BURGERS PASTUR

Penampakkan Di Tuban!

Dari sekian sepeda onthel yang hilir mudik, saya terkejut ketika ada penampakkan sebuah Burgers Omafiets Piterswitjel yang menakjubkan..

Di parkir di pojokkan klithikan bersama gazelle & simplex yang “dijual” ternyata ada satu Burgers yang mempesona dengan tulisan “Maaf, Tidak Dijual”.. Burgers yang masih orisinil (kecuali penutup ban) dan cukup tua ini didapat di semarang, konon sepeda kepasturan ini sangat sulit mendapatkannya karena berada dilingkungan gereja. yuuk kita teliti..

Burgers

cakep ... 😉

gaya belanda banget

perhatikan pipa di depan roda belakang

penjepit payung ?

sadel khas omafiets

gak kalah unik

plat inventaris

liputan : Fahmi S

94 thoughts on “BURGERS PASTUR

  1. tumben kang sekjen perhatian ama sepeda bagus……. tapi emang bagus dan unik framenya..penjepit payungnya juga boleh !

  2. I love those coat-guards, jasbeschermers we call them, also the old candel-lamp is beautiful.
    The Girder-stud on the back of the seat-tube of the frame (to the horizontal fork) is very rare, this was made to make the frame stronger, I never saw this on a Burgers.
    The fenders (spakborden) are typical for Burgers, with the “nose” that flips up a bit.
    The only thing that does not look like a Burgers is the frame… Every Burgers lady’s frame I saw had a typical flat piece on both sides of the upper-front frame-lug.
    I mean the lug where the round frametube meets the steering-tube, has two flat sides, this is typical for Burgers, they all have this, I never saw a Burgers that did not have it… but this one does not have it, this one has a very common, normal lug on that place.
    That is why I think it is not a Burgers frame.
    What brand I think it is, I do not know, but it is a beautiful frame with an extra “Girder”-stud that is very rare and special.
    The part (clamp) on the front-fork is made for a walking-stick or something, in Holland you can buy modern versions of it for old people who walk with a stick.

    I think this is a beautiful bicycle with nice assecoires, not too much but just enough, it has several Burgers-parts, but I think it is not a Burgers Frame.

    Greetings from Holland
    Andre

  3. Burgersnya Kurang Telur bebek, daging sapi + Saos, karena dulunya punya pastur. So pasti en Pokoke tetep lestari aset negeri BRAVO ONTHEL NUSANTARA.

  4. Sangat setuju sekali kalau Sepeda tsb. eks Pasturan, ini yang membuat saya Terpesona dan itu yg kucari (apa benar milik Initial Mr. Wy. yg dlu di kota kdr-mlg)

    @ Laexs : Kira2 = $ ……. ??? sampeyankan ahli nujum ….hik…hik……

    Salam.-

  5. Sepeda yang cantik. Hanya saja, dengan keterbatasan wawasan saya, saya cenderung setuju dengan Mas Andre Koopmans. Pada banyak sepeda Burgers dames, selalu saya lihat memiliki keni (sambungan pipa) spesifik pada pertemuan pipa lengkung dengan pipa depan. Keni tersebut selalu rata/flat secara ekstrem pada sisi kanan dan kirinya. Sedangkan dua pipa kecil penyangga pipa lengkung pada Burgers yang saya kenal terkesan tidak simetris sehingga sekilas kurang rapi (tidak sesimetris Gruno atau Güricke). Tetapi memang itulah ciri Burgers.

    Sementara komstirnya berbentuk lengkung sempurna/simetris seperti lengkung pada cincin. Pada Burgers dames yang sering saya lihat, kebetulan stangnya menggunakan model “bido nglayang” (elang terbang leka).

    Selebihnya, sepeda ini menunjukkan ciri sepeda Burgers, termasuk kettingkas yang cuma separo itu.

    Mohon maafkan jika keterbatasan wawasan saya dirasa mengganggu.

  6. Wah, musti dijelasin nih: ada apa dengan Kang Sekjen? Apa beliau nyerah merhatiin yang laen, trus pindah ke Burgers dames? Semoga salah.

    Ampuuuuunnn… ! 😀

  7. Okidikerawang, api-api diam,padahal juga punya! Ayo dong komeng hehehe……Gus Wong sudah mengeluarkan fatwa knee yang datar,kom stir yang simetris bin semlehoi..ato kalo masih gak mau komeng, ngrokok haram gak pak Oki?

  8. @Gus branjang,
    Ngerokok ga haram, kalo nyuri rokok itu yg haram pak,,
    Tp ada baca di berita, kalo filter rokok bahannya dari darah babi,,ihhhh takut,

  9. @ Andre Koopmans ,
    It is original Burgers frame and the lug connection as you mean it was not the characteristic of Burgers is not 100 % true , there were 2 type of the lug , one is plat style , and the one as normal bike lug , and the single Girder too is original , I have seen those types of Burgers 3 times , the one was mine and has sold 3 years ago to some one , second time was in catholic Church that was belong to the pastor who pass away couple of years ago , now be a church museum collection part , the third time was in this site , but mine was plat lug , those 2 has normal lug , I thing the one is normal one is the old one and the year could be before 1940 , and the plat one was after that years.

    @ Mr.Onthelpotorono, dan pencinta onthel lainnya .
    Sepeda Burgers Dames Memang ada 2 type bentuk sambungan pipa di bagian atas / pertemuan ujung pipa lngkung dan pipa kom stuur seperti gambar terakhir dari postingan ini , ada yg bentuknya plat ada juga yg berbentuk seperti umumnya sepeda dames biasa .
    Saya sendiri pernah punya yg type Burgers Deventer ini ( orang tua-tua menyebutnya demikian ) dengan bentuk lug yg plat/datar ,dan yg ada di gereja katholik Kota baru Yogyakarta milik almarhum romo Weitjens , persis seperti yg di tampilkan ini , silahkan lihat fotonya di buku PIT ONTHEL hal.15 dan 83 disana bisa di pelajari sbagai perbandingan .

    Untk stuur Burgers yg torpedo , type Burgers Deventer memang model naik seperti tanduk banteng ( dungkluk / cungkrung )seperti yg di tampilkan disini , yg agak muda memang model kupu /kekelawar/elang , tapi semua ada tulisan Burgers nya dengan tulisan miring indah.

    Untuk gir tengah yg model bintang dengan pinggiran ada reel nya yg tua .

    By the way , ini sepeda bagus , barangnya original , selamat buat yg punya .

    Demikian dari saya semoga memberi tambahan masukan , sebenarnya saya mau memberikan foto-foto dari Burgers Deventer yg saya pernah punya tapi nge link nya ke web site saya , takutnya di kira promosi terselubung.

    salam
    YUDI

  10. @FAHMY S
    Mata anda ngak salah lihat bro!……Sekjen tau aja klo ada brng cantik!
    ngak bakalan malu2in klo d bw kondangan jg tuh barang…..

    @MR DIENG
    Wah kirain cuman simplex seri7 meni ijo yg istimewa?
    Ternyata ada jg Burgers istimewa!?
    Tapi…………………………………………….
    Jngn Cm di upload dooooong!
    sekalian d kopi,di roger gitu ganti!wkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwkwk

  11. Ho’oh burgers yang suuuuuuper istimewa juga mesti diliatin ama kita-kita ini dong! Kalo cuman koment ada yang lebih istimewa, jadi kagak pair! Takut nyinggung orang lain,btul gak Aa’ Budak Baong? eh, ngemeng2 Aa’ Budak baong masih saudara ama Aa’ Boxer, A’ Agim juga Aa” Gatot ya?

    Ayo mas Gunung Dieng, tampilkan dong!
    Saputangan yang dulu kusimpaaaan, jadi hibuuuranku…monggo dilanjut!

  12. Saya ingin ada yang mengulas Juncker, ciri-ciri khususnya, asesoris,dan tahun pembuatannya, karena merk ini termasuk dalam catatan mr. Kunner dan terkategori Major Brand of Holland fiets, atau Bato juga boleh! Ada yang berkenan?

  13. @Marcopolo
    Terima kasih atas penjelasan yang detil dan mantap. Bertambah sudah wawasan saya. Celakanya, saya jadi penasaran mau bongkar frame dames saya yang mirip Burgers, tapi keninya nggak datar. Beberapa mengira itu Hima atau Gruno. Jangan-jangan…

    @Kang Sekjen
    Padahal yang punya dames itu Mbah Kakung! Piye, jal?

    @Cacing Cau
    Muka angker, badan kuat. Nanya Juncker ya ke Branjangkawat 😀

  14. Maaf setau saya stir Burger yang asli memang seperti yang disebut pak Yudi Marcopolo, tulisan Burger miring bersambung tapi berada dibagian belakang (bukan dibagian depan seperti merk lain) dan tulisan juga dibaca dari belakang, mohon maaf jika keliru….

  15. Gus Wong jan pinter parikan hehehe..Saya meri masa Burgers sejarahnya terang dan gamblang,padahal kan the father of Dutch bicycle,alias paling tua disejarah sepeda Belanda( pas andalan pak Oki dan Gus Wong lagi)lha Junckerku, sejarahnya diliputi kabut tebal, gelap gulita,padahal lebih muda! mr. Michaux jual ke mr. Timmer dan trus ke mr. Burgers, dalam waktu 1 tahun burgers keluar perdana,what a legend……iwak wader mangan pari, sepeda burgers nyenengne ati….. ato sepeda juncker nlongsone ati! hehehe…

  16. @ gus genduru bin cacing cau..ojo sedih dong junckerku juga butuh pencerahan je…monggo to di wedhar ngelmune Gus…ojo di simpen wae mundhak ngoyod ngelmune..hehehe..
    ” pengen kuwat mangan bandeng…branjang kawat ojo ganti jeneng……

  17. ALHAMDULILLAH Gus Zadel aja butuh pencerahan! Monggo tho, yang punya arsip Juncker segera dipublikasikan, biar tambah nyammleng!
    “Iwak Lele iwak teri, wis ndelik isih ono sing ngerti, hehehe

  18. @ Adit Kota ,
    Selama saya berkecipung di peronthelan , setahu saya tulisan Burgers tetap di depan , belum pernah lihat yg di belakang , kalau ada yg demikian , saya malah baru tahu .
    Coba anda lihat di buku PIT ONTHEL halaman 83 , di bagian inzet ada foto Burgers original milik ke uskupan gereja katholik gereja Kotabaru Yogyakarta , di situ terlihat model stang torpedo model onthel umumnya dengan tulisan didepan dan stuur ada lapisan celoloidnya .

    Salam
    YUDI

  19. @Buaya keroncong
    Emang bener sy saudara’an ama mereka!maksudya sodara se Adam gt….xixixiii

    @Cacing cau
    ide bagus tuh pak ustad…. sy jg pengen tau pencerahan nya spd Juncker buat nambah2 wawasan sy d dunia perontelan!

    @zadel Retax
    Pak bos…. Bilangin ke pak hileut petey alias genduru alias ulet pete…
    spd silezat itu! yg sampay bos depan belakang ada tulisan juncker itu di upload dong! ky mr Dieng bilang hihihiii…..

    biar para kyai2 ontel pada beri wejangan2 & petuah2 yg bs kita ambil hikmah nya….

    @Pak bos zadel Retax
    ada yng tersipu malu tuh dosen politeknik tmn sy yng ngobrolin spd sy ke pak bos!
    kata dia Eeeh kirain?…. ternyata?… hahahaaa…..

    Sorry yaa pk dosen sy omongin…

  20. Hahahaha, Pak Budak Baong mau ambil hikmahnya tuh,ayo-ayo jago juncker silahkan,salam juga juga buat pak Buaya kroncong!

    Pak Zadel, pak Dosen Polman itu sering ngumpul bareng kita-kita ini, beliau S banyak, kita-kita ini rata S2(esede trus esempe huahaha) Pak Budak ambil Holland Transport fiets engeenering,saya fiets marketing technology(wabil khusus klithikan) pak Akung IT( spesialisasi pulsa) jadi kita gak terlalu grogi dengan beliau,hehehe…ampun pak Gazelle seri 9!

  21. For the people who did read good, I have never seen a Burgers without the two flat sides of the upper front lug, this is not the same as it does not exist….
    You made me doubt about this Marcopolo, and that was good.
    I have contacted some Burgers-“experts” here in Holland (I am not) and they told me that as far as we know after WW2 (1945) ALL Burgers Lady’s model’s have the two flat sides .
    But BEFORE the war they sometimes have it and sometimes not, so I think you are right Marcopolo, I like that, you are a good observer who notises the small differences and keeps this in the head !
    I have a Burgers lady’s bicycle my own, it is from about 1935 and it has the two flat sides. I know Theo de Kogel here in Holland has a very old Burgers lady’s bicycle (1905 or older) that has a totaly different frame, but that bicycle is more than 100 years old.
    I contacted Herbert Kuner also about the girder-part of this Indonesian frame and he never saw (like me) a Burgers with the Girder-part in the frame, I think these bicycles all belonged to people (pastors) of churches and that it realy are Pastor-bicycles and not Lady’s bicycles.
    The Girder part makes the frame much stronger on the weakest part of the Lady’s frame (connection of the round-tube and the vertical-tube) and the heavier Pastors and Priests needed a stronger Frame.
    A bicycle like this is even more rare in Holland than it is in Indonesia !
    In Holland we (of “vereniging de oude fiets”) never saw something like this, but it could well be a Burgers, and if it is than this is an absolutely a fantastic, pre-war, very rare and original bicycle !

    Greetings,
    Andre

  22. @ Onthelis semua ,
    Sungguh sebuah pernyataan jujur yg di tulis Tuan Koopmans diatas , ternyata pernyataan saya tentang Burgers sebelum perang ada yg lug nya ( keni di ujung atas dengan pipa kom stuur ) yg tidak datar alias seperti umumnya sepeda dames telah membuat beliau bertanya ke para ahli alias para suhu di negara nya di belanda , ternyata untuk koleksi sepeda tua buatan sebelum perang Indonesia memang gudangnya dan banyak para pakar dari Belanda yg nyatanya juga tidak pernah tahu atau melihatnya dan hanya ada di tangan pencinta dan pelestari sepeda tua. Itu juga sebabnya saya tidak pernah setuju dan kurang menghargai kalo ada yg me repro atau membanggakan sepeda palsu atau aspalnya sebagai barang asli karena ini akan merusak khazanah per onthelan kita dimana koleksi yg luar biasa tersebut merupakan warisan yg tidak ternilai , sehingga para pakar sepeda di negara asalnya pun geleng – geleng kepala melihat barang-barang yg aneh dan super langka yg ada dan masih tersisa di negara kita . Tetap barang original apapun kondisinya tetap bernilai sejarah dan merupakan referensi dunia per onthelan .

    Salam
    YUDI

  23. @ Andre Koopmans ,
    Thank you for the Honest comment, I had same doubt too before about this lug and the Single Girder on the old Burgers dames fiets , but than I saw couple of times , I was wrong , specially when I saw this Burgers Collection from the Catholic Church pastor who had one this model , I have checked several times , the Girder was original and in the meantime,I have bought same model like that one too once , exactly same type.
    as you said the pastor need a girder to make the fiets stronger because they are bigger people , I think that’s true ……….I don’t know why they are bigger than normal people ? may be because they are not married so….they always eat delicious food and put on the weight ??? ha…ha….ha…..that funny .
    One time I saw an advertisement some one in Holland has an antique Burgers pre war II , that said , was an special order for Indonesia and I saw the bike had transfer mark on the frame tell it was written ” Burgers special for Indonesia ” .
    By the way , thank’s one more that you have asked Mr. Herbert Kurner , Theo de Kogel and Jos Rieveld , ( acctually those people knew me ) to check the Information .
    One thing ….we know and we have big appreciation from all your comment about de oude fiets van Holland in this website , For us here you are one of the expert too that we always put attention for your comment as comparison……why that could be ??? because you have much knowledge to give and has explanation for many reason about the antiek fiets world ………those make us understand clearly .

    Greeting
    YUDI

  24. ehmmmm…….. nongol jg ni barang hehehehe……, dulu padal uda ta cariin sepupunya si gruno pastor yang kudapat dari sebuah sekolah seminari,, ukay muga2 ntar lagi kembaranya dapet aku bujuk2 iar kluar dari pasturan hehehe…(wilhemmina blogspot)

  25. Oh boy, is that detail? I have ever seen Burgers double girder in the west part of Java and has short lug that connect lug of seat post to small lug in front of Back spatbord, i though it was fake( look just like the welder create a good job to make the fiets stronger!), by the way how old is the bike?

  26. @Pak Yudi Marcopolo,
    stang Burger yang saya maksud adalah stang dengan tuas rem, bukan torpedo,ukuran tulisan lebih kecil dan menurut saya sulit untuk ditiru saat ini.
    Beberapa waktu yang lalu saya pernah melihat ada yang jual stang burger tuas rem dengan merk dibagian (dibaca dari) depan tapi ukuran lebih besar dan….maaaf sekali agaknya kurang “rapi” pembuatannya dibandingkan dengan yg pernah saya liat, nanti akan saya coba ambil fotonya dan akan saya email ke bapak
    terima kasih

  27. Sepeda ini sangat jarang, krn terdapat pipa vertikal dibagian atas gir. Yg saya tahu dan original msh ada di Jogja, ex-pastoran. Selamat buat yg punya sepeda ini.
    Tapi utk gir-nya setahu sy menggunakan tipe huruf “Y” dan ada lambang mahkota di bagian stang kayuhannya.
    Burgers dames ini biasa disebut Burger Deventer, dan sekarang sangat dicari kolektor krn jmlhnya terbatas.
    Hati-hati, ada jg yg pipa vertikal-nya bukan original…

  28. Burgers is the oldest bicycle maker in Holland.
    Mr. Henricus Burgers started building bicycles in 1869 in the city of Deventer, in the middle of Holland.
    In Holland we say Burgers ENR, ENR means “Eerste Nederlandse Rijwielfabriek”, first Dutch bicyclefactory.
    Burgers made all sorts of bicycles, from Highwheels and Safety’s to cardan-bicycles, crossframes, threewheelers etc.

    If you find a strange sort of frame (Mr. Credo) you can always ask others, sometimes it is fake/homemade, but sometimes it is possible that you find something very special, like me when I found my 1908 Fongers BB60, you can hardly believe it when you find something !

    And You are also right with the fat pastors Marcopolo, they are not married and they always eat delicious food so they eat and eat and don’t move, just sit there and try to let you believe in an other god than you believe in…hahaha !
    No wonder they needed heavy load-bicycles like this !

    Greetings from a sunny Holland (19 celcius here, nice bicycle-weather)
    Andre

  29. 19 celcius is good for you mr. Koopmans, but not for us here hahaha..i have ever had such a windy 19 celsius in Ashby, still too cold for me!

    Is it autumn?

  30. yaaaaa ketauan deh bukan burger
    hahahahahaahaha
    tapi ga papa
    artinya manfaatin barang yang ada, ketemu spakbor burger ya di pasangin
    bagussss
    kreataif

  31. ning Kendal yo ono sing duwe burgers….we’e pak Azhar digowo koncoku mochtar khudori…torpedone gawean austria…podo gawe poro pastur ono palang loro ning watangane koyo poto kui….tapi jarene ora pak didol…padahal tukune murah jarene….mungkin longko barange ya’e……

  32. Credo; 19 celcius is good for cycling fast without sweat, haha, but I reather like about 25 celcius, that is the best temperature for me !

  33. Kayaknya betul, sepeda ini pernah nongol di Pasar Sepeda Muntilan Magelang, terus ngilang sudah muncul lagi tambah caem di Tuban JawaTimur. Betul betulll kata Upin?????????

  34. U/ rekan2 jika ada yang jual penutup ban kulit bertuliskan burgers persis sepeti sepeda yang dibahas tolong kabari ya, 0816 420 5800, dan aku juga butuh tuas rem belakang burgers, penutup rantai burgers, terima kasih

  35. bujug dah ah…..
    Cuantik buangaetzzzz burgers deventer dames’y….
    Syg’y pu’y aye kga sperti ntu…
    cm frame, spakbor n plek dpan n ass dpan’y doank ori….
    Jd pgen…
    Boleh kga tuker ma telor bebek???
    Hehehehe

  36. Untung saya baca terus dari awal sampai akhir, ulasan ttg burgers pastor di atas. Hampir saja saya “tergelincir” oleh pendapat ANDRE KOOPMANS yg sudah buru-buru memvonis bahwa frame burgers pastur di atas bukanlah frame burgers…!!! dari statement & konklusinya : “That is why I think it is not a Burgers frame.
    What brand I think it is, I do not know, but it is a beautiful frame with an extra “Girder”-stud that is very rare and special.
    The part (clamp) on the front-fork is made for a walking-stick or something, in Holland you can buy modern versions of it for old people who walk with a stick.

    I think this is a beautiful bicycle with nice assecoires, not too much but just enough, it has several Burgers-parts, but I think it is not a Burgers Frame.”

    Untung ada Pak Yudi Marcopolo…! kalau nggak “di bantah: oleh Pak Yudi,bisa berantakan referensi orang Indonesia ttg.sepeda Burgers akibat statemen Andre Koopmans…Udah gitu Wong ngeres setuju pula…! hampir kaco dunia peronthelan..!
    Akhirnya toh Andre Koopmans “ngeles” dengan mengatakan:”For the people who did read good, I have never seen a Burgers without the two flat sides of the upper front lug, this is not the same as it does not exist….

    Ya ,dia memang mengatakan :Tak pernah melihat sepeda Burgers tanpa sisi yg datar di upper front lug, tapi dikesimpulan tulisannya kan dia ngomong: BUT I THINK IT IS NOT BURGERS FRAME” . Kesimpulan yang hampir saja menyesatkan saya!, sekali lagi untung ada Pak Yudi Marcopolo yg dengan tangkas dan elegant mematahkan teori dan konklusi Andre Koopmans, juga pernyataan Adit KOTA ttg tulisan Burgers di setang. Saya juga ga pernah lihat tulisan Burgers ditulis terbalik di atas.Hebat juga kalau dia punya yg begitu.Mungkin juga produk sebelum WW2. ha ha ha…!Thx Pak Yudi….salam dari saya, sepeda NSU heren dari toko anda kini jadi salah satu mascot saya! thx atas memberi kesempatan pada saya untuk memilikinya…!

  37. karena saya nggak punya duit tp pengen sepeda pastur, ya udah bikin aja dari Teha dgn permak sana-sini….jadi deh. Salam kenal dr KONIS,Bantul utara…

  38. @Mas Gunanto Bimo

    Haha… beruntung kita punya Pak Yudi Marcopolo dan para pakar lain yang rela berbagi pengetahuan tentang onthel, “produk asing dari masa silam” ini. Beruntungnya lagi, Mas Gun tidak berhenti membuka diri sehingga dapat terus meng-update informasi dan kesaksian terbaru. Beruntung pula, admin Wiwinaked tidak menutup kolom komentar ini, karena saya yakin di luar sana sudah dan akan terus terkuakkan kenyataan-kenyataan baru tentang berbagai pakem pada berbagai merek onthel yang selama ini kita yakini.

    Di antara kenyataan-kenyataan yang sering menjungkirbalikkan referensi kita itu, kadang ada semacam “kelelahan” juga. Kalau semua yang selama ini kita pahami ternyata salah, apakah tidak sebaiknya kita “ngawur” saja, alias tidak percaya apa pun? Ada Burgers dames knee-nya tidak flat. Ada Burgers as tengahnya besar. Ada stang Burgers T-nya panjang, Ada Burgers berjari 32-40, ada Burgers… wah, buanyak lagi. Hmmm… capek deh. 🙂

    Salam hangat dari Potorono.

  39. Ping balik: THE LEGEND OF BURGERS PRISTERRIJWIEL « KOSTI KABUPATEN KENDAL

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s