali makin bersahaja. Salam Onthel dari Bekasi.

  3. Salam Kenal & Mohon inforfasi Bli Gung Tra, (cari rekan lama).

    Saya punya rekan pecinta sepeda lama (Onthel) tinggalnya daerah Sanglah seputaran RSU namanya Made Wirawan dan Gde Bhurata tinggalnya daerah Simp. Psr. Suci Jl. Gajahmada Denpasar, apa dia masuk angota onthel di SAMAR ?? Tks

    Salam.-

  4. Salam kenal juga buat Wong Cilik. Buat Mas Laexs kabarin kalo udah sampai di Bali, sepedanya bisa saya siapin ;-). Di Bulan Februari kita punya agenda untuk tour keliling Denpasar mengunjungi tempat2 pariwisata di seputaran kota Denpasar dalam rangka Hut Kota Denpasar, semoga bisa terealisasi, doain yaa.. Buat Onthelclassic : PEACE… Buat R. Suharjo ayo kita mubeng2, tak “enteni” di Bali he.he.. Bua Orang Pinggiran: jangan lupa goes sepeda buat lihat sunset di Tanah Lot. Salam Onthel BALI juga buat Columbia. Salam Oi juga buat Mboy, salam juga buat Gazela. Buat Pastop kita tunggu kedatanganya di Bali ;-). Setuju ama Mblink semoga yang namanya monumen Bom cuma ada satu, gak ada lagi di tempat lain.. amin.. Buat Lutfi-Aponx makasih buat motivasinya, salam buat temen2 di Bekasi… Makasih buat supportnya..

  5. WARGA JOGJA IKUTI SEGO SEGAWE

    Alun-alun Utara Kota Yogyakarta tampak beda, senin 13 Oktober 2008 pagi Ribuan warga jogja dengan sepeda angin Berkumpul di Alun-alun Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Pagi itu Program Sego Segawe atau Sepeda kanggo sekolah lan nyambut gawe (Sepeda untuk sekolah dan bekerja) diluncurkan. Program ini dibuat untuk menekan polusi. kesemrawutan lalu lintas kota diYogyakarta dan keseriusan Pemerintah Yogyakarta dalam peduli lingkungan, peluncuran program ini dibuka oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ” Dengan bersepedah berarti masyarakat peduli dengan lingkungan dan kesehatan, ini harus jadi motifasi bagi masyarakat.”
    Pengagas acara ini Walikota Yogyakarta Herry udianto mengajak semua orang dan semua pihak menyatukan tekad, sego segawe merupakan gerakan nilai-nilai,bersepeda menjadi bagian dari manusia yang ingin mengurangi pemanasan global, polusi udara, dan penghematan energi. Masyarakat Yogyakarta menyambut program ini dengan antusias.(dikutip dari Forum Tanah Airku, Media Indonesia)

  6. Salam kenal buat SAMAR, Saya yakin Penggemar Onthel dibali semakin hari semakin banyak, karena tempat dan suasana nya sangat mendukung,dan saya sebagai onthelis sangat senang dan bangga apabila masyarakat bali bisa menunjukan kepada Touris bahwa masyarakat bali cinta akan transportasi peninggalan leluhur yg ramah lingkungan.dan mempunyai nilai seni dan budaya yg tiggi.Semoga SAMAR ceoat semakin Besar dan Kompak selalu.

  7. Salam kenal juga dari temen2 di Samar buat Mas Ronny semarang. Buat akang2 onthelis Garut salam kenal juga, kabari kami kalau mau main ke Bali. Buat Chegu Hopper salam kenal buat teman2 di Kedah Malaysia. Salam kenal buat Ki Dem@ng, teman2 yang namanya disebutkan oleh Ki Dem@ng bukan anggota dari Samar, tapi jika saya bertemu mereka nanti pasti saya beritahu untuk menghubungi Ki Dem@ng ;-). Buat Mas Muhdie terimakasih atas dukungannya, ya.. kita harus ketemu suatu saat. Buat Acepcontry: salam kenal juga dari kami, di Bali ada banyak onthelis (cuma belum tergabung dalam satu wadah komunitas)- Samar cuma , ini salah satu tujuan kami untuk menjalin komunikasi dengan onthelis2 lain yang ada di Bali, dan mudah-mudahan bisa membentuk satu wadah komunitas onthel di Bali yang bisa mewadahi club2 onthel seperti Samar. Buat Okidikarawang: ahh.. Kang Oki bisa aja, di Bali sama aja dengan kota2 lain, polusinya udah makin tinggi harus sering2 cuci muka juga jadinya he..he.. salam kenal Kang..

  8. salam damai bli,

    tahun depan jika ada acara serupa saya tertarik untuk juga terlibat. saya baru saja tiba dari sana, kelihatannya situasinya sudah pulih seperti sebelum ada teror bom. saya setuju dengan kawan Jango Pramartha BOG-BOG, legian bisa saja dihancurkan, jimbaran bisa jadi lautan api, tapi spirit orang bali masih tetap terjaga.

  9. Salam kenal,

    Dari Cirebon mengucapkan Selamat dan Sukses selalu untuk rekan-rekan SAMAR Bali, semoga dengan sering jalan-jalan pakai sepeda onthel memperoleh banyak manfaat bagi rekan-rekan SAMAR Bali, kalau dekat mungkin saya ingin ikut jalan-jalannya Mass . . . . . . . . . . . . . . , trims.

  10. Salam damai juga buat Bli De Nagari, event ini merupakan agenda tahunan kami, mudah-mudahan masih bisa kami laksanakan di tahun berikutnya. Kenal sama Jango ya? Beliau itu salah satu seniman kartun Bali, spirit memang yang membuat Bali bisa bangun dari keterpurukan selain dukungan dari teman di daerah lain di Indonesia dan juga dukungan dunia. Salam kenal juga buat Subandi di Cirebon, ikut aja.. makin rame makin seru.. Salam kenal juga buat Esthi dan juga buat rekan2 Sektor 2 Kemayoran, makasih atas sambutannya.. mari kita maju bersama..

  11. Selamat buat club onthel SAMAR BALI yang tetap memiliki semangat tinggi dalam melestarikan dan mengembangkan peronthelan dengan kegiatan yang banyak dirasakan oleh lapisan masyarakat Bali khususnya. Dengan banyak mendukung kegiatan pemerintah melalui peronthelan tidak lama lagi club onthel SAMAR akan cepat berkembang seperti kegiatan peringatan BOM Bali 1 ini. Semua masyarakat Bali menyaksikan arak-arakan club onthel SAMAR. Melalui sepeda antiq ini sepertinya banyak pesan yang dibawa oleh club SAMAR yang ditunjukkan kepada masyarakat Bali khususnya dan bangsa Internasional umumnya yaitu cinta damai, saling hormat-menghormati dan sekaligus menghilangkan rasa perbedaan diantara sesama manusia dalam hal pangkat dan kedudukan duniawi. Tidak ada lagi penghancuran dan pertumpahan darah di Bali dan begitu juga harapan kita diseluruh daerah wilayah Indonesia. Kita saling bahu membahu dalam menciptakan keamanan dan kenyamanan yang dimulai dari diri kita sendiri, lingkungan tempat kita tinggal dan seterusnya. Agar semua dapat merasakan nikmatnya hidup yang tentram dan damai. Tk.

  12. wah..wah..makin rame euy…
    mudah2an SAMAR dapat cepat menyebarkan “virus” disekitarnya supaya anggotanya bisa lebih banyak dan seru lagi…
    Salam kenal
    – Bintaro Onthel Solidarity –

  13. Bli Gung Tra,
    Beberapa kali penampakan sepeda kuno ketika aku mengunjungi pulau dewata, akhirnya muncul juga kelompok sepeda kuno di Bali. SELAMAT..SELAMAT…

    Menurutku, tugas teman-teman di Bali dalam menjaga supaya ontel tidak lari dijual keluar negeri lebih berat, sebab disana banyak turis manca negara yang kadang sukarela memboyong barang-barang koleksi negeri kita, tanpa dapat dicegah lagi. Beberapa contoh yang sudah terjadi adalah VW, dan motor kuno. Di tahun 1999 ada juga sindikasi penjualan sepeda kuno ke Bali yang melibatkan pedagang barang antik dari Surabaya. Syukur sekarang sudah tidak terdengar lagi, entah makin sembunyi atau sudah tiada lagi. Semoga yang terakhir ini. Saat itu seorang rekan ‘menyelamatkan’ sebuah Simplex Neo rem kawat jenis kuno orisinil tahun 1920-30an seharga hampir 7,5 juta dari pembeli asal Shepperton, Australia.

    salam kenal, Bli,
    ngiring..ngiring.. 😛

    salam kenal

  14. Salam kenal buat Gung Tra & teman2x dari SAMAR Bali,
    Saya sangat apreciate dgn kegiatan reli sepeda damai dlm rangka peringatan 6 th tragedi bom Bali 1, semoga peristiwa ini tdk terulang kembali.

    Terus kampanyekan bersepeda, khususnya sepeda tua. Bila minat warga Bali semakin meningkat, maka secara tdk langsung bisa mencegah penjualan sepeda tua ke LN.

    Kalau bisa SAMAR bikin even berskala nasional yg diikuti oleh semua komunitas sepeda onthel se Nusantara. Wah, asyik juga nich, berwisata keliling Bali dgn sepeda tua…

    Salam onthel,
    den Bagus
    PODJOK (Paguyuban Onthel Djokjakarta)

  15. Sekali lagi makasih atas sambutan dan dukungan temen2 buat kami (Samar). Salam kenal buat Gupliex & Udey juga buat temen2 di Kostum, PUC, Seno Gusar, Bintaro Onthel Solidarity, Pasekgres. Dan saya setuju 1000% dengan Pak Sulaiman Medan :-).Salam Kenal buat Mas Andyt, sebenarnya dari sekitar tahun 2001 yg lalu sudah ada beberapa kelompok penggemar sepeda kuno di Bali, Samar cuma salah satu diantaranya, akan tetapi seiring “Trend” yg berkembang di Bali , posisi onthel mulai terpinggirkan oleh sepeda2 “lowrider” yang kian mewabah. mudah-mudahan dengan event2 yg kami buat kelompok2 ini bisa berbaur dan melahirkan sebuah wadah bersama untuk para penggemar sepeda kuno di Bali. Dan semoga virus2 kecintaan pada sepeda kuno dapat menyebar lebih luas di Bali sehingga barang2 “pusaka negeri kita” (seperti sepeda kuno khususnya) tidak dijual keluar negeri. Salam Kenal juga buat Mas Den Bagus dan teman2 di Podjok, sarannya bagus banget Mas tapi untuk sementara mungkin Samar belum mampu menggelar even berskala nasional (mungkin nanti setelah wadah penggemar sepeda kuno se-Bali berhasil terbentuk he..he..) Tapi kami bisa mengusulkan pada Kosti ataupun club2 onthel di masing2 daerah untuk menggelar event bersepeda serentak di masing2 daerah (di ikuti anggota club2 onthel di masing2 daerah), mungkin bisa kita laksanakan tanggal 22 April tahun depan bertepatan dengan Hari Bumi International, saya yakin pengaruh dari acara seperti ini akan sangat besar bagi dunia persepedaan di Indonesia. Gimana Temen2?

  16. Bli Gung Tra,
    Lain waktu kita ketemu.saya ngak akan lupain bali.karena ada banyak hal disana yg ngak akan saya lupakan.pinjamin saya onthel untuk keliling bali ya.see u next time

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s