Humber CD ukuran 650/26 mm

sepeda kunoOntelist,

Ada foto British Humber seri CD *0173 (tahun 1953). Kenapa pakai tanda * karena angka depan terkikis karat. Sepeda ini uniknya berukuran 650mm (dihitung dari panjang pipa vertikal di bawah sadel (ukuran ini cukup sangat tinggi untuk postur Indonesia jaman dulu). Terlalu jangkung bila dibandingkan Simplex Neo 580 mm. Saya pernah naik sepeda ini di hirukpikuk lalu lintas Surabaya, sangat membutuhkan ketrampilan ekstra. Problemnya adalah kalau tiba-tiba ada sesuatu yang mengharuskan sepeda berhenti, ontelist akan kerepotan mencari sesuatu yang tinggi buat pijakan. Mungkin harus mencari pundak orang lain buat menyandarkan kaki..:-)).

Sepeda ini direstorasi dan dicat ulang oleh Andi Tanudjaja, pemilik Bengkel Rahayu, Jalan Kapasan 15 Surabaya. Pak Andi ini adalah mekanik khusus onthel orang Surabaya dan sekitarnya, mungkin seahli pak Ngatidjo, Kalibayem Wates. Oleh pemilik semula, sepeda ini dibiarkan terlantar di gudang karena tak ada yang dapat menaikinya. Kini menjadi salah satu hiasan ruangan kantorku.

Kerangka sadel Terry England, kemudian dibekled ulang oleh cak Ngapin, dusun Pesanggrahan, desa Gudo, Kabupaten Jombang. Lampu depan Bosch ‘batok’ dan lampu reflektor belakang adalah Lucas England. Kuncinya Genov type 694 Germany (1940). Transmisi Sturmey Archer England 3 speed 1950, pelek Dunlop England aluminium 40. Ban Delli hitam-kuning lokal baru ukuran 28. Keren kan?

andrian@peter.petra.ac.id

Humber CD ukuran 650/26 mm

Kanan depan

Humber CD ukuran 650/26 mm

Rangka tengah

Humber CD ukuran 650/26 mm

Lampu

Humber CD ukuran 650/26 mm

Simpul bawah sadel

Humber CD ukuran 650/26 mm

Kunci leher

Humber CD ukuran 650/26 mm

Rotasi ban

Humber CD ukuran 650/26 mm

Garpu depan

Humber CD ukuran 650/26 mm

Selebor naksir topi πŸ™‚

Humber CD ukuran 650/26 mm

Banding simplex

85 thoughts on “Humber CD ukuran 650/26 mm

  1. untuk mas laex,

    tarip ngecat ulang di bengkel Rahayu Kapasan Rp. 500 ribu. Tambah transfer merk 50 ribu. Untuk transfer merk ada yang asli ada yang buatan Jepang, ada yang lokal. Yang jelas semuanya buatan tahun 1970-80an.

  2. mas duddy,
    gimana cara nggabung ke PASKAS? Gue udah nongkrong beberapa kali di depan walikota tiap minggu pagi, dan udah kenal banyak di sana (Anang, Hendro, Kennedy, Deddi), ndaftarnya kemana, atuh?

  3. mas kawula alit,
    saia terima itoe barang soeda tjatjat, karat soeda mengikis itoe rangka, andai tiada ditjat temtoe soeda remoek. Nyang penting itoe nyaman boewat naarboven sore dan plestjir ke petjinan toh…

  4. saia hoeran kenapa sepeda djang ditjat selaloe dipermasalahkan padahal dilihat dari fungsi dan masalah pemeliharaan sadja…dari pada soedah berkarat toh..dan lebih tjepat keropos…heheheh..

  5. begini ndoro tatanka.. sepedah ditjat maimang soenggoeh elok, tapi makelar kadang bissa permak van soelap itoe rangka djahadie sempoerna teroes ditoetoep itoe tjat..

    lebih baik kita dapat jang aslie poenja atau habis bersih sekalian boewat kassie lihat en pamerin itoe rangka mingsih aslie van jaman mbiyen opo anane..

    atawa moengkin bijar kelihatan seger boegar en ngejreng.. daripada soesa soesa.. mending beli itoe sepeda baroe.. malah tidak tekor bijaja..

    oentoek merawat itoe sepedah djikalaoe soeda habies ole karat van bedebah, kita bolle tjoba gosok habis itoe karat pake kompon abang setelah bersih baroe kita semir sahadja itoe menambah kintjlong sekaligoes melindoengi rangkanja.. djangan loepa oeborampenya roko kretek, koffiee en gedhang van goreng..

    seremoek remoeknja keropos sepedah toewa, lebih remoek brompit nabrak boek djembatan.. πŸ˜›

    terkadang demi orisinaality karat van keropos.. bolle dikassie tempat oentoek dilihat boekan ditoetoep..
    tjoba koweorang kassie tanja sama mas bahtiar atawa mas sonny joss van jatiwaringin

    namun kembali ke apa iang kita bolle tjoba tjari boewat ponja sepedah toewa.. boewat iseng, pamer, ikoet ikoet van kepingin koyo kantjane atawa klangenan binti ngrawat barang leloehoer..?

    mohon dimaafkeun djikalau ik rodo kakehan omong.. ampoen dados penggalih.. πŸ™‚

  6. mas endik apa ga capek nulis kayak gitu? gue aja yang baca pegel πŸ˜›
    atau keyboard setting nya emang udah kayak gitu? 😯
    2×50=…cepeeeek deeehhh πŸ˜†

  7. Ontelist semua,

    Dijaman ketika makin bejibun para penggemar sepeda kuno, dalam membeli sepeda kadang kita tidak dapat memilih barang karena begitu sedikit pilihan. Biasanya yang saya pentingkan adalah konstruksi (ada cacat, ada bengkok, sambungan atau potongan, atau pernah dilas..dll), baru kemudian orisinalitas (diameter pipa, panjang sock, jenis dan type, nomer seri, tahun pembuatan, sampai spakbor,setang, transmisi rem, dll) setelah semua OK, baru saya sesuaikan dengan kemampuan, kalau OK baru diboyong.

    Sepeda yang saya dapat sudah dicat baru, biasanya saya cat ulang untuk makin mendekati orisinal (warna, jenis meni dan cat (oven/spet), lalu transfer merek, dan garis (tak semua sepeda punya warna garis yang sama, lho!). Pada saat proses cat ulang itulah sekaligus pembuktian bahwa konstruksi tidak cacat. Karena sebelum dicat kan dikerok habis catnya. Setelah semua beres baru dicarikan asesoris yang masuk akal secara time frame agar nggak ngawur. Misalnya nggak mungkin lampu sepeda depan pakai lentera sementara lampu belakang pakai tenaga dinamo. Tapi ada juga ontelist yang mengutamakan penampilan, glamour, dan kesan hebat. Misalnya Simplex pakai Lampu Cobra Melas. Lampu demikian hanya untuk sepeda motor produksi “Metallwerk Alfred Schwarz GmbH” dari Eisenach, dulu Jerman Timur, bukan untuk sepeda ontel. Tapi ya monggo-monggo saja.

    Kalau dapatnya belum dicat, biasanya saya juga nggak latah untuk mengecatnya. Saya biarkan apa adanya, termasuk mungkin beberapa tempelan pajak sepeda (penning) tahun lama. Kecuali alasan tertentu seperti sangat keropos, sehingga sebelum dicat perlu di galvanis dulu.

    Bagi saya yang penting bukan di cat ulang atau tidaknya, tapi kondisi sepeda prima dan orisinil. Biasanya satu sepeda memakan waktu setahun lebih untuk proses restorasi dan perbaikan, sembari hunting spare-parts di loak-loak se jawa-bali. Ini merupakan keasyikan sendiri, loh!!

    Kalau nggak nemu asesories, baru langkah terakhir…ke tukang bubut! Banyak tukang bubut Surabaya yang mampu meniru spareparts (mur, baut, tuas, bahkan piringan, dan rotel kayuhan) yang kadang dengan bahan lebih bagus daripada aslinya.

  8. memang betul bank Ivanka data pengetahuan ini yang menjadi acuan kita sebagai pengemar ontel tua.makasih banyak untuk mas andyt.salam

  9. saya pernah ditawarin sepeda simplex model dames tapi saya tak tau apakah sepeda itu masih ori atau tidak , kalau ada yang tau boleh dong info ke saya

    terima kasih

  10. Mas Budi,
    Simplex Dames itu keluar dari sisi ukuran ada 520,580, dan 620. Jenisnya banyak banget, tapi secara struktur bracket (diameter lobang as, yang ada poros kayuhan) cuman dua 38, dan 40 mm. Thompson yang biasanya disebut Neo, dan cycloide. Angka seri dari lima digit sampai enam digit. Beberapa yang sudah merger dengan Locomotif menggunakan sistem penomoran dari Locomotif (depan ada angkanya). Silakan difoto, kirimkan ke: andrian@peter.petra.ac.id, nanti saya komentari asli nggaknya. Fotonya yang jelas, terutama pada nomer seri, daerah bracket, sambungan sock, dan spakbor. Nanti saya bantu mengidentifikasi. insyaalah saya bisa.

  11. mas Yan Koboi,

    Hartog itu ‘lisensi’ Belanda. itu sepeda dirakit disini, dimereki juga disini, tapi kerangka dan asesoris import Belanda. Sama seperti Madjid Asnoen Cycles (MAC), dan Karell In (gambar topi miring, kayak merek arak), yang kerangkanya import dari Inggris dan Belanda, lalu dimix, dan dilabelin lokal. Tujuannya adalah menjangkau segmen pasar dibawahnya, sebab merk branded /mainstream macam Gazelle, Fongers, Simplex, Humber, Raleigh,dll sangat mahal, padahal semua orang butuh sepeda.

    Hartog keluar dua jenis, yang satu platnya halus dan tulisannya rapi, yang satunya cukup kasar. Kayak Philips Birmingham England dan Philips Madras India. Semoga menjawab.

  12. Buat Ontelist yang berahi ama topi Tjap Singa, ada kabar dari mas Dedy PASKAS, bahwa topi seperti itu dijual di Pasar Turi lantai 2, seharga 30ribuan.

    Monggo yang mau ke Surabaya, mudik natalan silakan disambangi untuk oleh-oleh atau yang mau kulakan untuk ‘Bunderan HI Mingguan Expo’ bisa memanfaatkan nee…

  13. he he he thanks mas andyt buat info topinya…, kirain udah ngga ada tambahannya… mas punya info sepeda locomotief, sy baru dapet sumbangan sepeda locomotief cowok 24mm dr bung alexs, di neck (leher) sebelah kiri ada kode angka : mode no. 1 sedang angka di bawah sadel sudah ngga jelas…”mode no.1″ means something ?

  14. bang WC,

    silakan cari info ke locomotif saja, aku kurang paham yang jenis ini…maapin ye? Atau difoto aja, aku punya kenalan ahli Locomotif di Belanda sono.

  15. aku udah coba surfing di situs rijwielen tapi begitu masuk ke locomotief, page cannot display hiks hiks hiks…kalo sepeda nya udah ngga ada cat dan asesories asli bawaan itu sepeda apa masih bisa kelacak mas? nanti difoto n ta’ kirim ke mas andyt deh…tolong nanti dibahas sama meneer2 kenalan mas andyt ya…

  16. mas endik 50+50 saya bacanya..heheh sampe ngakak….tapi saya resto sih nggak terlalu fanatik..yg penting bahan masih mulus nggak ada las-an baru soalnya lain orang lain rejekinya jg dapet yg masih mulus jg dah sukur apalagi ada boncengan hopmi+standard…wuih dah seneng…

  17. Mas Andyt…gimana to ..sampeyan kan sudah ketemu Mas Dedy..ya langsung saja ke beliau…karena beliau itu sekretarisnya PASKAS..alamat sekretariat di Jl. Kedungdoro IX No. 9 Surabaya…Suwun…

  18. mas andyt, tetangga ku punya humber cd tapi ukurannya lebih kecil (24) dan ga ada kunci di leher yg bikin penasaran adalah lampu depannya, bentuknya ga lazim seperti biasa tapi seperti rantang tapi ukuran sama dengan lampu biasa, merknya ga ada cuma seperti tulisan S dan M yg saling silang dikacanya, kuncinya sama model jam merk genov buatan jerman, besok2 tak foto deh… dab

  19. Salam kenal onthelist,
    seneng juga nih bisa gabung ama para pendemen pittuwo,
    mas Andyt, kayaknya Humbernya kurang dikiii…it lagii…, mungkin dudukan bosch bathok nya perlu diganti mas, biar makin muantapp…:-).
    skalian mo tanya nih mas (kalo boleh …:>), kalo burgers itu ada special editionnya ga mas (mis. Simplex : Cycloide) n kalo merek nederland (spakbor mirip Simplex) ada ga mas?
    thanks ya mas…
    piss

  20. mas Nino,
    lampu itu optional, artinya dijual terpisah dari sepeda, Kalaupun dijual menyatu biasanya sih kalau di Indonesia adalah merek Bosch. Merek S dan M aku belum pernah tahu.

    mas David,
    Trims atas infonya, dudukannya emang bukan asli Humber, yang asli katut kebarter dengan Simplex Cycloide 680mm. Varian sepeda Burgers yang terkenal adalah Defenter, itu diproduksi sejak 1910-an sampai 50-an. Nggak ada rentang segitu panjang produksi satu varian di sepeda Belanda lain. Merek sepedanya ‘Nederland Kroons’ itu spakboarnya mirip Simplex, hanya nggak ada lekuk kedalam di sebelah samping. Sekilas mirip punya Batavus, Magneet dan Valuas cuman lebih mengkotak. Bantuknya sama persis slebor Simplex Neo sebelum tahun 1947-an (seri 4 s/d 6). Piringan depan juga model garis-garisnya ‘Y’ kayak punya Simplex Neo, Batavus, dan Burgers tahun 1950-an.

  21. Mas Andyt, aku punya Germaan dames kruisframe, tapi aku cari refferensinya kok nggak dapet. Sepedanya dames biasa rangka lengkung,tapi dari bawah sadel ada pipa tambahan membentuk cross sampai pipa bawah . Jarak pertemuan sekitar 25 cm dia atas as tengah . Tolong carikan refferensinya bos, kalau ada tromol orsinya pakai merk apa.

  22. Pak Andrian, bikin katalog sepeda kuno saja, bermanfaat untuk referensi para awam seperti saya yang baru sadar kalau merawat sepeda kuni itu ternyata asyik.

  23. pak Bambang, yth…

    Sabaaaar ya, semoga tahun depan terlaksana, soalnya sedang nego dengan penerbit yang belum ‘sreg’ . Terus lagi saya juga kekurangan waktu dan belum becus membagi waktu antara pekerjaan, tugas kedinasan, korespondensi sepeda kuno dengan temen-temen di berbagai club, serta……..EMPO kruisframe 1930, my unfinished project! yang setengah tahun ini kutekuni…

    doain aja pak!

  24. wh…, koleksi xframe om andyt dh nambah lagi nih… πŸ™‚
    klo dh proyeknya dh jd jgn lp diposting ya om… πŸ˜€

  25. mas andi…
    klo bleh tau tempt nya d surabaya d mana yah…kebetulan saya d surabaya…klo mo liat 2 sepeda temn paskas..kapan kah
    terima kasih

  26. mas Niko,

    ukuran 28” itu adalah ukuran 750mm panjang frame vetikal dari as tengah. Seandainya saat itu orang-orang yang naik sepeda ukuran tinggi badan diatas 175cm, dengan panjang kaki 100cm maka sepeda jenis ukuran ini tentu banyak beredar. Sepeda Humber saya saja di Surabaya hanya 2 orang yang punya (satu aku, satu Sandy yg punya gerai busana muslim di pasar Kapasan).
    Saya belum pernah melihat sepeda ukuran 28” sampai sejauh ini….

    Pasti sulit dinaikinya apalagi tinggi badanku hanya 172cm

  27. Pengen banget lho punya onthel ukuran 28″ kerenz & gagah banget. soalnya gambar di http://www.theoldbicycle.co.uk/mybicyclegallery.html saya liat kerenz bangat onthelnya. kebetulan tinggi badanku diatas 175cm lho..,
    mas Andyt,
    saya ni penggemar onthel pemula, jadi belum tahu banyak. sepeda aja cuma punya satu.
    Mas kira-kira tahun berapa ya sepedaku Raleigh 24″ laki-laki serinya D1772 (tulisan D nya ukurannya lebih kecil dari angka 1772)?

  28. setuju bung Laexs, biar tambah wawasan ada sepeda Raleigh 24 seri D 1772, coba saya cari tentang itu di Raleigh site dulu. Gue nggak banyak punya data tentang Raleigh

  29. Hi onthelis
    Gw punya yang merk :HUMBER” tapi gw mo nyari aksesoris seperti lampu, dan tempat duduk di belakang yang asli tuh, klo boleh tau dimana ya????

    Sepeda gw yang “CEWE ” kali, karena di bagian tengahnya melengkung bukan yang pake palang tengahnya.

    Gw tunggu nih,.oh ya gw di banjarmasin – kalimantan selatan,
    ini nomor kontak gw HP. 091585333686

    HARRY

  30. mas andyt, mau tanya untuk logo humber apakah setiap kali pembuatan berbeda, terus terang saya bingung ada yang dari kuningan ada juga yang dari almunium. dan ada yang ngomong kalau hember yang tergolong langka itu di logonya punya ciri khas tersendiri apa betul ?
    thank’s jawabannya

  31. mas velg dunlop sepeda humberku karatan, selain diganti kira-kira bisa dibetulin ngak, soalnya beli baru mahal n susah ndak yach carinya
    thanks

  32. hmm..mas kalau cari merk dunlop lagi sih gampang2 susah..palingan bisa diganti dengan merek araya kalau yang gress, kalau pun ada dunlop yang mulus mungkin harganya tinggi…selama velg yg sekarang nggak rusak pakaisaja mas kan cuma karatan saja….kalau sesuai dengan batangnya kan jadi menarik…

  33. thanks berat masukannya, cuman dah pada bolong krn karatan n ban sering gembos (padahal ndak bocor)
    klo cari internal hub archer 3 speed, mungkin ada yg bisa bantu

  34. cak Aher,
    Setahu saya logo Humber lama dan sampai tahun 1950-an menggunakan bahan kuningan dengan teknik etsa halus. Namun seiring pemalsuan produk, muncul pula logo Humber dari bahan aluminium/seng yang disablon, sehingga gambar tidak bertekstur. Ciri emblem ini adalah berwarna.

  35. saya punya humber perempuan seri CD…..,pelek dunlop england, 3 speed sturmay archer, tapi di hidung stang sama kayuhan pedal ada tulisan reliegh industry. apa humber sama reliegh satu pabrikan?……ato mungkin humber saya tidak orisinil lagi?…..

  36. Mas OP, the humber dan the raleigh memang satu pabrik, yaitu raleigh industri, jadi di kayuhan pedal tulisannya sama ,yaitu raleigh industri , cuma beda di motifnya. Kalau humber bergambar tubuh-tubuh bergandengan tangan melingkar,sedang raleigh gambar 3 kepala burung melingkar. Untuk raleigh yang lebih muda bukan tulisan raleigh industri melainkan stempel patung berjubah, kalau aku bilang malah gambar arca. Semoga membantu.

  37. Kayaknya Mas Sodik ni pakar sepeda Inggris ni!
    Mas, saya punya raleigh laki ukuran 24 no seri AD1772(tulisan huruf lebih kecildari angka),velg donlop england,torpedo gak tau merk apa dah gak jelas. kayuhan pedal ada tulisan raleigh indrustri.
    Stangnya polos gak ada bolongan dan gak ada tulisan apa-apa,kira-kira buatan tahun berapa ya?

  38. mengenai tahun pembuatan raleighi pernah di bahas oleh mbah kuncen sekitar bulan juni lalu, stang kemungkinan besar sudah di ganti tipe torpedo,yang pernah saya lihat untuk stang torpedo eropa dengan ciri lebar pipa shock 3 sd 3,5 cm. Produk holland dan jerman lengkung keatas lebih tinggi dan lebar(gazelle,simplex,germaan,weil,goricke dll).Englan lebih landai (phillips king,hercules,miltons? dll).Sedang produk japan lebar shock pada stang sekitar 8 cm dan landai. Stang raleigh torpedo saya blm pernah menjumpai…

  39. matur kesuwun kang sodik, adem.. euy.., memang di hamber saya piringannya ada gambar orang gandengan tangan melingkar…, thx.

  40. dari informasi yang layak dipercaya, humber memproduksi sepeda sejak 1880 sampe 1932 lalu merknya dijual ke raleigh yang memproduksinya sampe taon 1970.
    Salam Humberer

  41. Mas sodik boleh saya nanya sedikit sepeda merk Rudge Whith worth produksi thn brp klo saya lihat di tromol perseneleng ada kode 53 dan dibawa leher stang ama kayuhan ada tulisan raleigh industri apa benar memang satu pabrikan dgn Raleigh? Thank’s

  42. mas sodik saya mau tanya tantang nomor rangka sepeda nih..saya punya sepeda merk humber dng nomor rangka AS92107..kira2 buatan tahun brp ya? thanks

  43. saya mau beli tapi masih ragu karena nomor seri pada sepeda humber ukuran 26″ terletak di sebelah kanan, sedangkan yang saya pernah lihat sepeda buatan inggris ada disebelah kiri
    mas andit mohon keteranganya

  44. Mas Andyt,
    sy newbie pitlawas, sy baru beli humber laki dobel palang yg horizontal, ga ada tempat pompa, tanpa perseneling, nomor rangka 0736254
    kira2 tahun berapa ya? dan info apalagi yg bisa didapat dari no tsb?
    maturnuwun Mas.

  45. Right here is the perfect webpage for everyone who would like
    to understand this topic. You realize a whole lot its almost hard to argue with you (not that I really will need to…HaHa).
    You definitely put a new spin on a subject that’s been discussed for many years.

    Great stuff, just excellent!

  46. Mas Andyt, saya punya humber no. frame 77600 ini buatan tahun berapa? Pada tahun tersebut lampu, dinamo, piringan, sadel, reflektor, jagang, standart dan stangnya harus yang bagaimana?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s